<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bontang techno park Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/bontang-techno-park/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/bontang-techno-park/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Jan 2024 06:35:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Bontang techno park Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/bontang-techno-park/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bapelitbang Sebut Bontang Techno Park untuk Peningkatan SDM</title>
		<link>https://bontangpost.id/bapelitbang-sebut-bontang-techno-park-untuk-peningkatan-sdm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jan 2024 06:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Bontang techno park]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=123178</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Polemik terkait rencana pembangunan Bontang Techno Park terus bergulir. Sebelumnya wacana ini mendapat kritikan dari legislator. Mengingat diduga tidak masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Amiruddin Syam mengatakan di RPJMD memang tidak dijelaskan secara detail. Karena bersifat program secara global. Tetapi saran aini diyakni [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bapelitbang-sebut-bontang-techno-park-untuk-peningkatan-sdm/">Bapelitbang Sebut Bontang Techno Park untuk Peningkatan SDM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Polemik terkait rencana pembangunan Bontang Techno Park terus bergulir. Sebelumnya wacana ini mendapat kritikan dari legislator. Mengingat diduga tidak masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).</p>
<p>Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Amiruddin Syam mengatakan di RPJMD memang tidak dijelaskan secara detail. Karena bersifat program secara global. Tetapi saran aini diyakni untuk pengembangan sumber daya manusia warga Bontang.</p>
<p>“Ini untuk peningkatan SDM agar masyarakat memiliki daya saing,” kata Amiruddin.</p>
<p>Sehingga nantinya pencari kerja bisa memiliki keterampilan khusus. Fasilitas ini juga bertujuan untuk menekan angka pengangguran di Kota Taman. Memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM. Melalui hasil produksi yang diciptakan untuk menunjang proses penjualan produk.</p>
<p>“Jadi seperti bisa untuk fasilitasi produksi maupun pengemasan,” ucapnya.</p>
<p>Ke depan, Bontang Techno Park ini juga akan berkerja sama dengan perusahaan di Bontang. Tujuannya agar tidak ada lagi istilah warga Bontang tidak memiliki kemampuan di spesifikasi tertentu. Meningat secara kualitas sudah dilatih unuk terampil.</p>
<p>“Pada dasarnya kerja sama nantinya juga akan menyerap dana CSR perusahaan,” tutur dia.</p>
<p>Dijelaskan dia, Bontang Techno Park merupakan wadah. Sekaligus fasilitas bagi masyarakat untuk menciptakan hasil teknologi atau keahlian. Seperti salah satu contoh hasil Lomba Teknologi Tepat Guna ialah pembuatan mesin ketinting. Maupun pembuatan batik Beras Basah maupun Kuntul Perak.</p>
<p>“Di Bontang Techno Park ada alat yang menunjang produksi,” terangnya.</p>
<p><a href="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2024/01/AH-1.png"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-123118 size-full" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2024/01/AH-1.png" alt="" width="1500" height="1500" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2024/01/AH-1.png 1500w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2024/01/AH-1-150x150.png 150w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2024/01/AH-1-90x90.png 90w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2024/01/AH-1-768x768.png 768w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2024/01/AH-1-75x75.png 75w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2024/01/AH-1-350x350.png 350w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2024/01/AH-1-750x750.png 750w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2024/01/AH-1-1140x1140.png 1140w" sizes="(max-width: 1500px) 100vw, 1500px" /></a></p>
