• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
[the_ad_group id="8923"]
Home Ragam

Sore Ini, Merkurius dan Venus Akan Saling Berdekatan

by Redaksi Bontang Post
22 Mei 2020, 10:41
in Ragam
Reading Time: 2 mins read
0
Salah satu citra yang dikirim dari penerbangan kedua pesawat MESSENGER milik NASA melintasi Planet Merkurius. (ANTARA/HO-NASA/Johns Hopkins University)

Salah satu citra yang dikirim dari penerbangan kedua pesawat MESSENGER milik NASA melintasi Planet Merkurius. (ANTARA/HO-NASA/Johns Hopkins University)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengatakan masyarakat dapat menyaksikan peristiwa konjungsi planet Merkurius dan Venus sehingga nampak berdekatan di langit Barat Bumi pada 22 Mei 2020.

“Merkurius dan Venus akan nampak sangat berdekatan, seperti bintang yang berdekatan, terlihat jelas di sore hari jika langit tidak berawan,” kata peneliti dari Pusat Sains Antariksa Lapan Emanuel Sungging Mumpuni kepada ANTARA, Jakarta, Kamis (22/5.

Emanuel menuturkan fenomena konjungsi dua planet itu dapat diamati dari seluruh wilayah di Indonesia saat sore hari sekitar Matahari terbenam.

Merkurius dan Venus akan tampak seperti dua bintang yang berdekatan tapi dengan ukuran yang berbeda.

Konjungsi Merkurius dan Venus terjadi secara periodik. Dalam setahun, bisa 1-4 kali terjadi, hanya jaraknya bervariasi. Sementara, Emanuel mengatakan konjungsi yang terjadi pada 21-22 Mei 2020 itu dapat dikatakan cukup dekat.

“Untuk tahun 2020 hanya terjadi sekali,” ujar Emanuel.

Peneliti astronomi dan astrofisika pada Pusat Sains Antariksa Lapan Rhorom Priyatikanto mengatakan konjungsi terjadi ketika ada dua objek tata surya yang tampak berdekatan di langit.

“Kali ini, Venus dan Merkurius akan tampak terpisah kurang dari 1 derajat, padahal keduanya bisa tampak terpisah hingga sekitar 70-an derajat,” tutur Rhorom.

Rhorom menuturkan fenomena konjungsi Merkurius dan Venus dapat disaksikan sekitar 30 menit setelah matahari tenggelam.

“Silakan cari dua bintik terang di sekitar ufuk barat dengan ketinggian 13 derajat,” tuturnya.

Fenomena itu tidak berdampak apa-apa terhadap Bumi.

Dikutip dari laman resmi Lapan, peneliti di Pusat Sains dan Antariksa Lapan Andi Pangerang mengatakan konjungsi Merkurius dan Venus pada 22 Mei 2020 akan terjadi pukul 15.49 WIB dengan jarak sudut pisah sebesar 53 detik busur, hampir dua kali diameter tampak Bulan.

Peristiwa konjungsi itu dapat bisa diamati setelah Matahari terbenam di arah barat daya dekat Konstelasi Auriga untuk Indonesia bagian barat dan tengah.

Sedangkan untuk Indonesia bagian timur, fenomena itu dapat diamati tepat pada pukul 17.49 WITA pada arah yang sama.

Ketika Merkurius berkonjungsi dengan Venus, Merkurius berjarak 162 juta kilometer dari Bumi sedangkan Venus berjarak 46 juta kilometer dari Bumi.

Andi menuturkan konjungsi Merkurius-Venus terjadi sebelum akhirnya Venus menjauhi Merkurius hingga tidak nampak lagi di langit Barat dan kemudian muncul kembali di langit timur ketika fajar menyingsing, sedangkan Merkurius semakin meninggi di langit barat hingga berada di ketinggian maksimumnya.

“Fenomena ini patut dinantikan setelah berbuka puasa dan dapat diamati hingga menjelang waktu tarawih tiba,” tutur Andi. (antara/jpnn)

Print Friendly, PDF & Email
Source: JPNN
Tags: antariksamerkuriusvenus
ShareTweetSendShare
[the_ad id="77027"]
Previous Post

Penambahan Kasus Positif Corona Hari Ini Nyaris Seribu Orang, Kaltim Tambah Dua

Next Post

Tak Punya Cartridge Untuk TCM, Bontang Tidak Bisa Tes Swab Covid-19 Sendiri

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Capaian Pajak Sarang Walet di Bontang Masih Nihil

    Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AH Kritik Analogi Gubernur Kaltim soal TGUPP yang Seret Nama Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.