<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dinas perpustakaan dan kearsipan bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/dinas-perpustakaan-dan-kearsipan-bontang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/dinas-perpustakaan-dan-kearsipan-bontang/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Oct 2026 00:20:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>dinas perpustakaan dan kearsipan bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/dinas-perpustakaan-dan-kearsipan-bontang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kolaborasi Jadi Kunci, DPK Bontang Hadirkan Gebyar Literasi 2026 Tanpa Anggaran Khusus</title>
		<link>https://bontangpost.id/kolaborasi-jadi-kunci-dpk-bontang-hadirkan-gebyar-literasi-2026-tanpa-anggaran-khusus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2026 00:20:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Society]]></category>
		<category><![CDATA[dinas perpustakaan dan kearsipan bontang]]></category>
		<category><![CDATA[dpk bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=155467</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Keterlibatan pemerintah, komunitas, penerbit, sponsor, hingga relawan menjadi penopang pelaksanaan Gebyar Literasi Kota Bontang 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 8–18 Oktober 2026 itu tetap digelar meski tidak memiliki alokasi anggaran khusus dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang. Kepala DPK Bontang Retno Febriaryanti mengatakan, dukungan dari berbagai pihak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kolaborasi-jadi-kunci-dpk-bontang-hadirkan-gebyar-literasi-2026-tanpa-anggaran-khusus/">Kolaborasi Jadi Kunci, DPK Bontang Hadirkan Gebyar Literasi 2026 Tanpa Anggaran Khusus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang</strong> <strong>–</strong> Keterlibatan pemerintah, komunitas, penerbit, sponsor, hingga relawan menjadi penopang pelaksanaan Gebyar Literasi Kota Bontang 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 8–18 Oktober 2026 itu tetap digelar meski tidak memiliki alokasi anggaran khusus dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kepala DPK Bontang Retno Febriaryanti mengatakan, dukungan dari berbagai pihak memungkinkan rangkaian kegiatan literasi tetap berjalan. Kolaborasi tersebut melibatkan Pemerintah Kota Bontang, Bunda Literasi, DPK Provinsi Kalimantan Timur, Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB), penerbit, komunitas, serta relawan.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Pelaksanaan Gebyar Literasi Kota Bontang tahun ini tidak menggunakan anggaran khusus. Jadi di dalam DPA tidak ada. Alhamdulillah, semua didukung oleh Pemerintah Kota Bontang,” kata Retno, Jumat (9/10/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, pengembangan budaya literasi membutuhkan keterlibatan masyarakat, bukan hanya mengandalkan program pemerintah. Komunitas dan Bunda Literasi di tingkat kecamatan maupun kelurahan turut berperan memperluas jangkauan kegiatan membaca dan aktivitas kreatif.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kami tidak akan bisa maju dan meningkatkan DPK tanpa bantuan komunitas serta Bunda Literasi kecamatan dan kelurahan,” ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Gebyar Literasi tahun ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari English Book Party, wayang sinematik, bedah buku, pembuatan pembatas buku, pemutaran dan diskusi film, hingga kegiatan membaca nyaring atau <em>read aloud</em>.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pameran buku juga menjadi salah satu daya tarik dengan melibatkan lebih dari 100 penerbit. Pengunjung bisa mendapatkan buku melalui sejumlah penawaran, termasuk potongan harga hingga 50 persen, paket bundling, serta promo Rp100 ribu untuk 14 buku.</p>
<p class="isSelectedEnd">Retno menyebut respons masyarakat sudah terlihat sejak peluncuran awal kegiatan. Sekitar 600 orang hadir dalam <em>soft launching</em>, dengan 450 orang di antaranya membeli buku. Nilai penjualan pada kesempatan tersebut tercatat lebih dari Rp30 juta.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Antusiasme masyarakat sejak <em>soft launching</em> sekitar 600 orang datang, dengan 450 orang membeli buku dan nilai penjualan lebih dari Rp30 juta,” terangnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Apresiasi juga disampaikan Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Lukman, yang hadir mewakili Wali Kota Bontang. Ia menilai kerja sama lintas pihak penting untuk membangun ekosistem literasi yang terbuka, kreatif, dan berkelanjutan.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Atas nama Pemerintah Kota Bontang, saya menyampaikan terima kasih kepada GPMB Provinsi Kaltim, DPK Provinsi Kaltim, DPK Bontang, penerbit, komunitas, panitia, dan seluruh relawan,” ungkapnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Lukman mengatakan, penguatan literasi juga dibutuhkan untuk membantu masyarakat memilah informasi di tengah perkembangan ruang digital. Kemampuan memahami dan memeriksa informasi dinilai penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh kabar bohong, disinformasi, maupun ujaran kebencian.</p>
<figure id="attachment_155469" aria-describedby="caption-attachment-155469" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-155469 size-full" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-10-at-00.49.17-1.jpeg" alt="" width="1600" height="1001" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-10-at-00.49.17-1.jpeg 1600w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-10-at-00.49.17-1-300x188.jpeg 300w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-10-at-00.49.17-1-1024x641.jpeg 1024w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-10-at-00.49.17-1-768x480.jpeg 768w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-10-at-00.49.17-1-1536x961.jpeg 1536w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-10-at-00.49.17-1-750x469.jpeg 750w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-10-at-00.49.17-1-1140x713.jpeg 1140w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-155469" class="wp-caption-text">Kepala DPK Bontang Retno Febriaryanti saat menghadiri Gebyar Literasi Kota Bontang 2026 yang digelar melalui kolaborasi berbagai pihak.</figcaption></figure>
<p class="isSelectedEnd">“Literasi yang kuat adalah benteng agar masyarakat tidak mudah termakan hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian,” tegasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia turut mendorong perpustakaan agar terus dikembangkan sebagai ruang belajar dan diskusi yang dapat dimanfaatkan berbagai kelompok masyarakat. Layanan perpustakaan pada malam hari di DPK Bontang menjadi salah satu upaya memberi kesempatan bagi warga yang bekerja pada siang hari untuk tetap mengakses bahan bacaan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kebiasaan membaca, lanjutnya, juga perlu dibangun sejak anak masih kecil. Orang tua dapat memulainya melalui kegiatan sederhana di rumah, seperti membaca buku bersama dan mendiskusikan isinya.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Jangan biarkan buku hanya menjadi pajangan. Buka bukunya, baca bersama, dan diskusikan agar menjadi sumber inspirasi,” pesannya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ketua GPMB Provinsi Kalimantan Timur Syafruddin Pernyata turut menilai kolaborasi sebagai faktor penting dalam mengembangkan perpustakaan dan kegiatan literasi. Menurutnya, keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh kemegahan gedung, banyaknya koleksi, atau besarnya anggaran, tetapi juga kemampuan membangun jejaring.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kalau ada perpustakaan dengan gedung megah dan koleksi banyak, tetapi berjalan sendiri-sendiri, hasilnya tidak jauh berbeda. Namun, dengan kemampuan berkolaborasi, meski tidak ada anggaran dalam DPA, bisa menghadirkan sesuatu yang luar biasa,” tuturnya.</p>
