• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Seleksi Peparprov V Kaltim Dimulai, 80 Atlet NPCI Bontang Berebut Tiket ke Paser

by Redaksi Bontang Post
24 Agustus 2026, 15:25
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Proses seleksi atlet NPCI ntul Peparprov V Kaltim di Paser berlangsung seama tiga hari. (ADIEL KUNDHARA/KP)

Proses seleksi atlet NPCI ntul Peparprov V Kaltim di Paser berlangsung seama tiga hari. (ADIEL KUNDHARA/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Jalan menuju Kabupaten Paser mulai terbuka. Sebanyak 80 atlet National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Bontang kini bersaing memperebutkan tempat dalam kontingen Kota Taman untuk berlaga di Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) V Kalimantan Timur.

Seleksi Road to Peparprov V Kaltim resmi dimulai di Aula Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Sabtu (22/8/2026). Tahapan ini menjadi pintu awal bagi para atlet untuk membuktikan kemampuan sekaligus merebut tiket menuju ajang olahraga paralimpik tingkat provinsi di Kabupaten Paser.

Seleksi dibuka Sekretaris Dispopar Bontang Rita Atin Widiarti. Sebanyak sembilan cabang olahraga (cabor) masuk dalam tahapan penjaringan, yakni tenis meja, bulu tangkis, catur, panahan, boccia, angkat berat, renang, menembak, dan atletik.

Para peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis. Kesiapan bertanding, potensi prestasi, serta kemampuan menunjukkan performa terbaik turut menjadi pertimbangan dalam menentukan atlet yang akan memperkuat kontingen Bontang.

Seleksi berlangsung selama tiga hari, yakni 22, 23, dan 25 Agustus 2026. Proses ini diharapkan menghasilkan komposisi atlet terbaik yang mampu bersaing sekaligus mengharumkan nama Bontang di level Kalimantan Timur.

Pemerintah Dorong Pembinaan Atlet Disabilitas

Rita mengatakan pemerintah memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga prestasi, termasuk bagi atlet penyandang disabilitas. Menurutnya, perjuangan atlet NPCI patut mendapat apresiasi karena mereka tidak hanya berkompetisi untuk diri sendiri, tetapi juga membawa nama daerah.

“Kami sangat mengapresiasi semangat dan perjuangan para atlet yang terus berusaha memberikan yang terbaik untuk Kota Bontang. Mudah-mudahan melalui seleksi ini dapat terpilih atlet-atlet terbaik yang nantinya mampu mengharumkan nama Kota Taman,” kata Rita.

Ia menegaskan dukungan pemerintah terhadap olahraga disabilitas tidak berhenti pada proses seleksi. Pembinaan dan pengembangan kemampuan atlet juga menjadi bagian penting agar prestasi olahraga paralimpik Bontang terus berkembang.

Rita meminta seluruh atlet mengikuti seleksi dengan serius dan tetap menjunjung sportivitas. Hasil seleksi, kata dia, harus diterima secara dewasa karena setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan.

“Siapapun nantinya yang terpilih, harus kita dukung bersama. Yang belum terpilih jangan berkecil hati, karena proses pembinaan dan perjuangan masih panjang. Tetap semangat dan terus berlatih,” ucapnya.

Bontang Punya Modal dari Peparprov IV

Bontang memiliki modal kuat untuk menatap Peparprov V Kaltim. Pada Peparprov IV Kaltim yang berlangsung di Balikpapan pada 15–20 November 2023, kontingen Bontang mampu finis di posisi keempat klasemen perolehan medali.

Kala itu, Bontang mengirim 47 atlet untuk bertanding di 13 cabor. Kontingen Kota Taman berhasil mengoleksi 51 medali, terdiri dari 20 emas, 13 perak, dan 18 perunggu.

Capaian tersebut menempatkan Bontang di bawah Balikpapan, Kutai Kartanegara (Kukar), dan Samarinda.

Balikpapan sebagai tuan rumah tampil dominan dengan 106 emas, 72 perak, dan 38 perunggu. Kukar berada di posisi kedua dengan 40 emas, 49 perak, dan 29 perunggu. Sementara Samarinda mengoleksi 32 emas, 46 perak, dan 21 perunggu.

Peparprov IV Kaltim saat itu diikuti sembilan kabupaten/kota, yakni Balikpapan, Bontang, Samarinda, Kukar, Kutai Timur, Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Barat, Berau, dan Paser.

Dengan catatan tersebut, seleksi 80 atlet NPCI Bontang tahun ini bukan sekadar mencari peserta untuk memenuhi kuota kontingen. Ada target lebih besar yang dibawa, yakni mempertahankan bahkan meningkatkan posisi Bontang dalam persaingan olahraga paralimpik Kaltim.

Perjalanan menuju Paser kini dimulai dari persaingan internal. Delapan puluh atlet harus membuktikan bahwa mereka layak mengenakan seragam kontingen Bontang. (KP)

Tags: Peparprov V Kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Benarkah Haji Isam Ditunjuk Prabowo Pimpin Penanganan Karhutla di Kalteng? Ini Penjelasan Mensesneg

Next Post

Ancaman 200 Titik Api, Pemprov Kaltim Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Sengaja Bakar Lahan

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.