<p>Saat ini Bapelitbang masih melakukan kajian. Masih menimbang terkait konsep serupa di Solo maupun NTB. Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Agus Haris menilai perlu perencanaan matang. Jangan sampai DED sudah dibuat tetapi tidak diakomodasi. Akibatnya penyusunan kajian itu mubazir.</p>
<p>“Bontang Techno Park ini apakah juga masih relevan dengan kondisi saat ini,” kata wakil rakyat yang akrab disapa AH ini.</p>
<p>Selain itu, politikus Partai Gerindra ini meminta Inspektorat, Bapelitbang, dan Sekkot untuk melihat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Pasalnya ia menilai program ini tidak termuat dalam visi-misi kepala daerah. “Setahu saya tidak ada. Kalau rumah kreasi milenial itu ada. Kalau tidak ada jangan dilaksanakan,” ucapnya.</p>
<p>Dijelaskan dia, lebih baik pemkot fokus dalam pengetasan kemiskinan di Kota Taman. Mengingat nasional mencatat bahwa Bontang masuk jajaran kota terkaya. Ironisnya masih ada kemiskinan di wilayah ini. Belum lagi aspek pengangguran. Sebagai kawasan industri tetapi perusahaan masih ada yang melihat SDM warga Bontang tidak memenuhi klasifikasi suatu pekerjaan tertentu.</p>
<p>Belum lagi pemerataan kawasan pesisir. Padahal warga kawasan pesisir penyumbang hasil tangkapan laut. Tetapi faktanya hanya Malahing yang dibangunkan infrastruktur cantik. Itu pun dari perusahaan.</p>
<p>“Lebih baik fokus ke sini,” tutur dia.</p>
<p>Mengacu Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), anggaran untuk perencanaan Bontang Techno Park mencapai Rp502 juta. Ditaksir pembangunannya membutuhkan biaya sekira Rp5 miliar. Perencanaan ini bakal rampung pada akhir tahun. <strong>(ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bapelitbang-sebut-bontang-techno-park-untuk-peningkatan-sdm/">Bapelitbang Sebut Bontang Techno Park untuk Peningkatan SDM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dewan Pertanyakan Rencana Bangun Bontang Techno Park</title>
		<link>https://bontangpost.id/dewan-pertanyakan-rencana-bangun-bontang-techno-park/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jan 2024 04:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Bontang techno park]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=123135</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Rencana pembangunan Bontang Techno Park mendapatkan sorotan dari anggota dewan. Wakil Ketua DPRD Agus Haris menilai, perlu perencanaan matang. Jangan sampai rancang bangun sudah dibuat, tetapi tidak dikerjakan. Akibatnya penyusunan kajian itu mubazir. “Bontang Techno Park ini apakah juga masih relevan dengan kondisi saat ini,” kata wakil rakyat yang akrab disapa AH ini. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dewan-pertanyakan-rencana-bangun-bontang-techno-park/">Dewan Pertanyakan Rencana Bangun Bontang Techno Park</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Rencana pembangunan Bontang Techno Park mendapatkan sorotan dari anggota dewan. Wakil Ketua DPRD Agus Haris menilai, perlu perencanaan matang. Jangan sampai rancang bangun sudah dibuat, tetapi tidak dikerjakan. Akibatnya penyusunan kajian itu mubazir.</p>
<p>“Bontang Techno Park ini apakah juga masih relevan dengan kondisi saat ini,” kata wakil rakyat yang akrab disapa AH ini.</p>
<p>Selain itu, politikus Partai Gerindra ini meminta Inspektorat, Bapelitbang, dan Sekkot untuk melihat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Pasalnya, program ini tidak termuat dalam visi-misi kepala daerah.</p>
<p>“Setahu saya tidak ada. Kalau rumah kreasi milenial itu ada. Kalau tidak ada jangan dilaksanakan,” ucapnya.</p>
