• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Survei BPS, Warga Miskin di Kutim Lebih Banyak Belanja Rokok daripada Beras dan Telur

by Redaksi Bontang Post
5 Agustus 2025, 14:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Warga berpenghasilan rendah di Kutim menghabiskan lebih banyak untuk rokok dibanding beras, menurut data BPS 2024.

Warga berpenghasilan rendah di Kutim menghabiskan lebih banyak untuk rokok dibanding beras, menurut data BPS 2024.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOSTID, Kutim – Di tengah naiknya harga bahan pokok dan tekanan ekonomi, rokok justru menjadi beban pengeluaran terbesar bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kutai Timur (Kutim). Ironisnya, proporsinya bahkan lebih besar dibandingkan beras, daging, dan telur yang merupakan sumber pangan utama.

Data ini terungkap dalam laporan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2024 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kutim.

‎Ketua Tim Statistik BPS Kutim, Hendro Budiyono, melalui Staf Tim Statistik, Fatma Nur Aini, menyebut masyarakat Kutim yang tergolong dalam kelompok 40 persen pengeluaran terbawah mengalokasikan 8,40 persen dari total belanja bulanannya untuk rokok dan tembakau.

“Anggap rokok sebungkus Rp 20 ribu per hari. Kalau seminggu sudah Rp 140 ribu rokoknya aja, sementara buat beli beras malahan kurang dari itu ya,” ujarnya.

Berdasarkan data BPS, rata-rata pengeluaran untuk rokok di kelompok ini mencapai Rp 103.749 per kapita per bulan. Sementara pengeluaran untuk beras hanya Rp 100.343. Padahal, beras merupakan makanan pokok yang seharusnya menjadi prioritas konsumsi.

Yang menarik, kata Fatma, proporsi konsumsi rokok secara fisik juga cukup tinggi. Secara umum, rata-rata penduduk usia 15 tahun ke atas di Kutim mengisap 126,8 batang rokok per minggu, atau hampir 18 batang per hari.

Kelompok dengan pengeluaran menengah mencatat angka tertinggi, yakni 135,1 batang per minggu. Disusul kelompok tertinggi sebanyak 132,8 batang, dan kelompok terbawah 114 batang per minggu.

“Terus, kalau dilihat dari pendidikan ternyata orang-orang yang dengan pendidikan SD ke bawah malah justru ngerokoknya lebih banyak dari pada yang pendidikan SMP ke atas,” tambah Fatma.

Perokok dengan pendidikan terakhir SD ke bawah mencatatkan angka 32,15 persen, sedangkan mereka yang berpendidikan SMP ke atas hanya 28,09 persen.

Sementara itu, garis kemiskinan di Kutim per Maret 2024 tercatat sebesar Rp 753 ribu per kapita per bulan. Angka ini jauh di atas rata-rata nasional yang berada di angka Rp 582.932. Dengan demikian, kebutuhan dasar di Kutim lebih mahal, namun warga miskin masih mengalokasikan belanja signifikan untuk rokok.

“BPS memang tidak menentukan siapa yang miskin secara nama dan alamat. Tapi dari survei terhadap 640 rumah tangga di seluruh kecamatan, kita bisa mendapatkan gambaran umum pola konsumsi dan pengeluaran masyarakat,” jelas Fatma. (*)

Tags: Warga miskin Kutim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Perbaikan Jembatan Penghubung Kaltim–Kalsel Ditunda, Enggak Ada Duitnya

Next Post

Kementerian PU Tinjau Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat di Bontang Lestari, Bisa Tampung 2.000 Murid

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.