• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Pupuk Kaltim Raih Sertifikat Standar Industri Hijau dan Penghargaan Rintisan Teknologi dari Kementerian Perindustrian

by M Zulfikar Akbar
16 Desember 2019, 19:27
in Advertorial, Bontang, Pupuk Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Sertifikat Standar Industri Hijau dan Penghargaan Rintisan Teknologi (Rintek) dari Kementerian Perindustrian RI. (Humas Pupuk Kaltim)

Sertifikat Standar Industri Hijau dan Penghargaan Rintisan Teknologi (Rintek) dari Kementerian Perindustrian RI. (Humas Pupuk Kaltim)

Share on FacebookShare on Twitter

PUPUK Kaltim menerima Sertifikat Standar Industri Hijau dan Penghargaan Rintisan Teknologi (Rintek) dari Kementerian Perindustrian RI. Penghargaan diterima Direktur Teknik dan Pengembangan Pupuk Kaltim, Satriyo Nugroho dari Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. Bertempat di Ruang Garuda Gedung Kementerian Perindustrian Jakarta, Senin (16/12/2019) pagi tadi.

Sertifikat Standar Industri Hijau merupakan revisi capaian serupa pada 2017, mengacu pada perubahan acuan Standar Industri Hijau Menteri Perindustrian Nomor 148 Tahun 2016, menjadi Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 27 Tahun 2018 dengan masa berlaku 4 tahun. Perubahan aturan tersebut ditindaklanjuti surveilance pada 2019 dan Pupuk Kaltim dinyatakan telah memenuhi Standar Industri Hijau.

Sedangkan penghargaan Rintek, Pupuk Kaltim dinilai secara konsisten telah mendukung proses peningkatan kemampuan teknologi industri nasional secara berkelanjutan. Serta mengembangkan daya saing industri dengan memanfaatkan pengembangan riset dan teknologi yang bernilai tinggi.

Baca Juga:  Pupuk Kaltim Gelar Pelatihan CSR kepada Masyarakat Binaan  

“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi Pupuk Kaltim untuk terus melakukan upaya terbaik dalam aktivitas bisnis perusahaan. Mulai penerapan industri hijau secara berkelanjutan, hingga pengembangan teknologi berbasis Industri 4.0,” ungkap Satriyo.

Dikatakannya, penerapan industri hijau di Pupuk Kaltim secara nasional telah meraih pengakuan melalui penghargaan industri hijau 8 tahun berturut sejak 2010 dan satu dari 87 perusahaan penerima level 5 di Indonesia dari Kementerian Perindustrian.

Berbagai langkah perbaikan terus dilakukan Pupuk Kaltim sesuai roadmap 2017-2021, khususnya pengembangan aktivitas industri berbasis lingkungan yang sejalan dengan penerapan prinsip industri hijau, salah satunya adalah mitigasi emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

Selain itu, Pupuk Kaltim juga mengimplementasikan Sistem Manajemen Energi berbasis ISO 50001 secara berkala, hingga berhasil melakukan penghematan US$ 3,69 juta dengan jumlah energy saving 770.745 MMBTU, serta penurunan emisi gas CO2 mencapai 40.896 ton CO2 equivalent per tahun.

Baca Juga:  16 Tim Inovasi Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Terbaik TKMPN 2024

“Hal ini penting dilakukan seiring tingginya kepedulian pasar akan kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan,” tambah Satriyo.

Begitu pula pengembangan inovasi berbasis Industri 4.0, sebagai langkah efisiensi sekaligus peningkatan daya saing perusahaan di kancah nasional maupun global. Pengembangan inovasi juga meningkatkan efektivitas pabrik dan perangkat pendukung lainnya, diciptakan secara mandiri serta terbukti mampu menekan biaya operasional dan menyelamatkan perusahaan dari berbagai potensi risiko kerugian.

“Nilai efisiensi perusahaan mampu tercapai dari setiap inovasi yang digagas, mulai efektivitas proses produksi, peningkatan performa perangkat pabrik, hingga jasa pelayanan dan perbaikan. Jika dirupiahkan, seluruh tools tersebut menghasilkan penghematan hingga miliaran rupiah,” papar Satriyo.

Direktur Teknik dan Pengembangan Pupuk Kaltim, Satriyo Nugroho (kanan) saat menerima penghargaan dari Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. (Humas Pupuk Kaltim)

Sementara, Agus Gumiwang menyebut pembaruan sertifikat Standar Industri Hijau sebagai ajang promosi penerapan industri hijau, yang diharap dapat menjadi contoh bagi seluruh pelaku industri tanah air. Sedangkan penghargaan Rintek merupakan apresiasi tertinggi pemerintah kepada perusahaan yang dinilai secara luar biasa telah menghasilkan perekayasaan, invensi, dan atau inovasi teknologi yang berhasil diproduksi dan dikomersilkan.

Baca Juga:  1.827 Hewan Kurban Bontang Dapat Label Sehat

“Penghargaan ini diharap memotivasi perusahaan maupun Lembaga R&D dan inventor untuk terus melakukan upaya pengembangan atau perekayasaan teknologi, sehingga ketergantungan Indonesia pada impor barang baik modal hingga mesin dan peralatan dapat diminimalkan,” tutur Agus Gumiwang. (*/vo/nav/adv)

Tags: advertorialpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Luhut Sebut Mitra Kilang Bontang Bakal Diganti

Next Post

Menteri PUPR Warning Kontraktor Proyek Tol Balsam Seksi V

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.