BONTANGPOST.ID, Samarinda – Kasus dugaan perundungan terhadap seorang siswi berinisial T, warga Desa Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, masih diselidiki kepolisian.
Kapolsek Anggana, AKP Ahmad Wira Taryudi mengatakan, kemarin (25/1/2025) polisi mendapat informasi terkait salah satu warga yang membutuhkan fasilitas ambulans.
“Informasi awal kami dapat siswa ini mendapat rujukan dari puskesmas ke rumah sakit. Dan tim langsung ke rumah warga untuk membantunya,” jelasnya, Minggu (26/1/2025) dini hari.
Sesampainya di rumah, lanjut dia, tim kepolisian menaruh kecurigaan terhadap kondisi siswi tersebut. Pada hari yang sama, tim menanyakan riwayat korban sebelum jatuh sakit dan dirujuk ke rumah sakit.
“Pihak keluarga menjelaskan bahwa korban atau siswi yang sakit ini sempat ribut (kelahi) dengan teman sekelasnya. Nenek korban pun sempat dipanggil ke sekolah siswi tersebut,” jelasnya.
Di sisi lain, korban kondisinya setengah sadar dikarenakan meminum obat jenis paracetamol sebanyak 10 butir (operdosis). Namun, lanjut dia, saat ini kondisinya sudah membaik.
Lalu terkait dugaan perundungan yang dialami siswi ini, kata AKP Ahmad, polisi masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan-keterangan dari pihak terkait.
“Ini masih menyekidiki informasi tersebut. Kami masih menunggu kesehatan korban. Kita utamakan kesehtannya dulu, ya,” tukasnya. (*)