<p>Syafruddin memperkirakan, apabila seluruh rangkaian Gebyar Literasi dibiayai melalui mekanisme penganggaran konvensional, kebutuhan anggarannya dapat mencapai sekitar Rp400 juta. Karena itu, dukungan berbagai pihak dinilai menjadi kekuatan untuk menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat tanpa bergantung pada anggaran khusus. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kolaborasi-jadi-kunci-dpk-bontang-hadirkan-gebyar-literasi-2026-tanpa-anggaran-khusus/">Kolaborasi Jadi Kunci, DPK Bontang Hadirkan Gebyar Literasi 2026 Tanpa Anggaran Khusus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Literasi Bontang Resmi Ditutup, Pengunjung Tembus 2.421 Orang</title>
		<link>https://bontangpost.id/festival-literasi-bontang-resmi-ditutup-pengunjung-tembus-2-421-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 23:29:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Society]]></category>
		<category><![CDATA[dinas perpustakaan dan kearsipan bontang]]></category>
		<category><![CDATA[dpk bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=153598</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Festival Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang 2026 resmi ditutup, Sabtu (15/8/2026) malam. Selama tiga hari pelaksanaan, festival mencatat 2.421 kunjungan dari peserta kegiatan, masyarakat umum hingga rombongan sekolah. Mengusung tema “Berbenah Melalui Literasi Menuju Bontang Cerdas, Berbudaya, Berkelanjutan, dan Berdaya Saing”, festival berlangsung sejak 13 hingga 15 Agustus 2026. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/festival-literasi-bontang-resmi-ditutup-pengunjung-tembus-2-421-orang/">Festival Literasi Bontang Resmi Ditutup, Pengunjung Tembus 2.421 Orang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang</strong> <strong>–</strong> Festival Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang 2026 resmi ditutup, Sabtu (15/8/2026) malam. Selama tiga hari pelaksanaan, festival mencatat 2.421 kunjungan dari peserta kegiatan, masyarakat umum hingga rombongan sekolah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Mengusung tema “Berbenah Melalui Literasi Menuju Bontang Cerdas, Berbudaya, Berkelanjutan, dan Berdaya Saing”, festival berlangsung sejak 13 hingga 15 Agustus 2026.</p>
<p class="isSelectedEnd">Malam penutupan menjadi puncak rangkaian kegiatan yang diisi berbagai penampilan serta pemberian penghargaan. Sebelumnya, masyarakat telah mengikuti beragam agenda, mulai dari pameran literasi, bedah buku, talkshow, kegiatan kepenulisan dan kreativitas, perlombaan hingga aktivitas yang melibatkan pelajar, komunitas dan pegiat literasi.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam laporan kegiatan, Sekretaris DPK Bontang Hapidah yang mewakili Kepala DPK Retno Febriaryanti menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan festival.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Festival Literasi Kota Bontang menghadirkan berbagai kegiatan yang dirancang untuk memberikan pengalaman literasi kepada masyarakat secara lebih luas,” ujar Hapidah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia mengatakan antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah kunjungan selama festival. Tercatat 540 peserta kegiatan literasi, 325 masyarakat umum dan 1.556 kunjungan kolektif dari sekolah.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Total kunjungan hingga siang hari ini sebanyak 2.421 orang mulai hari Kamis. Malam ini saja penutupan luar biasa, dari depan sampai ke dalam sini padat,” katanya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Selain menjadi ruang untuk kegiatan literasi, festival juga memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memasarkan produk. Sebanyak 14 UMKM turut ambil bagian selama tiga hari pelaksanaan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dari kegiatan tersebut, perputaran omzet UMKM tercatat sekitar Rp30 juta.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Festival Literasi telah membantu perputaran ekonomi dan memberikan omzet di Kota Bontang sekitar Rp30 juta selama tiga hari,” ungkap Hapidah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Hapidah menyebut pelaksanaan festival tidak lepas dari dukungan komunitas, perusahaan, instansi vertikal, organisasi dan sponsor. Sebanyak 19 stan pameran turut mengisi kegiatan, mulai dari komunitas literasi, perpustakaan sekolah dan kelurahan, organisasi masyarakat hingga perusahaan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk panitia yang terlibat sejak persiapan hingga rangkaian festival berakhir.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sementara itu, mewakili Wali Kota Bontang, Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Pemkot Bontang Lukman mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, padatnya pengunjung selama festival menunjukkan masyarakat, khususnya anak-anak, membutuhkan ruang untuk melakukan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan literasi.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kalau dilihat dua sampai tiga hari, pesertanya membludak. Ini menunjukkan anak-anak kita membutuhkan wadah untuk melakukan kegiatan yang berhubungan dengan literasi,” kata Lukman.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia juga mengapresiasi keterlibatan UMKM dalam festival. Menurutnya, kegiatan pemerintah maupun masyarakat dapat menjadi ruang untuk menggerakkan ekonomi lokal.</p>
<p class="isSelectedEnd">“UMKM memang harus kita berdayakan setiap kegiatan yang ada di Kota Bontang. Walaupun waktunya terbatas, saya kira itu bisa membantu roda perekonomian bergerak,” ungkapnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Lukman menilai rangkaian festival membuktikan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca buku. Literasi juga dapat dikembangkan melalui seni, budaya, teknologi, kreativitas, diskusi, permainan dan karya.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Ini semua membuktikan bahwa literasi bukan sesuatu yang membosankan. Literasi dapat hadir melalui buku, cerita, seni budaya, teknologi, kreativitas, diskusi, permainan, dan karya,” jelasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia mengajak masyarakat menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Gerakan tersebut, kata dia, perlu dimulai dari keluarga, sekolah hingga lingkungan masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Orang tua membaca bersama anak, guru menumbuhkan kecintaan terhadap buku, masyarakat memanfaatkan perpustakaan, dan anak-anak berani membaca serta berkarya,” katanya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Lukman juga menekankan pentingnya literasi yang inklusif agar seluruh masyarakat memiliki kesempatan memperoleh akses belajar. Ia mengapresiasi inovasi DPK Bontang dalam menghadirkan layanan perpustakaan yang semakin ramah bagi penyandang disabilitas dan lansia.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kepada generasi muda Bontang, ia berpesan agar tidak berhenti membaca, belajar dan berkarya.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Jangan pernah berhenti membaca, belajar, bermimpi, dan berkarya. Jadilah generasi cerdas, kreatif, berkarakter, mencintai budaya, peduli lingkungan, serta mampu bersaing tanpa kehilangan jati diri,” pesannya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Rangkaian Festival Literasi DPK Bontang 2026 juga menghadirkan penulis bestseller Indonesia Asma Nadia sebagai bintang tamu.</p>