<p>Dijelaskan dia, lebih baik pemkot fokus dalam pengentasan kemiskinan. Mengingat nasional mencatat bahwa Bontang masuk jajaran kota terkaya. Ironisnya masih ada kemiskinan di wilayah ini. Belum lagi aspek pengangguran. Sebagai kawasan industri tetapi perusahaan masih ada yang melihat SDM warga Bontang tidak memenuhi klasifikasi suatu pekerjaan tertentu.</p>
<p>Belum lagi pemerataan kawasan pesisir. Padahal warga kawasan pesisir penyumbang hasil tangkapan laut. Tetapi faktanya hanya Malahing yang dibangunkan infrastruktur cantik. Itu pun dari perusahaan. “Lebih baik fokus ke sini,” tutur dia.</p>
<p>Sebelumnya, rencana untuk pembangunan Bontang Techno Park masih berlanjut. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Amiruddin Syam mengatakan saat ini progresnya masih dalam kajian. Utamanya menyangkut pola kerja sama dari pemanfaatannya.</p>
<p>Lokasi pembangunan direncanakan di Bontang Lestari. Sejatinya rencana ini sudah pernah digagas. Bahkan kala itu menjadi cikal bakal pembangunan politeknik. Nantinya di Bontang Techno Park ini sebagai wadah anak muda untuk menghasilkan karya.</p>
<p>Rencana ini menggandeng Unair Surabaya. Sebagai role model pemkot akan melihat upaya serupa yang ada di NTB maupun Solo. Kajian nanti juga menyangkut apakah Bontang Techno Park di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Kebudayaan, Bapelitbang, atau Dinas Ketenagakerjaan.  “Itu semua menunggu hasil kajian,” tutur dia.</p>
<p>Mengacu Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), anggaran untuk perencanaan Bontang Techno Park mencapai Rp502 juta. Ditaksir pembangunannya membutuhkan biaya sekitar Rp5 miliar. Perencanaan ini bakal rampung pada akhir tahun. <strong>(ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dewan-pertanyakan-rencana-bangun-bontang-techno-park/">Dewan Pertanyakan Rencana Bangun Bontang Techno Park</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Matangkan Pola Kerja Sama, Bontang Techno Park Masih Tahap Kajian</title>
		<link>https://bontangpost.id/matangkan-pola-kerja-sama-bontang-techno-park-masih-tahap-kajian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jan 2024 05:00:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Bontang techno park]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=123092</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpostid – Rencana untuk pembangunan Bontang Techno Park masih berlanjut. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Amiruddin Syam mengatakan saat ini progresnya masih dalam kajian. Utamanya menyangkut pola kerja sama dari pemanfaatannya. “Pada intinya Bontang Techno Park ini tetap lanjut seperti arahan kepala daerah,” kata Amiruddin. Lokasi pembangunan direncanakan di Bontang Lestari. Sejatinya rencana [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/matangkan-pola-kerja-sama-bontang-techno-park-masih-tahap-kajian/">Matangkan Pola Kerja Sama, Bontang Techno Park Masih Tahap Kajian</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpostid –</strong> Rencana untuk pembangunan Bontang Techno Park masih berlanjut. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Amiruddin Syam mengatakan saat ini progresnya masih dalam kajian. Utamanya menyangkut pola kerja sama dari pemanfaatannya.</p>
<p>“Pada intinya Bontang Techno Park ini tetap lanjut seperti arahan kepala daerah,” kata Amiruddin.</p>
<p>Lokasi pembangunan direncanakan di Bontang Lestari. Sejatinya rencana ini sudah pernah digagas. Bahkan kala itu menjadi cikal bakal pembangunan politeknik. Nantinya di Bontang Techno Park ini sebagai wadah anak muda untuk menghasilkan karya.</p>
<p>“Di Bontang Techno Park bakal dilengkapi dengan perlengkapan yang dibutuhkan. Baik secara aspek produksi maupun saat pelatihan,” ucapnya.</p>
