BONTANG – Sebagai salah satu rangkaian dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup (LH), Pupuk Kaltim menggelar lomba lintas alam bagi karyawan dan siswa-siswi di Yayasan Pupuk Kaltim (YPK). Acara tersebut dilaksanakan di Taman Cibodas, Sabtu (27/7/2019).
Kegiatan ini merupakan agenda rutin Pupuk Kaltim setiap tahunnya. Yakni sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Tujuannya sebagai upaya untuk mendorong kepedulian berbagai pihak agar peduli terhadap lingkungan.
Direktur Produksi Pupuk Kaltim, Bagya Sugihartana mengatakan, adanya kegiatan ini juga sebagai kepedulian terhadap lingkungan dan kesadaran global akan kebutuhan mengambil tindakan lingkungan hidup yang positif bagi perlindungan alam dan planet.
“Memberi edukasi dan menjaga keselarasan alam untuk generasi alam yang lebih baik,” tutur Bagya dalam sambutannya sebelum acara dimulai.
Lanjut pria ramah senyum itu menyampaikan, upaya ini juga sebagai salah satu bukti untuk mendukung pemerintah dalam Indonesia hijau. Dalam mewujudkannya, Bagya pun mengajak karyawan maupun masyarakat tetap menjaga pola lingkungan sehat.
“Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan biasakan hidup sehat, seperti berolahraga secara teratur dan peduli terhadap kebersihan lingkungan,” jelasnya.
Selain lintas alam, melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup, Pupuk Kaltim juga melaksanakan kegiatan lainnya, seperti sosialisasi pengenalan proses produksi, pengelolaan lingkungan dan kesehatan masyarakat, program evaluasi dan upaya peningkatan kinerja inernal, peduli Pupuk Kaltim dan bersih-bersih lingkungan di Kelurahan Bontang Kuala.

Sementara itu, Manager Lingkungan Hidup Pupuk Kaltim M Syamsul Arief mengatakan, kegiatan tersebut merupakan cara perusahaan untuk peduli terhadap lingkungan, yang sudah dilaksanakan sejak 2010 silam. Tidak hanya kepedulian lingkungan di Bontang, namun juga untuk dunia.
“Juga kepedulian lungkungan hidup se-dunia, baik air maupun bumi. Setiap tahunnya Pupuk Kaltim mengusung tema berbeda,” sebutnya.
Adapun tema kali ini yaitu “Beat Air Evolution”. Itu disesuaikan dengan kondisi saat ini. Kata Syamsul, tema tersebut dipilih mengingat polusi udara kerap terjadi. Sehingga harus meningkatkan kualitas udara. Untuk itu, semua pihak dapat terlibat dalam mewujudkan upaya tersebut.
“Diharapkan melalui agenda dan beberapa rangkaian lainnya, tujuan lingkungan hidup 2019 dapat tercapai,” imbuhnya.
Diketahui, sebanyak empat kategori pada lomba lintas kali ini, di antaranya kategori Kompartemen, tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Pada lintas alam tersebut, ratusan peserta begitu antusias. Mereka start mulai dari Taman Cibodas, menuju Wanatirta, dan kemudian kembali ke jalur start awal. (Adv/Arsyad Mustar)