<p class="isSelectedEnd">Asma Nadia mengapresiasi pelaksanaan festival yang dinilainya menjadi ruang untuk menumbuhkan minat baca sekaligus kreativitas masyarakat. Kunjungan tersebut menjadi kali ketiganya ke Bontang.</p>
<figure id="attachment_153600" aria-describedby="caption-attachment-153600" style="width: 900px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-153600 size-full" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-17-at-08.33.37.jpeg" alt="" width="900" height="675" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-17-at-08.33.37.jpeg 900w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-17-at-08.33.37-300x225.jpeg 300w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-17-at-08.33.37-768x576.jpeg 768w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-17-at-08.33.37-750x563.jpeg 750w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><figcaption id="caption-attachment-153600" class="wp-caption-text">Asma Nadia hadir sebagai bintang tamu Festival Literasi Bontang 2026, berbagi cerita dan pengalaman seputar dunia literasi dan kepenulisan.</figcaption></figure>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, keberadaan perpustakaan yang semakin baik dapat mendorong masyarakat memanfaatkannya sebagai tempat membaca, belajar, berkarya hingga mencari inspirasi.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Karena, membaca dan menulis merupakan dua hal yang tidak terpisahkan. Untuk menjadi penulis hebat, harus rajin membaca. Makin banyak membaca, makin banyak ide yang muncul dan makin peka melihat sekitar,” ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Asma Nadia juga menegaskan kebiasaan berliterasi perlu ditanamkan sejak dini dan dimulai dari lingkungan keluarga, terutama peran orang tua.</p>
<p>“Kalau anak hari ini jatuh cinta pada buku, semuanya dimulai dari rumah. Ibu punya peran penting membiasakan anak membaca,” katanya.<strong> (*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/festival-literasi-bontang-resmi-ditutup-pengunjung-tembus-2-421-orang/">Festival Literasi Bontang Resmi Ditutup, Pengunjung Tembus 2.421 Orang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Literasi Bontang Tak Sekadar Baca Buku, Ada Seni hingga Wirausaha</title>
		<link>https://bontangpost.id/festival-literasi-bontang-tak-sekadar-baca-buku-ada-seni-hingga-wirausaha/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2026 10:41:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Society]]></category>
		<category><![CDATA[dinas perpustakaan dan kearsipan bontang]]></category>
		<category><![CDATA[dpk bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=153473</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Festival Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang 2026 resmi dibuka, Kamis (13/8/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 15 Agustus tersebut memadukan edukasi, seni, budaya, penguatan karakter, hingga kewirausahaan. Festival dibuka Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris yang mewakili Wali Kota Bontang. Berbeda dari kegiatan literasi yang hanya berfokus pada membaca dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/festival-literasi-bontang-tak-sekadar-baca-buku-ada-seni-hingga-wirausaha/">Festival Literasi Bontang Tak Sekadar Baca Buku, Ada Seni hingga Wirausaha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="PDq2pG_selectionAnchorContainer" data-start="198" data-end="463"><strong data-start="198" data-end="225">BONTANGPOST.ID, Bontang</strong> <strong>–</strong> Festival Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang 2026 resmi dibuka, Kamis (13/8/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 15 Agustus tersebut memadukan edukasi, seni, budaya, penguatan karakter, hingga kewirausahaan.</p>
<p data-start="465" data-end="721">Festival dibuka Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris yang mewakili Wali Kota Bontang. Berbeda dari kegiatan literasi yang hanya berfokus pada membaca dan diskusi buku, Festival Literasi 2026 melibatkan pelajar, guru, komunitas, masyarakat hingga pelaku UMKM.</p>
<p data-start="723" data-end="929">Dalam sambutannya, Agus Haris mengapresiasi pelaksanaan festival yang dinilai memberikan ruang positif bagi masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda, untuk mengembangkan pengetahuan dan kreativitas.</p>
<p data-start="931" data-end="1166">Menurutnya, kegiatan literasi perlu terus dikembangkan agar anak tidak hanya menghabiskan waktu dengan gawai. Perpaduan literasi dengan seni dan budaya dinilai dapat menciptakan keseimbangan aktivitas sekaligus membangun karakter anak.</p>
<p data-start="1168" data-end="1422">“Festival Literasi bukan sekadar sebuah kegiatan, melainkan bagian dari upaya kita membangun budaya belajar dan menyiapkan sumber daya manusia Kota Bontang yang unggul, cerdas, adaptif, dan tentunya berkarakter mulia,” ujar Agus Haris, Kamis (13/8/2026).</p>
<p data-start="1424" data-end="1629">Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha dalam mendukung gerakan literasi. Terlebih, kondisi fiskal daerah saat ini menghadapi efisiensi dan keterbatasan APBD.</p>
<p data-start="1631" data-end="1928">Agus meminta Bunda Literasi di tingkat kecamatan dan kelurahan tidak hanya menjalankan peran secara seremonial. Peran tersebut diharapkan diwujudkan melalui kegiatan nyata, seperti menggerakkan komunitas, meningkatkan minat baca anak, serta mendorong keluarga membangun kebiasaan belajar di rumah.</p>
<p data-start="1930" data-end="2018">“Pengetahuan tidak ada batasnya. Tidak ada ujungnya ini soal ilmu pengetahuan,” katanya.</p>
<p data-start="2020" data-end="2218">Ia berharap Festival Literasi tidak berhenti setelah tiga hari pelaksanaan. Budaya literasi, menurutnya, harus terus tumbuh di lingkungan keluarga, sekolah, komunitas, dunia usaha hingga masyarakat.</p>
<p data-start="2220" data-end="2401">“Kegiatan seperti ini harus dipertahankan, bahkan harus ditingkatkan. Kita ingin budaya literasi menjadi kebutuhan, bukan sekadar kewajiban akademis atau pemenuhan tugas,” tuturnya.</p>
<p data-start="2220" data-end="2401"><span role="text"><strong data-start="2407" data-end="2429">Hadirkan 16 Agenda</strong></span></p>
<p data-start="2431" data-end="2654">Kepala DPK Kota Bontang Retno Febriaryanti mengatakan Festival Literasi 2026 dirancang dengan 16 agenda utama selama tiga hari. Rangkaian kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih beragam kepada masyarakat.</p>
