• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Server Lokal Down, Antrean Pasien RSUD Taman Husada Bontang Mengular hingga 3 Jam

by Dwi Kurniawan Nugroho
7 Januari 2026, 17:02
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Antrean pasien di RSUD Taman Husada. (Ist)

Antrean pasien di RSUD Taman Husada. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Bontang mengungkap penyebab terjadinya penumpukan antrean pasien di RSUD Taman Husada pada Senin (5/1/2026).

Sejumlah pasien mengeluhkan antrean panjang, baik di loket pendaftaran maupun saat melakukan check-in melalui sistem online. Bahkan, sebagian pasien harus menunggu hingga lebih dari tiga jam untuk mendapatkan nomor antrean pemeriksaan dokter.

Kepala BPJS Kesehatan Kota Bontang Laily Jumiati, mengatakan hasil penelusuran menunjukkan gangguan terjadi akibat masalah sistem di tingkat lokal rumah sakit.

“Setelah kami telusuri, gangguan hanya terjadi di satu rumah sakit, yakni RSUD Taman Husada. Rumah sakit lain tidak mengalami kendala serupa,” ujar Laily saat ditemui, Rabu (7/1/2026).

Ia menjelaskan, pelayanan berbasis sistem elektronik memang masih memiliki potensi gangguan, baik karena faktor human error maupun perangkat pendukung yang belum optimal.

“Server-nya mengalami down lokal. Empat rumah sakit lainnya di Bontang tidak terindikasi mengalami gangguan,” jelasnya.

BPJS Kesehatan Kota Bontang memastikan akan meningkatkan pengawasan dan koordinasi dengan pihak rumah sakit, terutama pada hari-hari dengan volume pasien tinggi seperti awal pekan.

“Kami akan terus memantau kondisi antrean dan berkoordinasi agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: server RSUD Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tiga Jam Lumpuh, Truk Melintang di Poros Bontang-Samarinda Berhasil Dievakuasi

Next Post

Keterisian Tempat Tidur RSUD Bontang Lampaui Batas Ideal, IGD Kewalahan Layani Pasien

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.