<p>Sebelumnya rencana ini menggandeng Unair Surabaya. Sebagai role model pemkot akan melihat upaya serupa yang ada di NTB maupun solo. Kajian nanti juga menyangkut apakah Bontang Techno Park dibawah kewenangan Dinas Pendidikan Kebudayaan, Bapelitbang, atau Dinas Ketenagakerjaan.</p>
<p>“Itu semua menunggu hasil kajian,” tutur dia.</p>
<p>Mengacu Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), anggaran untuk perencanaan Bontang Techno Park mencapai Rp502 juta. Ditaksir pembangunannya membutuhkan biaya sekira Rp5 miliar. Perencanaan ini bakal rampung pada akhir tahun.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, pemkot terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Utamanya terkait kewenangan Bontang Technopark. “Kami akan koordinasi dengan pemerintah pusat. Pasalnya kewenangan SMK saja diambil oleh Pemprov,” terangnya.</p>
<p>Hasil koordinasi itu untuk memperjelas apa yang harus disiapkan sehubungan dengan konsep tersebut. Termasuk apakah nanti hanya pengembangan dari Stitek saja atau ada yang perlu dibangun lainnya. “saya belum mendalami konsepnya seperti apa. Perencanaan belum,” ucapnya.</p>
<p>Meski demikian ia menyambut keinginan wali kota terpilih untuk merealisasikan Bontang Techno Park. Salah satunya ialah penyiapan ruang atau lahan. Mengingat saat ini ada 19,8 hektare yang rencananya untuk pengembangan Sekolah Tinggi Teknologi (Stitek) Bontang.</p>
<p>“Lahan sudah ada untuk pengembangan Bontang Technopark,” tutur dia.</p>
<p>Selain itu, keterbatasan keuangan daerah juga menjadi salah satu urung terwujudnya Bontang Technopark. Pun demikian dengan regulasi. Sebelumnya cikal bakal Bontang Techno Park lahir saat ada kerja sama pembukaan diploma satu dari Politeknik Unmul beberapa waktu silam.</p>
<p>“Cikal bakalnya itu. Mungkin terkait adanya UU 23/2014 dan implementasi penganggaran Permendagri 90/2019 itu yang menjadi masalah,” sebutnya.</p>
<p>Technopark ialah kawasan terpadu berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang memadukan unsur pengembangan iptek, kebutuhan pasar industri dan bisnis, serta penguatan daya saing daerah.<strong> (ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/matangkan-pola-kerja-sama-bontang-techno-park-masih-tahap-kajian/">Matangkan Pola Kerja Sama, Bontang Techno Park Masih Tahap Kajian</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perencanaan Bontang Technopark Belum Matang, Bapelitbang Koordinasi ke Pusat Soal Kewenangan</title>
		<link>https://bontangpost.id/perencanaan-bontang-technopark-belum-matang-bapelitbang-koordinasi-ke-pusat-soal-kewenangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2021 08:02:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Bontang techno park]]></category>
		<category><![CDATA[stitek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=91604</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Konsep Bontang Technopark masih samar-samar. Pasalnya hingga kini belum ada perencanaan yang matang terkait gagasan itu. Untuk Bontang yang masuk dalam kawasan industri. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Amiruddin Syam mengatakan pihaknya bakal melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Utamanya terkait kewenangan Bontang Technopark. “Kami akan koordinasi dengan pemerintah pusat. Pasalnya kewenangan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perencanaan-bontang-technopark-belum-matang-bapelitbang-koordinasi-ke-pusat-soal-kewenangan/">Perencanaan Bontang Technopark Belum Matang, Bapelitbang Koordinasi ke Pusat Soal Kewenangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Konsep Bontang Technopark masih samar-samar. Pasalnya hingga kini belum ada perencanaan yang matang terkait gagasan itu. Untuk Bontang yang masuk dalam kawasan industri. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Amiruddin Syam mengatakan pihaknya bakal melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Utamanya terkait kewenangan Bontang Technopark.</p>