<p data-start="2656" data-end="2945">Pada hari pertama, sejumlah agenda digelar sejak pagi hingga malam. Di antaranya bedah buku <em data-start="2748" data-end="2762">Peta Rahasia</em> bersama Forum Lingkar Pena, kelas parenting, <em data-start="2808" data-end="2823">Speak a Story</em> untuk literasi dan <em data-start="2843" data-end="2860">public speaking</em> anak, Perpustakaan Bareng, Literasi Rimba Raya, hingga pertunjukan tari dan karaoke.</p>
<p data-start="2947" data-end="3339">Agenda lainnya meliputi workshop menjadi ibu yang dirindukan anak melalui cerita, pelatihan mendongeng bagi siswa SD, seminar <em data-start="3073" data-end="3104">Make-Up Cosplay Magical Fairy</em>, workshop menulis cerita anak dan ilustrasi, nobar dan diskusi <em data-start="3168" data-end="3180">Book Party</em>, workshop Panji Beber dan Manuskrip Nusantara, Bermain Bersama Ayah, <em data-start="3250" data-end="3278">Red Flag and Golden Period</em> bersama dokter anak, serta workshop <em data-start="3315" data-end="3338">Bookmark Dried Flower</em>.</p>
<p data-start="3341" data-end="3572">Festival juga menghadirkan penulis nasional Asma Nadia sebagai bintang tamu. Ia dijadwalkan hadir pada Sabtu (15/8) untuk berbagi pengalaman mengenai kepenulisan dan literasi bersama masyarakat, generasi muda dan penggiat literasi.</p>
<p data-start="3574" data-end="3912">Retno menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya DPK mendekatkan perpustakaan kepada masyarakat. Perpustakaan tidak lagi hanya diposisikan sebagai tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga ruang terbuka untuk belajar, bertukar informasi, mengembangkan kreativitas, berekreasi serta menjalankan aktivitas seni dan budaya.</p>
<figure id="attachment_153474" aria-describedby="caption-attachment-153474" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-153474 size-full" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-13-at-12.47.20.jpeg" alt="" width="1600" height="899" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-13-at-12.47.20.jpeg 1600w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-13-at-12.47.20-300x169.jpeg 300w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-13-at-12.47.20-1024x575.jpeg 1024w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-13-at-12.47.20-768x432.jpeg 768w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-13-at-12.47.20-1536x863.jpeg 1536w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-13-at-12.47.20-750x421.jpeg 750w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-13-at-12.47.20-1140x641.jpeg 1140w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-153474" class="wp-caption-text">Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris bersama jajaran saat membuka Festival Literasi 2026 DPK Bontang, Kamis (13/8/2026).</figcaption></figure>
<p data-start="3914" data-end="4165">Festival Literasi 2026 juga menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak. Dukungan diberikan sejumlah perusahaan, di antaranya PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Indominco Mandiri, PT Badak, KIE, Koperasi Praja Sejahtera, Bank Kaltimtara, PT Gramedia dan Smart.</p>
<p data-start="4167" data-end="4387">Retno berharap dukungan DAK Nonfisik dari Perpusnas RI sekitar Rp300 juta dapat kembali diperoleh pada 2027. Dukungan tersebut dinilai membantu pelaksanaan program literasi, khususnya di tengah efisiensi anggaran daerah.</p>
<p data-start="4389" data-end="4607">Ia juga menyampaikan capaian Bontang yang berhasil meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) hingga berada di peringkat keempat nasional dan tertinggi di Kalimantan Timur merupakan hasil kerja bersama.</p>
<p data-start="4609" data-end="4739">“Karena itu, kita terus berupaya melahirkan gerakan literasi semakin luas dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” tandasnya.</p>
<p data-start="4609" data-end="4739"><span role="text"><strong data-start="4745" data-end="4777">Pelajar Belajar Berwirausaha</strong></span></p>
<p data-start="4779" data-end="4973">Semangat memperluas makna literasi juga terlihat dari keterlibatan sekolah. Salah satunya SMPN 9 Bontang yang menjadi binaan Mitra Kaltim Methanol Industri (KMI) dalam program Festival Literasi.</p>
<p data-start="4975" data-end="5251">Guru pendamping SMPN 9 Bontang, Sri Sumaryati, mengatakan keikutsertaan sekolah dalam festival menjadi pengalaman pertama bagi mereka. Siswa mendapat kesempatan memperkenalkan berbagai hasil karya sekaligus belajar mengenalkan produk dan mengembangkan kemampuan kewirausahaan.</p>
<p data-start="5253" data-end="5372">Produk yang ditampilkan di stan SMPN 9 Bontang antara lain batik wanyi, amplang, produk jamu, pupuk kompos dan keripik.</p>
<p data-start="5374" data-end="5509">“Untuk SMP 9 baru pertama, tanggapannya baik. Bisa memperkenalkan karya anak-anak untuk mengembangkan literasi dan wirausaha,” ujarnya.</p>
<p data-start="5511" data-end="5811">Menurut Sri, konsep festival yang menggabungkan literasi dengan kewirausahaan memberikan pengalaman berbeda bagi siswa. Literasi tidak hanya dipahami sebagai kemampuan membaca dan memahami informasi, tetapi juga bagaimana pengetahuan tersebut diolah menjadi karya dan diperkenalkan kepada masyarakat.</p>
<p data-start="5813" data-end="5886" data-is-last-node="" data-is-only-node="">“Alhamdulillah ini jadi pengalaman luar biasa bagi anak-anak,” tandasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/festival-literasi-bontang-tak-sekadar-baca-buku-ada-seni-hingga-wirausaha/">Festival Literasi Bontang Tak Sekadar Baca Buku, Ada Seni hingga Wirausaha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lima Inovasi Unggulan DPK Bontang Perluas Akses Literasi dan Kearsipan</title>
		<link>https://bontangpost.id/lima-inovasi-unggulan-dpk-bontang-perluas-akses-literasi-dan-kearsipan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 11:42:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Society]]></category>
		<category><![CDATA[dinas perpustakaan dan kearsipan bontang]]></category>
		<category><![CDATA[dpk bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=152720</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang terus memperkuat budaya inovasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai terobosan yang berorientasi pada layanan yang cepat, mudah diakses, inklusif, dan berkualitas, sekaligus memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan organisasi. Bagi DPK Kota Bontang, inovasi bukan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/lima-inovasi-unggulan-dpk-bontang-perluas-akses-literasi-dan-kearsipan/">Lima Inovasi Unggulan DPK Bontang Perluas Akses Literasi dan Kearsipan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text PDq2pG_selectionAnchorContainer" data-w-component="text" data-w-wrap="normal"><strong><span class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text rFU14q_Emphasis" data-w-component="bold" data-w-default-strong="" data-w-inline="" data-w-wrap="normal">BONTANGPOST.ID, Bontang</span> –</strong> Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang terus memperkuat budaya inovasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai terobosan yang berorientasi pada layanan yang cepat, mudah diakses, inklusif, dan berkualitas, sekaligus memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan organisasi.</p>
