• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Sebaran Nyamuk Wolbachia di Tiga Kecamatan Belum Capai Target

by Redaksi Bontang Post
6 Juli 2024, 09:00
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Banyak faktor yang mengakibatkan sebaran populasi nyamuk wolbachia masih rendah di Bontang salah satunya tidak tertibnya kader dalam melakukan penggantian ember. (Foto: Adhiel/KP)

Banyak faktor yang mengakibatkan sebaran populasi nyamuk wolbachia masih rendah di Bontang salah satunya tidak tertibnya kader dalam melakukan penggantian ember. (Foto: Adhiel/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Jumlah populasi nyamuk wolbachia di tiga kecamatan masih jauh dari target yang ditetapkan.

Siti Rahimah, Penanggung Jawab DBD Diskes, mengungkapkan bahwa manfaat wolbachia, seperti yang telah terbukti di Jogjakarta, baru akan terasa saat populasi mencapai 60 persen. Saat ini, proses pengambilan sampel masih berlangsung.

“Di Bontang Utara yang melakukan peluncuran awal pada November 2023, baru mencapai 36 persen,” kata Imah.

Sementara itu, untuk Bontang Barat dan Bontang Selatan, pelepasan ember wolbachia baru dilakukan pada akhir Desember 2023, menyebabkan selisih sekitar 1,5 bulan.

Secara khusus, sebaran di Bontang Barat baru mencapai 30 persen dan Bontang Selatan 31 persen.

“Ada beberapa faktor penyebab populasi ini masih rendah,” ujar Siti Rahimah, menyoroti terutama rendahnya penerimaan masyarakat terhadap program ini.

Ia mencatat bahwa masih ada oknum warga yang kurang peduli, bahkan menemukan bahwa beberapa isi ember wolbachia dibuang atau ditempatkan di tempat yang tidak aman, sehingga telur nyamuk tersebut dimakan oleh hewan lain.

Diskes juga menemukan beberapa kader yang tidak tertib terkait jadwal penggantian ember.

“Kondisi ini dapat menghambat keberhasilan program wolbachia,” tambahnya.

Kondisi ini membuat program wolbachia belum mencapai target, sementara kasus penyakit DBD masih cukup tinggi.

Pada Juni lalu, terdapat 45 kasus penderita DBD yang tercatat. Data dari Diskes menunjukkan bahwa Kelurahan Belimbing memiliki kasus tertinggi, yakni tujuh kasus, diikuti oleh Bontang Baru dan Berebas Pantai masing-masing lima kasus.

Hanya ada tiga kelurahan yang tidak melaporkan kasus DBD pada bulan Juni, yaitu Tanjung Laut, Tanjung Laut Indah, dan Bontang Lestari. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: nyamuk wolbchia
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Verifikasi Faktual Bapaslon Independen Rampung, Ada Peluang Tambah Dukungan

Next Post

Uji Asesmen Dewan Pengawas Perumda AUJ Kota Bontang Ditunda

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balapan Liar Saat Salat Jumat, Puluhan Motor Diamankan Polisi di Bontang Kuala

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.