<p>“Kami akan koordinasi dengan pemerintah pusat. Pasalnya kewenangan SMK saja diambil oleh Pemprov,” kata Amiruddin.</p>
<p>Hasil koordinasi itu untuk memperjelas apa yang harus disiapkan sehubungan dengan konsep tersebut. Termasuk apakah nanti hanya pengembangan dari Stitek saja atau ada yang perlu dibangun lainnya. “saya belum mendalami konsepnya seperti apa. Perencanaan belum,” ucapnya.</p>
<p>Meski demikian ia menyambut keinginan wali kota terpilih untuk merealisasikan Bontang Techno Park. Salah satunya ialah penyiapan ruang atau lahan. Mengingat saat ini ada 19,8 hektare yang rencananya untuk pengembangan Sekolah Tinggi Teknologi (Stitek) Bontang.</p>
<p>“Lahan sudah ada untuk pengembangan Bontang Technopark,” tutur dia.</p>
<p>Selain itu, keterbatasan keuangan daerah juga menjadi salah satu urung terwujudnya Bontang Technopark. Pun demikian dengan regulasi. Sebelumnya cikal bakal Bontang Technopark lahir saat ada kerjasama pembukaan diploma satu dari Politeknik Unmul beberapa waktu silam.</p>
<p>“Cikal bakalnya itu. Mungkin terkait adanya UU 23/2014 dan implementasi penganggaran Permendagri 90/2019 itu yang menjadi masalah,” sebutnya.</p>
<p>Diketahui, daerah yang sudah menggagas ialah Surakarta. Technopark ialah kawasan terpadu berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang memadukan unsur pengembangan iptek, kebutuhan pasar industri dan bisnis, serta penguatan daya saing daerah.</p>
<p>Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Bontang Basri Rase meminta Stitek Bontang melakukan terobosan. Demi mewujudkan Bontang technopark. Sesuai dengan visi dan misi Pemkot Bontang saat civitas akademika itu didirikan. “Sebelumnya ini hanya wacana terus. Saya ingin di kepemimpinan kali ini terwujud,” kata Basri.</p>
<p>Ke depan, pihak kampus wajib menambah tiga sampai empat fakultas baru. Namun, fakultas itu bukanlah yang bersifat umum. Sesuai dengan kearifan lokal yang dimiliki Kota Taman. Setelah ditambah maka status sekolah tinggi ini bisa berubah ke universitas. “Jangan yang umum prodinya. Karena akan kalah dengan kampus lainnya. Harus out of the box,” ucapnya.</p>
<p>Misalnya fakultas petrokimia dan gas. Nantinya fakultas itu akan membawahi prodi metanol, urea, ammonia, dan CPO. Sehingga output dari mahasiswa itu bisa langsung bekerja di perusahaan yang ada di Bontang. Sehubungan dengan gas, pihaknya juga akan menarik konsep dari LNG Academy. “Kalau selama ini selalu dibilang SDM. Dengan output dari Stitek nantinya diharapkan tidak lagi mengambil tenaga skill dari luar,” tutur dia.</p>
<p>Selain petrokimia dan gas, fakultas yang diharapkan ialah teknologi pengolahan hasil laut. Pasalnya Bontang secara tipografi sebagian besar wilayahnya ialah lautan. Terakhir yaitu fakultas pariwisata dan ekonomi kreatif. Hal ini selaras dengan visi-misi pemerintahan Basri Rase dan Najirah. “Saya ingin pendidikan ini menjadi sentra wisata. Yogyakarta dan Malang kenapa wisatanya tinggi karena ada pendidikan ternama di sana. Tentunya Stitek ini harus menjadi kebanggaan,” sebutnya.</p>
<p>Politikus PKB ini akan mempercepat pembangunan gedung kampus di lahan yang telah diperuntukkan sebelumnya. Tepatnya di wilayah Bontang Lestari. Pembangunan itu bakal dimulai tahun depan. “Selama 3,5 tahun ini saya ingin meletakkan pondasi. Sebelumnya sudah ada lahan tetapi tidak dibangun-bangun,” pungkasnya. <strong>(*/ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perencanaan-bontang-technopark-belum-matang-bapelitbang-koordinasi-ke-pusat-soal-kewenangan/">Perencanaan Bontang Technopark Belum Matang, Bapelitbang Koordinasi ke Pusat Soal Kewenangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