<p class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text" data-w-component="text" data-w-wrap="normal">Bagi DPK Kota Bontang, inovasi bukan sekadar program, melainkan telah menjadi budaya kerja yang mendorong setiap pegawai untuk berpikir kreatif, bertindak adaptif, dan terus menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat. Semangat perubahan itu juga menjadi bagian dari transformasi pelayanan di era digital serta penguatan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berdaya saing.</p>
<p class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text" data-w-component="text" data-w-wrap="normal">Komitmen tersebut diwujudkan melalui lima inovasi unggulan, yakni <span class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text rFU14q_Emphasis" data-w-component="bold" data-w-default-strong="" data-w-inline="" data-w-wrap="normal">LAYAR PINISI (Layanan Perpustakaan Milenial Masa Kini)</span>, <span class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text rFU14q_Emphasis" data-w-component="bold" data-w-default-strong="" data-w-inline="" data-w-wrap="normal">PERSIA (Perpustakaan Ramah Disabilitas dan Lansia)</span>, <span class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text rFU14q_Emphasis" data-w-component="bold" data-w-default-strong="" data-w-inline="" data-w-wrap="normal">HAI SISKA (High Achievement for Integrity Skill Improvement and Spiritual Knowledge Advancement)</span>, <span class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text rFU14q_Emphasis" data-w-component="bold" data-w-default-strong="" data-w-inline="" data-w-wrap="normal">AKSELESAI (Akuisisi Arsip Berkelanjutan melalui Gerakan Kolaborasi)</span>, serta <span class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text rFU14q_Emphasis" data-w-component="bold" data-w-default-strong="" data-w-inline="" data-w-wrap="normal">GAGAS (Good Archival Governance Awards)</span>. Kelima inovasi ini menjadi motor penggerak transformasi layanan perpustakaan dan kearsipan di Kota Bontang.</p>
<p class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text" data-w-component="text" data-w-wrap="normal">Melalui program <span class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text rFU14q_Emphasis" data-w-component="bold" data-w-default-strong="" data-w-inline="" data-w-wrap="normal">LAYAR PINISI</span>, DPK memperluas akses literasi dengan menghadirkan <span class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text rFU14q_Emphasis" data-w-component="bold" data-w-default-strong="" data-w-inline="" data-w-wrap="normal">Night Library</span> dan <span class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text rFU14q_Emphasis" data-w-component="bold" data-w-default-strong="" data-w-inline="" data-w-wrap="normal">Layanan Akhir Pekan</span>. Inovasi ini memberi kesempatan kepada masyarakat yang memiliki kesibukan pada hari kerja untuk tetap memanfaatkan layanan perpustakaan. Kehadiran layanan tersebut menjadi bukti bahwa pelayanan publik harus mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan ritme kehidupan masyarakat.</p>
<p class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text" data-w-component="text" data-w-wrap="normal">Sementara itu, komitmen menghadirkan pelayanan yang inklusif diwujudkan melalui program <span class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text rFU14q_Emphasis" data-w-component="bold" data-w-default-strong="" data-w-inline="" data-w-wrap="normal">PERSIA</span>. Inovasi ini menghadirkan perpustakaan yang ramah bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia) melalui berbagai fasilitas pendukung yang memudahkan akses terhadap informasi, literasi, dan pengetahuan. Dengan demikian, setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan perpustakaan tanpa hambatan.</p>
<p class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text" data-w-component="text" data-w-wrap="normal">Di sisi pengembangan SDM, DPK menghadirkan <span class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text rFU14q_Emphasis" data-w-component="bold" data-w-default-strong="" data-w-inline="" data-w-wrap="normal">HAI SISKA</span> sebagai inovasi untuk meningkatkan kualitas aparatur sipil negara (ASN). Program ini berfokus pada penguatan integritas, peningkatan kompetensi, pengembangan keterampilan, serta pembinaan karakter dan spiritual. Melalui HAI SISKA, DPK berupaya membentuk ASN yang profesional, adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan prima.</p>
<p class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text" data-w-component="text" data-w-wrap="normal">Pada bidang kearsipan, <span class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text rFU14q_Emphasis" data-w-component="bold" data-w-default-strong="" data-w-inline="" data-w-wrap="normal">AKSELESAI</span> menjadi inovasi yang memperkuat penyelamatan arsip melalui kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai pemangku kepentingan. Inovasi ini menegaskan bahwa arsip bukan sekadar kumpulan dokumen, melainkan memori kolektif daerah yang memiliki nilai penting dan harus dijaga sebagai warisan bagi generasi mendatang.</p>
<p class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text" data-w-component="text" data-w-wrap="normal">Adapun <span class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text rFU14q_Emphasis" data-w-component="bold" data-w-default-strong="" data-w-inline="" data-w-wrap="normal">GAGAS</span> merupakan program penghargaan yang mendorong setiap perangkat daerah meningkatkan kualitas tata kelola kearsipan. Melalui inovasi ini, DPK menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat dalam mewujudkan pengelolaan arsip yang semakin tertib, berkualitas, dan akuntabel.</p>
<figure id="attachment_152722" aria-describedby="caption-attachment-152722" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-152722 size-full" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-21-at-16.06.51.jpeg" alt="" width="1600" height="1066" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-21-at-16.06.51.jpeg 1600w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-21-at-16.06.51-300x200.jpeg 300w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-21-at-16.06.51-1024x682.jpeg 1024w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-21-at-16.06.51-768x512.jpeg 768w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-21-at-16.06.51-1536x1023.jpeg 1536w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-21-at-16.06.51-750x500.jpeg 750w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-21-at-16.06.51-1140x760.jpeg 1140w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-152722" class="wp-caption-text">Aktivitas pelayanan publik di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang</figcaption></figure>
<p class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text" data-w-component="text" data-w-wrap="normal">DPK menilai inovasi harus menjadi napas dalam setiap aktivitas organisasi. Pelayanan publik tidak boleh berjalan di tempat, tetapi harus terus berkembang agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berubah.</p>
<p class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text" data-w-component="text" data-w-wrap="normal"><span class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text rFU14q_Emphasis" data-w-component="bold" data-w-default-strong="" data-w-inline="" data-w-wrap="normal">“Kami ingin membangun budaya kerja yang tidak pernah berhenti berinovasi. Setiap pegawai harus berani menciptakan gagasan baru, berani melakukan perubahan, dan berani memberikan yang terbaik. Inovasi bukan pilihan, tetapi menjadi kunci untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, inklusif, profesional, dan membanggakan masyarakat Kota Bontang,”</span> ujar Kepala DPK Kota Bontang Retno Febriaryanti, Selasa (21/7/2026).</p>
