BONTANGPOST.ID – Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadan 2026. Kebijakan ini diambil untuk menjaga pemenuhan gizi kelompok sasaran utama, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan, program MBG berfokus pada pemenuhan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan, fase krusial yang sangat menentukan tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, pelaksanaan program tidak dihentikan meski bertepatan dengan bulan puasa.
Menurut Dadan, kelompok sasaran MBG tetap membutuhkan asupan gizi seimbang. Ibu hamil dan ibu menyusui, misalnya, memerlukan nutrisi optimal demi kesehatan ibu dan bayi. Sementara bagi anak-anak, kecukupan gizi dinilai penting untuk mencegah risiko stunting.
Selama Ramadan, mekanisme pelaksanaan MBG akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Bagi peserta yang menjalankan ibadah puasa, distribusi makanan dapat dilakukan menjelang waktu berbuka atau dibawa pulang untuk dikonsumsi di rumah. Penyesuaian ini dilakukan agar program tetap berjalan tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah.
Pemerintah menilai penghentian sementara program MBG justru berpotensi mengganggu kesinambungan pemenuhan gizi kelompok sasaran. Karena itu, keberlanjutan program selama Ramadan dipandang sebagai langkah strategis dalam upaya menurunkan angka stunting nasional.
Dengan penyesuaian teknis tersebut, pemerintah berharap Program Makan Bergizi Gratis tetap efektif berjalan selama Ramadan 2026 sekaligus menghormati nilai-nilai keagamaan yang dijalankan masyarakat. (KP)






