bontangpost.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bontang mengklaim belum mengantongi informasi detail mengenai peraih medali emas cabang olahraga silat kelas B Putri di ajang Asean University Games, Fitri Mawarni.
Ketua KONI Kota Bontang Jamaluddin menyebut, pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut dari pengcab. Setelah diterima, barulah diverifikasi terkait pengajuan permohonan apresiasi atlet berprestasi atau bonus.
“Kami perlu tahu agenda yang dimaksud. Apakah kejuaraan tingkat dunia, universitas, atau seperti apa. Supaya bonus juga enggak asal dapat, jadi sesuai dengan kualifikasinya,” sebutnya.
Adapun secara prosedur, pencairan bonus yang berada di luar agenda terjadwal seperti PON atau kejuaraan lain, melalui pengcab dan diajukan ke KONI.
Jika demikian, ia membantah bila tidak ada apresiasi dari pemerintah terhadap para atlet. Diakuinya, pesilat tersebut sebelumnya juga menorehkan prestasi untuk Bontang pada Porprov di Berau 2022 lalu. Bonus untuk pertandingan tersebut pun telah diterima.
Belum lagi, kata dia, pesilat tersebut tercatat sebagai salah satu atlet yang disiapkan untuk berlaga di PON XXI Aceh-Sumut 2024, September mendatang.
“Jadi bukan tutup mata, tetapi butuh proses sebab ada pola penganggarannya. Tunggu saja, pasti ada itu (bonus),” tandasnya. (*)