<p class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text" data-w-component="text" data-w-wrap="normal">Menurutnya, semangat inovasi tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Bontang. Berbagai inovasi yang terus dikembangkan diharapkan mampu meningkatkan kepuasan masyarakat, memperkuat tata kelola organisasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang produktif, kolaboratif, dan penuh kreativitas.</p>
<p class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text" data-w-component="text" data-w-wrap="normal">DPK juga berkomitmen terus memperluas ruang lahirnya inovasi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong seluruh pegawai menjadi agen perubahan. Dengan semangat <span class="zlAe0W_TextBase zlAe0W_Text rFU14q_Emphasis" data-w-component="bold" data-w-default-strong="" data-w-inline="" data-w-wrap="normal">“Berinovasi Tiada Henti, Melayani Sepenuh Hati”</span>, DPK optimistis mampu menghadirkan layanan perpustakaan dan kearsipan yang semakin modern, inklusif, responsif, dan berkelas, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya Kota Bontang yang maju, cerdas, dan berdaya saing. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/lima-inovasi-unggulan-dpk-bontang-perluas-akses-literasi-dan-kearsipan/">Lima Inovasi Unggulan DPK Bontang Perluas Akses Literasi dan Kearsipan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Libur Sekolah, Bunda Literasi Bontang Ajak Anak Ramaikan Perpustakaan</title>
		<link>https://bontangpost.id/libur-sekolah-bunda-literasi-bontang-ajak-anak-ramaikan-perpustakaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 23:37:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemkot Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[dinas perpustakaan dan kearsipan bontang]]></category>
		<category><![CDATA[diskominfo bontang]]></category>
		<category><![CDATA[dpk bontang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=152114</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Libur sekolah dimanfaatkan Pemerintah Kota Bontang untuk mendorong anak-anak menghabiskan waktu dengan kegiatan yang lebih edukatif. Wali Kota Bontang sekaligus Bunda Literasi Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengajak para orang tua membawa anak berkunjung ke Perpustakaan Kota Bontang daripada menghabiskan waktu bermain gadget. Ajakan tersebut disampaikan seiring tingginya penggunaan gawai dan permainan daring di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/libur-sekolah-bunda-literasi-bontang-ajak-anak-ramaikan-perpustakaan/">Libur Sekolah, Bunda Literasi Bontang Ajak Anak Ramaikan Perpustakaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-6a3ddf95-1328-83ec-a1bb-36fc740d937f-170" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-6a3ddf95-1328-83ec-a1bb-36fc740d937f-170" data-turn-id-container="request-6a3ddf95-1328-83ec-a1bb-36fc740d937f-170" data-testid="conversation-turn-344" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="9e1c24cb-0cd3-4964-b023-b0ac01dfa085" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p class="PDq2pG_selectionAnchorContainer" data-start="737" data-end="1089"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang –</strong> Libur sekolah dimanfaatkan Pemerintah Kota Bontang untuk mendorong anak-anak menghabiskan waktu dengan kegiatan yang lebih edukatif.</p>
<p class="PDq2pG_selectionAnchorContainer" data-start="737" data-end="1089">Wali Kota Bontang sekaligus Bunda Literasi Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengajak para orang tua membawa anak berkunjung ke Perpustakaan Kota Bontang daripada menghabiskan waktu bermain gadget.</p>
<p data-start="1091" data-end="1323">Ajakan tersebut disampaikan seiring tingginya penggunaan gawai dan permainan daring di kalangan anak selama masa liburan. Menurut Neni, perpustakaan dapat menjadi alternatif ruang belajar sekaligus tempat rekreasi yang menyenangkan.</p>
<p data-start="1325" data-end="1526">Untuk mendukung hal itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang menghadirkan program BERLIAN (Bermain dan Berliterasi Selama Liburan di Perpustakaan) yang digelar selama masa libur sekolah.</p>
<p data-start="1528" data-end="1667">Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bahkan, sejak hari pertama pelaksanaan, jumlah pengunjung meningkat signifikan.</p>
<p data-start="1671" data-end="1872">&#8220;Saya sangat bersyukur, kunjungan selama libur sekolah melalui program BERLIAN ini sangat tinggi. Baru pukul 10.00 pagi saja sudah ada lebih dari 100 pengunjung yang datang ke perpustakaan,&#8221; ujar Neni.</p>
<p data-start="1874" data-end="2065">Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan semakin banyak orang tua yang mulai memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat belajar sekaligus mengisi waktu luang anak secara positif.</p>
<p data-start="2067" data-end="2308">Neni juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gadget selama libur sekolah. Ia menilai pemakaian gawai secara berlebihan dapat memicu berbagai persoalan, termasuk kecanduan bermain gim daring seperti Roblox.</p>
<p data-start="2310" data-end="2442">Karena itu, ia mengajak masyarakat menjadikan perpustakaan sebagai pilihan aktivitas yang lebih bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.</p>
<p data-start="2446" data-end="2664">&#8220;Ayo manfaatkan waktu libur ini dengan kegiatan yang positif daripada hanya bermain gadget atau game. Banyak persoalan anak muncul karena kecanduan game. Mari ajak anak-anak kita ke Perpustakaan Kota Bontang,&#8221; ajaknya.</p>
<p data-start="2666" data-end="2903">Ia berharap tren meningkatnya kunjungan ke perpustakaan dapat terus dipertahankan. Untuk itu, DPK Bontang didorong menghadirkan lebih banyak program kreatif yang mampu menumbuhkan minat baca dan budaya literasi di kalangan generasi muda.</p>
<p data-start="2907" data-end="3108" data-is-last-node="">&#8220;Semoga perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga menjadi ruang belajar, berkreasi, dan berinteraksi yang menyenangkan, baik saat liburan maupun di hari-hari biasa,&#8221; pungkasnya.<br />
<strong>(*)</strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/libur-sekolah-bunda-literasi-bontang-ajak-anak-ramaikan-perpustakaan/">Libur Sekolah, Bunda Literasi Bontang Ajak Anak Ramaikan Perpustakaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPK Bontang Siagakan Tim Layanan Digital dan Tatap Muka untuk Masyarakat</title>
		<link>https://bontangpost.id/dpk-bontang-siagakan-tim-layanan-digital-dan-tatap-muka-untuk-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 07:14:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Society]]></category>
		<category><![CDATA[dinas perpustakaan dan kearsipan bontang]]></category>
