• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Society

Festival Literasi Bontang Resmi Ditutup, Pengunjung Tembus 2.421 Orang

by Redaksi Bontang Post
17 Agustus 2026, 07:29
in Society
Reading Time: 3 mins read
0
Suasana kebersamaan dalam penutupan Festival Literasi Bontang 2026 yang digelar DPK Bontang, Sabtu (15/8/2026).

Suasana kebersamaan dalam penutupan Festival Literasi Bontang 2026 yang digelar DPK Bontang, Sabtu (15/8/2026).

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Festival Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang 2026 resmi ditutup, Sabtu (15/8/2026) malam. Selama tiga hari pelaksanaan, festival mencatat 2.421 kunjungan dari peserta kegiatan, masyarakat umum hingga rombongan sekolah.

Mengusung tema “Berbenah Melalui Literasi Menuju Bontang Cerdas, Berbudaya, Berkelanjutan, dan Berdaya Saing”, festival berlangsung sejak 13 hingga 15 Agustus 2026.

Malam penutupan menjadi puncak rangkaian kegiatan yang diisi berbagai penampilan serta pemberian penghargaan. Sebelumnya, masyarakat telah mengikuti beragam agenda, mulai dari pameran literasi, bedah buku, talkshow, kegiatan kepenulisan dan kreativitas, perlombaan hingga aktivitas yang melibatkan pelajar, komunitas dan pegiat literasi.

Dalam laporan kegiatan, Sekretaris DPK Bontang Hapidah yang mewakili Kepala DPK Retno Febriaryanti menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan festival.

“Festival Literasi Kota Bontang menghadirkan berbagai kegiatan yang dirancang untuk memberikan pengalaman literasi kepada masyarakat secara lebih luas,” ujar Hapidah.

Ia mengatakan antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah kunjungan selama festival. Tercatat 540 peserta kegiatan literasi, 325 masyarakat umum dan 1.556 kunjungan kolektif dari sekolah.

“Total kunjungan hingga siang hari ini sebanyak 2.421 orang mulai hari Kamis. Malam ini saja penutupan luar biasa, dari depan sampai ke dalam sini padat,” katanya.

Baca Juga:  DPK Bontang Ungkap Peran Penting Arsip yang Sering Diremehkan

Selain menjadi ruang untuk kegiatan literasi, festival juga memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memasarkan produk. Sebanyak 14 UMKM turut ambil bagian selama tiga hari pelaksanaan.

Dari kegiatan tersebut, perputaran omzet UMKM tercatat sekitar Rp30 juta.

“Festival Literasi telah membantu perputaran ekonomi dan memberikan omzet di Kota Bontang sekitar Rp30 juta selama tiga hari,” ungkap Hapidah.

Hapidah menyebut pelaksanaan festival tidak lepas dari dukungan komunitas, perusahaan, instansi vertikal, organisasi dan sponsor. Sebanyak 19 stan pameran turut mengisi kegiatan, mulai dari komunitas literasi, perpustakaan sekolah dan kelurahan, organisasi masyarakat hingga perusahaan.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk panitia yang terlibat sejak persiapan hingga rangkaian festival berakhir.

Sementara itu, mewakili Wali Kota Bontang, Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Pemkot Bontang Lukman mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat.

Menurutnya, padatnya pengunjung selama festival menunjukkan masyarakat, khususnya anak-anak, membutuhkan ruang untuk melakukan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan literasi.

“Kalau dilihat dua sampai tiga hari, pesertanya membludak. Ini menunjukkan anak-anak kita membutuhkan wadah untuk melakukan kegiatan yang berhubungan dengan literasi,” kata Lukman.

Baca Juga:  Kearsipan Bukanlah Hal Yang Monoton, Tetapi Juga Memerlukan Inovasi dan Kreatifitas  

Ia juga mengapresiasi keterlibatan UMKM dalam festival. Menurutnya, kegiatan pemerintah maupun masyarakat dapat menjadi ruang untuk menggerakkan ekonomi lokal.

“UMKM memang harus kita berdayakan setiap kegiatan yang ada di Kota Bontang. Walaupun waktunya terbatas, saya kira itu bisa membantu roda perekonomian bergerak,” ungkapnya.

Lukman menilai rangkaian festival membuktikan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca buku. Literasi juga dapat dikembangkan melalui seni, budaya, teknologi, kreativitas, diskusi, permainan dan karya.

“Ini semua membuktikan bahwa literasi bukan sesuatu yang membosankan. Literasi dapat hadir melalui buku, cerita, seni budaya, teknologi, kreativitas, diskusi, permainan, dan karya,” jelasnya.

