• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Proyek Ombak Beras Basah Rugikan Negara Rp 10 M

by BontangPost
9 Agustus 2017, 12:52
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
ilustrasi

ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Proyek pembangunan penahan ombak (tetrapot) di pinggir pantai Pulau Beras Basah yang dibangun dengan skema multi years jadi temuan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim.

Dari hasil penyidikan proyek yang diduga tidak sesuai spek menyebabkan kerugian negara sekira Rp 10 miliar.
Informasi yang dihimpun Bontang Post, Selasa (8/8), proyek tersebut bersumber dari dana APBD Kaltim (bantuan keuangan) tahun anggaran 2013 sampai 2015, senilai Rp 23 miliar.

Penyidik Kejati kini telah menetapkan 11 tersangka, satu diantaranya merupakan Kuasa Pengguna Anggaran di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat itu yakni, Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Bontang.

Plt Kajari Agus Kurniawan menyebutkan, selain pegawai Pemkot, nama-nama lain yang ikut terlibat dalam proyek tersebut antara lain, Wawan Setiawan (pengawas supervisi), Sudirman (Kontraktor) tim 2013, Ferliean (pengawas), Faizal Reza (kontraktor) 2014 dan Alwi Al Jufri (kontraktor) 2015.

Baca Juga:  Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka Suap Dana Hibah KONI

“Saya lupa nama-nama yang lain lagi. Ada juga PPTK-nya. Sudah lima yang ditahan Kejati, 3 kontraktor dan 2 supervisi” ungkap Agus yang juga menjabat sebagai Koordinator Pidana Umum Kejati Kaltim.

Sementara, Kejati Kaltim, Fadil Zumhana menyatakan, dari hasil penyelidikan dan penyidikan memang ketidak sesuaian kuantitas dan kualitas. Hal itu sudah didukung keterangan ahli. Penyidik telah menetapkan tersangka. Karena sudah ada alat bukti cukup. Penyedia dan pengguna barang dan jasa. Dari pemerintah daerah ada.
“Pasti kan bertambah lagi tersangkanya,” ungkapnya.
Asisten Pidana Khusus Kejati Kaltim, Tatang Agus Volleyantoro menjelaskan, proyek itu didanai tiga tahun anggaran dari APBD Kaltim.

“Dengan kerugian sekitar Rp 9 miliar sampai Rp10 miliar,” tambahnya.‎ Nilai proyek tersebut total Rp 23 miliar dari tahun 2013, 2014 sampai 2015. “Sudah hitung dihitung BPKP dan kita kerjasama dengan ahli konstruksi dan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa),” tuturnya.

Baca Juga:  Dua Terdakwa Minta Dibebaskan, Satu Akui Perbuatan dalam Kasus Tipikor Bimtek Dishub Bontang

Untuk sementara, lanjut Fadil, jumlah tersangka yang sudah ditetapkan sebanyak 11 orang. “Tersangka 11orang dan kemungkinan bisa bertambah,” pungkasnya. (*/nug)

Tags: beras basahkorupsi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jalan Lingkar, DPRD Masih Menimbang

Next Post

PT TBI Janji Bisa Tarik Solaria hingga Cinema 21 ke Oak Tree

Related Posts

Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa
Bontang

Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa

28 Oktober 2026, 13:43
Perairan Beras Basah Bontang Tercemar, Dispopar Lapor DLH
Bontang

Perairan Beras Basah Bontang Tercemar, Dispopar Lapor DLH

10 Oktober 2026, 21:44
Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar
Kaltim

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar

25 September 2026, 15:18
Daftar Tersangka OTT KPK di KPP Banjarmasin, Kepala Pajak Terima Suap Rp800 Juta untuk DP Rumah
Nasional

OTT KPK di Jabodetabek Seret Dirjen ATR/BPN dan Politikus Golkar Fahd A Rafiq, Uang Ratusan Miliar Disita

15 September 2026, 11:39
Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Anggota DPRD Kaltim dan Petinggi Perusahaan
Kaltim

Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Anggota DPRD Kaltim dan Petinggi Perusahaan

7 Agustus 2026, 10:00
Tak Berhenti di Dishub, Dugaan Korupsi Bimtek OPD Lain Mulai Didalami Kejari Bontang
Bontang

Tak Berhenti di Dishub, Dugaan Korupsi Bimtek OPD Lain Mulai Didalami Kejari Bontang

4 Agustus 2026, 12:06

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.