• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Saudi Izinkan Ibadah Haji, Indonesia Tunggu Kepastian Kuota

by Redaksi Bontang Post
8 Maret 2022, 14:30
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Jemaah melaksanakan salat di Masjidilharam, Makkah, dengan menjaga jarak. (AFP)

Jemaah melaksanakan salat di Masjidilharam, Makkah, dengan menjaga jarak. (AFP)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pemerintah Arab Saudi akan menerima kembali jemaah haji dari luar negeri. Kuota untuk masing-masing negara kini sedang digodok. Termasuk kuota untuk Indonesia yang selama ini menjadi negara pengirim jemaah haji terbesar di dunia.

Kabar menggembirakan itu diumumkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi Minggu (6/3), seperti dilansir The Guardian kemarin (7/3). Kebijakan baru tersebut disampaikan tak sampai 24 jam sejak diumumkannya pencabutan larangan penerbangan internasional dari 17 negara.

Seperti diketahui, sudah dua tahun ini Saudi tidak menerima jemaah haji dari luar negeri. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19. Ibadah haji hanya boleh dilakukan warga Saudi dan ekspatriat yang memenuhi syarat.

Kabid Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Zaki Zakaria Ansyari membenarkan adanya kabar bahwa Saudi kembali membuka akses kedatangan jemaah haji dari luar negeri. Dia mengatakan, pada musim haji 2020 dan 2021, pelaksanaan haji sangat terbatas. Hanya untuk warga dari dalam negeri Saudi sendiri.

Baca Juga:  Berlakukan Zonasi, Penempatan Jemaah Haji Satu Embarkasi Tak Terpisah

’’Beritanya sudah beredar di Saudi. Tetapi, belum ada keputusan resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi,’’ katanya.

Zaki menambahkan, travel umrah yang juga penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) pun menunggu kepastian penyelenggaraan haji 2022. Sebab, selama ini mereka juga tidak bisa mengirim jemaah haji khusus atau dulu dikenal ONH plus.

Sementara itu, Konsul Haji KJRI di Jeddah Endang Jumali menjelaskan, hingga kemarin belum ada statemen resmi dari otoritas Saudi soal kepastian haji. Dia mengatakan, sebaiknya masyarakat menunggu informasi resmi yang disampaikan pemerintah Saudi.

Lebih lanjut, Endang menuturkan, dampak pelonggaran protokol kesehatan oleh pemerintah Saudi sudah terlihat. Baik itu di kompleks Masjidilharam, Kota Makkah secara umum, maupun kota-kota di Saudi lainnya. Meskipun sudah ada pelonggaran, tidak berarti para jemaah umrah di Kota Makkah langsung berkeliaran keluar hotel untuk berjalan-jalan.

Baca Juga:  Rute Haji 2026 Aman, Penerbangan Jemaah Dipastikan Hindari Wilayah Konflik

Endang mengatakan, selama di Masjidilharam, jemaah tetap harus mengenakan masker. ’’Karena masih dalam konteks ruangan tertutup. Bukan tempat umum dan terbuka,’’ jelasnya. Kemudian, pertokoan di seputaran Masjidilharam juga sudah kembali beroperasi.

Dari dalam negeri, pemerintah kembali menerapkan pelonggaran-pelonggaran. Di antaranya, karantina untuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), termasuk jemaah umrah, dikepras tinggal sehari. Zaki mengatakan, aturan itu disambut baik oleh jemaah karena bisa membuat ongkos umrah menjadi lebih hemat.

’’Ini langkah tepat pemerintah,’’ ujarnya. Zaki menambahkan, pemerintah Indonesia akhirnya mengikuti upaya sejumlah negara seperti Saudi, Amerika Serikat, dan Australia yang lebih membuka diri dan ’’berdamai’’ dengan Covid-19.

Dia mengatakan, tren kasus harian Covid-19 di Indonesia mulai melandai. Dari puncaknya pada pertengahan Februari yang sempat 60 ribuan kasus sehari, sekarang tinggal belasan ribu kasus harian. Kondisi itu sama seperti di Saudi.

Baca Juga:  Nasib Calon Jemaah Haji Terkatung-katung, Indonesia Belum Boleh Masuk Saudi

Menurut Zaki, di Arab Saudi puncak varian Omicron terjadi pada pertengahan Januari lalu. Saat itu kasus harian di Saudi naik hingga 6.000-an kasus. Kemudian sekarang melandai di kisaran 300 kasus harian. (jawapos)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Haji 2022ibadah haji
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tren Kesembuhan Covid-19 Meningkat

Next Post

Pedagang Pasar Tamrin Ngeluh Kesulitan Air Bersih

Related Posts

Arab Saudi Jamin Haji 2026 Aman, Jemaah Kaltim Diminta Tetap Tenang
Kaltim

Rute Haji 2026 Aman, Penerbangan Jemaah Dipastikan Hindari Wilayah Konflik

15 April 2026, 08:00
Daftar Haji Cukup lewat Aplikasi
Kaltim

Jemaah Haji Kaltim Mulai Masuk Embarkasi 26 April, 3.166 Orang Siap Berangkat

6 April 2026, 08:00
Arab Saudi Jamin Haji 2026 Aman, Jemaah Kaltim Diminta Tetap Tenang
Nasional

Arab Saudi Jamin Haji 2026 Aman, Jemaah Kaltim Diminta Tetap Tenang

26 Maret 2026, 11:00
Pelunasan Biaya Haji 2023 Diperpanjang Lagi sampai 19 Mei
Nasional

Aturan Baru Haji Ditetapkan, Jemaah yang Ingin Berhaji Dua Kali Wajib Tunggu 18 Tahun

1 November 2025, 09:12
Pelunasan Biaya Haji 2023 Diperpanjang Lagi sampai 19 Mei
Kaltim

2.586 Calon Jemaah Haji Asal Kaltim Berangkat Mei, Calon Haji Diminta Siapkan Fisik

21 Januari 2025, 08:44
Pelunasan Biaya Haji 2023 Diperpanjang Lagi sampai 19 Mei
Nasional

Efisiensi Jadi Alasan di Balik Penurunan Biaya Haji, MUI Harapkan Pelayanan Tak Ikut Turun

9 Januari 2025, 14:59

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.