		<category><![CDATA[dpk bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=152063</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang menyiapkan tim pengolah data dan informasi serta penata layanan operasional untuk memperkuat pelayanan informasi publik kepada masyarakat. Kepala DPK Bontang Retno Febriaryanti, mengatakan tim tersebut menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan informasi, baik secara digital maupun tatap muka. “Mereka berada di garis depan pelayanan publik. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dpk-bontang-siagakan-tim-layanan-digital-dan-tatap-muka-untuk-masyarakat/">DPK Bontang Siagakan Tim Layanan Digital dan Tatap Muka untuk Masyarakat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang</strong> <strong>–</strong> Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang menyiapkan tim pengolah data dan informasi serta penata layanan operasional untuk memperkuat pelayanan informasi publik kepada masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kepala DPK Bontang Retno Febriaryanti, mengatakan tim tersebut menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan informasi, baik secara digital maupun tatap muka.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Mereka berada di garis depan pelayanan publik. Tugasnya memastikan masyarakat mendapatkan informasi dengan cepat, jelas, dan mudah diakses,” ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menjelaskan, penguatan layanan dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi publik dari tahun ke tahun.</p>
<p class="isSelectedEnd">Karena itu, DPK Bontang tidak hanya berfokus pada pengembangan sistem digital, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan langsung kepada masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Retno berharap penguatan ini dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap layanan informasi pemerintah daerah.</p>
<p>“Kami ingin pelayanan publik lebih komunikatif dan responsif. Baik masyarakat yang datang langsung maupun yang mengakses layanan digital harus mendapatkan pelayanan yang sama baiknya,” katanya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dpk-bontang-siagakan-tim-layanan-digital-dan-tatap-muka-untuk-masyarakat/">DPK Bontang Siagakan Tim Layanan Digital dan Tatap Muka untuk Masyarakat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPK Bontang Sebut Minim Arsiparis di 9 Perangkat Daerah</title>
		<link>https://bontangpost.id/dpk-bontang-sebut-minim-arsiparis-di-9-perangkat-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 07:05:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Society]]></category>
		<category><![CDATA[dinas perpustakaan dan kearsipan bontang]]></category>
		<category><![CDATA[dpk bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=152059</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di bidang kearsipan masih menjadi tantangan dalam optimalisasi layanan kearsipan di Kota Bontang. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang, Retno Febriaryanti, mengatakan hingga saat ini masih terdapat kekurangan tenaga arsiparis. Bahkan, tercatat ada sembilan perangkat daerah yang belum memiliki arsiparis. Kondisi tersebut berdampak pada belum optimalnya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dpk-bontang-sebut-minim-arsiparis-di-9-perangkat-daerah/">DPK Bontang Sebut Minim Arsiparis di 9 Perangkat Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang</strong> <strong>–</strong> Keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di bidang kearsipan masih menjadi tantangan dalam optimalisasi layanan kearsipan di Kota Bontang.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang, Retno Febriaryanti, mengatakan hingga saat ini masih terdapat kekurangan tenaga arsiparis. Bahkan, tercatat ada sembilan perangkat daerah yang belum memiliki arsiparis.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kondisi tersebut berdampak pada belum optimalnya pengelolaan arsip di sejumlah perangkat daerah, sehingga standar kearsipan belum sepenuhnya dapat diterapkan secara merata.</p>
<p class="isSelectedEnd">“SDM tenaga arsiparis ini perlu ditambah untuk mengoptimalkan layanan kearsipan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Selain itu, ia mengungkapkan bahwa penyerahan arsip statis ke DPK Bontang sebagai lembaga kearsipan daerah juga belum berjalan maksimal.</p>
<p class="isSelectedEnd">Padahal, arsip statis memiliki peran penting sebagai memori kolektif yang perlu dijaga dan dilestarikan.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kami terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan arsiparis serta meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan secara berkelanjutan,” jelasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Retno juga menekankan pentingnya komitmen seluruh perangkat daerah dalam mendukung pengelolaan arsip yang tertib dan sesuai ketentuan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sebagai bentuk dorongan, DPK Bontang turut memberikan penghargaan kepada perangkat daerah yang dinilai memiliki kinerja baik dalam pengelolaan arsip.</p>
<p>“Dengan langkah ini, diharapkan pengelolaan arsip di Kota Bontang semakin tertib dan profesional,” pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dpk-bontang-sebut-minim-arsiparis-di-9-perangkat-daerah/">DPK Bontang Sebut Minim Arsiparis di 9 Perangkat Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPK Bontang Libatkan Pustakawan untuk Validasi Konten Informasi Publik</title>
		<link>https://bontangpost.id/dpk-bontang-libatkan-pustakawan-untuk-validasi-konten-informasi-publik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 06:58:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Society]]></category>
		<category><![CDATA[dinas perpustakaan dan kearsipan bontang]]></category>
		<category><![CDATA[dpk bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=152056</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang melibatkan pustakawan dalam pengelolaan serta validasi informasi publik guna memastikan setiap konten yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan memiliki dasar referensi yang jelas. Kepala DPK Bontang, Retno Febriaryanti, mengatakan pustakawan memiliki peran strategis dalam mendukung kualitas layanan informasi publik. Menurutnya, tugas pustakawan tidak hanya mengelola [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dpk-bontang-libatkan-pustakawan-untuk-validasi-konten-informasi-publik/">DPK Bontang Libatkan Pustakawan untuk Validasi Konten Informasi Publik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang</strong> <strong>–</strong> Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang melibatkan pustakawan dalam pengelolaan serta validasi informasi publik guna memastikan setiap konten yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan memiliki dasar referensi yang jelas.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kepala DPK Bontang, Retno Febriaryanti, mengatakan pustakawan memiliki peran strategis dalam mendukung kualitas layanan informasi publik. Menurutnya, tugas pustakawan tidak hanya mengelola koleksi perpustakaan, tetapi juga memperkuat literasi serta memastikan informasi yang dipublikasikan dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Pustakawan membantu memastikan informasi yang disampaikan memiliki referensi yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini penting agar masyarakat menerima informasi yang benar,&#8221; ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Retno menjelaskan, dalam struktur Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Tahun 2026, sebanyak tujuh pustakawan dilibatkan untuk mendukung pelayanan informasi publik.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, keterlibatan pustakawan merupakan bagian dari upaya membangun sistem informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas dan edukatif.</p>