Ia mengajak masyarakat menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Gerakan tersebut, kata dia, perlu dimulai dari keluarga, sekolah hingga lingkungan masyarakat.

“Orang tua membaca bersama anak, guru menumbuhkan kecintaan terhadap buku, masyarakat memanfaatkan perpustakaan, dan anak-anak berani membaca serta berkarya,” katanya.

Lukman juga menekankan pentingnya literasi yang inklusif agar seluruh masyarakat memiliki kesempatan memperoleh akses belajar. Ia mengapresiasi inovasi DPK Bontang dalam menghadirkan layanan perpustakaan yang semakin ramah bagi penyandang disabilitas dan lansia.

Baca Juga:  Perpustakaan Kelurahan di Bontang Dinilai Paling Inovatif dan Dekat dengan Masyarakat

Kepada generasi muda Bontang, ia berpesan agar tidak berhenti membaca, belajar dan berkarya.

“Jangan pernah berhenti membaca, belajar, bermimpi, dan berkarya. Jadilah generasi cerdas, kreatif, berkarakter, mencintai budaya, peduli lingkungan, serta mampu bersaing tanpa kehilangan jati diri,” pesannya.

Rangkaian Festival Literasi DPK Bontang 2026 juga menghadirkan penulis bestseller Indonesia Asma Nadia sebagai bintang tamu.

Asma Nadia mengapresiasi pelaksanaan festival yang dinilainya menjadi ruang untuk menumbuhkan minat baca sekaligus kreativitas masyarakat. Kunjungan tersebut menjadi kali ketiganya ke Bontang.

Asma Nadia hadir sebagai bintang tamu Festival Literasi Bontang 2026, berbagi cerita dan pengalaman seputar dunia literasi dan kepenulisan.

Menurutnya, keberadaan perpustakaan yang semakin baik dapat mendorong masyarakat memanfaatkannya sebagai tempat membaca, belajar, berkarya hingga mencari inspirasi.

“Karena, membaca dan menulis merupakan dua hal yang tidak terpisahkan. Untuk menjadi penulis hebat, harus rajin membaca. Makin banyak membaca, makin banyak ide yang muncul dan makin peka melihat sekitar,” ujarnya.

Asma Nadia juga menegaskan kebiasaan berliterasi perlu ditanamkan sejak dini dan dimulai dari lingkungan keluarga, terutama peran orang tua.

“Kalau anak hari ini jatuh cinta pada buku, semuanya dimulai dari rumah. Ibu punya peran penting membiasakan anak membaca,” katanya. (*)

Tags: dinas perpustakaan dan kearsipan bontangdpk bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Resmi Pimpin Kejati Kaltim, Chatarina Muliana Mulai Petakan Perkara Korupsi Pertambangan dan SDA

Next Post

100 Bendera Merah Putih Dibagikan EUP untuk Warga Bufferzone Bontang

Related Posts

Kolaborasi Jadi Kunci, DPK Bontang Hadirkan Gebyar Literasi 2026 Tanpa Anggaran Khusus
Society

Kolaborasi Jadi Kunci, DPK Bontang Hadirkan Gebyar Literasi 2026 Tanpa Anggaran Khusus

10 Oktober 2026, 08:20
Society

Festival Literasi DPK Bontang Hari Kedua Makin Ramai, Pelajar dan UMKM Ikut Unjuk Kreativitas

14 Agustus 2026, 15:51
Festival Literasi Bontang Tak Sekadar Baca Buku, Ada Seni hingga Wirausaha
Society

Festival Literasi Bontang Tak Sekadar Baca Buku, Ada Seni hingga Wirausaha

13 Agustus 2026, 18:41
Lima Inovasi Unggulan DPK Bontang Perluas Akses Literasi dan Kearsipan
Society

Lima Inovasi Unggulan DPK Bontang Perluas Akses Literasi dan Kearsipan

21 Juli 2026, 19:42
DPK Bontang Suguhkan Festival Literasi 2026, Hadirkan Asma Nadia dan Puluhan Agenda Edukatif
Society

DPK Bontang Suguhkan Festival Literasi 2026, Hadirkan Asma Nadia dan Puluhan Agenda Edukatif

15 Juli 2026, 14:53
Libur Sekolah, Bunda Literasi Bontang Ajak Anak Ramaikan Perpustakaan
Pemkot Bontang

Libur Sekolah, Bunda Literasi Bontang Ajak Anak Ramaikan Perpustakaan

3 Juli 2026, 07:37

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.