BONTANGPOST.ID, Bontang — Komitmen PT Energi Unggul Persada (PT EUP) dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir terus diwujudkan secara nyata. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PT EUP kembali menyalurkan bantuan alat tangkap ikan kepada nelayan di wilayah Santan Ilir, Kota Bontang.
Bantuan tersebut disalurkan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) “Ikan Putih” di Desa Santan Ilir pada Selasa, 7 Januari 2026. Sebanyak 17 nelayan yang tergabung dalam kelompok tersebut menerima bantuan peralatan melaut guna menunjang aktivitas penangkapan ikan sekaligus meningkatkan hasil produksi.
Humas PT EUP Bontang, Jayadi Thaha, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan mencakup berbagai perlengkapan utama nelayan, di antaranya jaring ukuran 100 × 100 sebanyak 51 pcs, jaring 70 × 80 sebanyak 52 pcs, tali ukuran 0,3 sebanyak 51 roll, tali pengikat 51 roll, pelampung 3.570 pcs, serta timah seberat 102 kilogram. “Ini yang sudah dibagikan untuk 17 nelayan anggota KUB Ikan Putih,” ujar Jayadi, Sabtu (17/1/2025).
Penyaluran bantuan ini mendapat sambutan positif dari para nelayan penerima manfaat. Mereka menilai bantuan tersebut sangat membantu, mengingat sebagian alat tangkap yang selama ini digunakan sudah tidak layak pakai dan berdampak pada menurunnya hasil tangkapan.
Tak hanya berhenti di Santan Ilir, PT EUP juga menjadwalkan penyaluran bantuan lanjutan pada 21 Januari 2026 kepada dua kelompok nelayan lain di RT 15 Loktunggul, yakni Kelompok Nelayan Blue Marlin dan Kelompok Nelayan Lubu-Lubu, dengan total penerima manfaat sebanyak 25 nelayan.
Untuk Kelompok Nelayan Blue Marlin yang beranggotakan 13 nelayan, PT EUP akan menyalurkan bantuan berupa jaring 100 × 100 sebanyak 39 pcs, jaring 70 × 80 sebanyak 39 pcs, tali ukuran 0,3 sebanyak 39 roll, tali pengikat 39 roll, pelampung 2.730 pcs, serta timah seberat 78 kilogram.
Sementara itu, Kelompok Nelayan Lubu-Lubu yang terdiri dari 12 nelayan akan menerima jaring ukuran 100 × 100 sebanyak 36 pcs, jaring 70 × 80 sebanyak 36 pcs, tali ukuran 0,3 sebanyak 36 roll, tali pengikat 36 roll, pelampung 2.520 pcs, serta timah seberat 72 kilogram.
Jayadi menegaskan bahwa program bantuan ini merupakan bagian dari komitmen PT EUP dalam memberdayakan masyarakat pesisir, khususnya nelayan, agar dapat bekerja lebih aman, efektif, dan berkelanjutan.
“Melalui dukungan ini, kami berharap produktivitas sektor perikanan meningkat dan ketahanan ekonomi keluarga nelayan di wilayah pesisir Kota Bontang semakin kuat,” pungkasnya.
Pembagian alat tangkap ikan ini adalah program dari salah satu pilar CSR PT EUP yakni, pilar strengtening economic value atau penguatan nilai economi masyarakat. CSR PT EUP mempunyai 5 pilar iyalah, maintaining social cohesion, strengtening economic value, protec and care for the enviro, building human capital, solidarity for humanity. (*)







