• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Pupuk Kaltim Luncurkan Inovasi PreciPalm dan Petanipedia  

by BontangPost
20 Desember 2018, 08:10
in Advertorial
Reading Time: 2 mins read
0
SOLUSI MODEL BISNIS BARU: Direktur Utama Pupuk Kaltim Bakir Pasaman bersama Direktur Teknik dan Pengembangan Pupuk Kaltim Satriyo Nugroho saat menghadiri soft launching platform PreciPalm, Selasa lalu.(HUMAS PUPUK KALTIM)

SOLUSI MODEL BISNIS BARU: Direktur Utama Pupuk Kaltim Bakir Pasaman bersama Direktur Teknik dan Pengembangan Pupuk Kaltim Satriyo Nugroho saat menghadiri soft launching platform PreciPalm, Selasa lalu.(HUMAS PUPUK KALTIM)

Share on FacebookShare on Twitter

PUPUK KALTIM kembangkan inovasi penerapan pertanian presisi sebagai langkah antisipasi disrupsi industri. Berupa pemanfaatan teknologi informasi pada sistem pengelolaan pertanian untuk mengidentifikasi, menganalisis, serta mengolah informasi keragaman spasial dan temporal pada lahan. Hal itu direalisasikan Pupuk Kaltim dengan soft launching platform PreciPalm (Precision Agriculture Platform for Oil Palm) dan portal Petanipedia, di IPB International Convention Center (IICC) Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/12).

Dalam sambutannya, Direktur Teknik dan Pengembangan Pupuk Kaltim, Satriyo Nugroho menyampaikan, PreciPalm menjadi rekomendasi Pupuk Kaltim untuk pemupukan lahan perkebunan sawit, selaku pangsa pupuk nonsubsidi terbesar saat ini. Platform ini dinilai lebih unggul karena menggunakan pemodelan matematis berbasis geostatis dengan akurasi tinggi. Serta dapat mengukur status unsur hara makro N (Nitrogen), P (Phospate), K (Kalium) dan Mg (Magnesium), berdasarkan warna daun tanaman sawit melalui citra satelit. “Hasil penelitian dilakukan bersama Institut Pertanian Bogor (IPB), sebagai dasar penentuan dosis rekomendasi pemupukan dan peta kesuburan lahan dalam waktu cepat,” tuturnya.

Baca Juga:  Jaga Kenyamanan Ibadah di Bulan Suci

Pertanian presisi, dinilai Satriyo sebagai solusi model bisnis baru penjualan pupuk, sekaligus meningkatkan daya tarik serta daya saing produk pupuk nasional. Solusi ini juga merupakan bagian strategi transformasi bisnis berbasis teknologi digital yang diusung konsep industri 4.0. “Langkah pertanian presisi juga merupakan upaya efektif untuk mendapat keuntungan optimal dan berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Satriyo.

Hal itu melihat perhitungan dosis data Statistik Perkebunan Indonesia dengan potensi kebutuhan pupuk kelapa sawit secara nasional untuk NPK mencapai 3,1 juta ton per tahun dan Urea 2,3 juta ton per tahun. Sementara kapasitas produksi Pupuk Kaltim jenis NPK mencapai 350 ribu ton dan Urea 3,4 juta ton per tahun. “Tingginya kebutuhan pupuk pada sektor kelapa sawit menjadi peluang Pupuk Kaltim dalam meningkatkan penetrasi pasar di sektor perkebunan secara prospektif,” kata Satriyo.

Baca Juga:  “Jaksa Menyapa” Hadir di Kota Bontang 

Tidak hanya soft launching, Pupuk Kaltim juga mengadakan sharing session yang menghadirkan keynote speaker Rektor IPB Dr. Arif Satria SP M.Si., Guru Besar Teknik Teknologi Komputer IPB Prof. Dr. Ir. Kudang Boro Seminar, M.Sc., dan Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Ir. Joko Supriyono, MM. Pada paparannya, Kudang Boro Seminar menyebut pesatnya perkembangan Agriculture 4.0 sebagai revolusi teknologi pertanian masa depan, menuntut adanya pengembangan inovasi yang sejalan dengan Digitalisasi Industri 4.0.

“Hal itu menjadi dasar terwujudnya inovasi PreciPalm Pupuk Kaltim bekerjasama dengan IPB, sebagai konsep pertanian cerdas (smart farming) atau precision agriculture untuk optimalisasi peningkatan hasil pertanian secara kualitas dan kuantitas dengan efisiensi penggunaan sumber daya,” terangnya.

Joko Supriyono membahas berbagai tantangan dan prospek industri kelapa sawit nasional di era digital. Salah satunya dengan pemanfaatan teknologi tepat guna untuk mengedukasi petani agar mampu memaksimalkan potensi lahan dengan baik. Sedangkan Arif Satria membahas tentang Agriculture 4.0. Arif membahas tuntas terkait perkembangan Industrial 4.0 Concept and the Role IPB Aplication Agriculture 4.0.

Platform lain yang juga di-launching adalah Petanipedia. Digagas Pupuk Kaltim sebagai wadah edukasi bagi masyarakat terkait penerapan pertanian presisi, dengan pengembangan portal knowledge sharing dapat diakses melalui www.petanipedia.id. Petanipedia dikelola dalam wadah community of practice yang kompeten di bidangnya dengan fokus lebih memberdayakan masyarakat petani di Indonesia.

Baca Juga:  Panggung eSKavaganza Tutup PRB 2018 

“Dengan dua program ini, Pupuk Kaltim targetkan mampu meningkatkan produktivitas kelapa sawit melalui penerapan pertanian presisi berbasis teknologi pengolahan citra satelit, serta memberi solusi dan rekomendasi pemupukan yang cepat, tepat dan efisien,” pungkas Satriyo. (*/vo/nav/ra/adv)

Tags: advertorialpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dirgahayu DWP Bontang ke-19 

Next Post

PPPK Hanya untuk Guru dan Tenaga Kesehatan

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Nasionalisme Atraktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.