<p>&#8220;Kami ingin pelayanan informasi tidak hanya cepat, tetapi juga memiliki kualitas isi yang baik serta mendukung peningkatan literasi masyarakat,&#8221; pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dpk-bontang-libatkan-pustakawan-untuk-validasi-konten-informasi-publik/">DPK Bontang Libatkan Pustakawan untuk Validasi Konten Informasi Publik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPK Bontang Bangun Ekosistem Informasi Modern Lewat Kolaborasi Lintas Profesi</title>
		<link>https://bontangpost.id/dpk-bontang-bangun-ekosistem-informasi-modern-lewat-kolaborasi-lintas-profesi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 01:39:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Society]]></category>
		<category><![CDATA[dinas perpustakaan dan kearsipan bontang]]></category>
		<category><![CDATA[dpk bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=152072</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang membangun sistem pelayanan informasi publik yang lebih modern melalui kolaborasi lintas profesi dalam struktur PPID Tahun 2026. Kepala DPK Bontang, Retno Febriaryanti, mengatakan pengelolaan informasi publik membutuhkan sinergi berbagai bidang keahlian agar pelayanan dapat berjalan optimal. “Kolaborasi antara pranata komputer, arsiparis, dan pustakawan menjadi kekuatan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dpk-bontang-bangun-ekosistem-informasi-modern-lewat-kolaborasi-lintas-profesi/">DPK Bontang Bangun Ekosistem Informasi Modern Lewat Kolaborasi Lintas Profesi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang –</strong> Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang membangun sistem pelayanan informasi publik yang lebih modern melalui kolaborasi lintas profesi dalam struktur PPID Tahun 2026.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kepala DPK Bontang, Retno Febriaryanti, mengatakan pengelolaan informasi publik membutuhkan sinergi berbagai bidang keahlian agar pelayanan dapat berjalan optimal.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kolaborasi antara pranata komputer, arsiparis, dan pustakawan menjadi kekuatan utama kami dalam membangun ekosistem informasi yang modern dan terintegrasi,” ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, masing-masing profesi memiliki peran yang saling melengkapi, mulai dari pengelolaan sistem digital, validasi dan literasi informasi, hingga penataan serta pengamanan arsip.</p>
<p class="isSelectedEnd">Retno optimistis kolaborasi lintas profesi tersebut dapat meningkatkan kualitas keterbukaan informasi di lingkungan Pemerintah Kota Bontang.</p>
<p>“Kami ingin membangun pelayanan informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan profesional,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dpk-bontang-bangun-ekosistem-informasi-modern-lewat-kolaborasi-lintas-profesi/">DPK Bontang Bangun Ekosistem Informasi Modern Lewat Kolaborasi Lintas Profesi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPK Bontang Dorong Seluruh OPD Maksimalkan Penggunaan Aplikasi Srikandi</title>
		<link>https://bontangpost.id/dpk-bontang-dorong-seluruh-opd-maksimalkan-penggunaan-aplikasi-srikandi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 23:25:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Society]]></category>
		<category><![CDATA[dinas perpustakaan dan kearsipan bontang]]></category>
		<category><![CDATA[dpk bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=152066</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang terus mendorong percepatan transformasi digital dalam tata kelola arsip pemerintahan melalui penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi). Momentum Hari Kearsipan Nasional ke-55 dimanfaatkan DPK untuk mengingatkan pentingnya digitalisasi arsip di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bontang. Kepala DPK Kota [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dpk-bontang-dorong-seluruh-opd-maksimalkan-penggunaan-aplikasi-srikandi/">DPK Bontang Dorong Seluruh OPD Maksimalkan Penggunaan Aplikasi Srikandi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="relative z-1">
<div class="z-1 relative md:sticky md:top-(--sticky-padding-top)" data-testid="writing-block-header-sticky-container">
<div class="relative isolate flex w-full items-center justify-between gap-3 font-sans py-2.5 pe-3" data-testid="writing-block-header-surface">
<div class="pointer-events-none absolute inset-0 -z-1 bg-token-bg-primary dark:bg-[#2a2a2a]" aria-hidden="true" data-writing-block-fullscreen-header-surface="true"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang –</strong> Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang terus mendorong percepatan transformasi digital dalam tata kelola arsip pemerintahan melalui penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi).</div>
</div>
</div>
<div class="writing-block-editor markdown-new-styling relative flow-root pt-(--writing-block-editor-pt) pe-(--writing-block-editor-pr) pb-(--writing-block-editor-pb) ps-(--writing-block-editor-pl)">
<div class="ProseMirror markdown prose dark:prose-invert w-full min-h-6 break-words focus:outline-none" dir="auto" contenteditable="true" translate="no" data-writing-block-fullscreen-editor-region="true" data-writing-block-fullscreen-editor-layout="inline" aria-disabled="false">
<p>Momentum Hari Kearsipan Nasional ke-55 dimanfaatkan DPK untuk mengingatkan pentingnya digitalisasi arsip di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bontang.</p>
<p>Kepala DPK Kota Bontang, Retno Febriaryanti, mengatakan aplikasi Srikandi memiliki peran penting dalam menciptakan sistem kearsipan yang modern, efektif, dan efisien.</p>
<p>“Semoga seluruh perangkat daerah bisa menerapkan aplikasi Srikandi dengan baik, sehingga proses penyimpanan dan pengelolaan arsip semakin tertata,” ujarnya, Senin (18/5/2026).</p>
<p>Menurutnya, penggunaan aplikasi tersebut dapat meminimalisasi risiko kehilangan arsip fisik sekaligus mempercepat pencarian dokumen saat dibutuhkan.</p>
<p>Selain itu, sistem digital juga dinilai mampu menghemat ruang penyimpanan arsip konvensional yang selama ini menjadi kendala di sejumlah instansi.</p>
<p>“Transformasi digital di bidang kearsipan menjadi langkah penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih modern, tertib, dan transparan,” tambahnya.</p>
<p>Ia berharap seluruh aparatur sipil negara di Kota Bontang mulai beralih dari pola pengarsipan manual ke sistem digital yang lebih efisien.</p>
<p>“Kami harap tingkat digitalisasi arsip di Kota Bontang semakin meningkat,” tutupnya. <strong>(*)</strong></p>
</div>
</div>
</div>
<div class="pointer-events-none absolute inset-0 z-2 rounded-[24px] shadow-[inset_0px_0px_0px_1px_rgba(0,0,0,0.07)]" aria-hidden="true" data-writing-block-fullscreen-shell-border="true"></div>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dpk-bontang-dorong-seluruh-opd-maksimalkan-penggunaan-aplikasi-srikandi/">DPK Bontang Dorong Seluruh OPD Maksimalkan Penggunaan Aplikasi Srikandi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
