<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>samarinda lestari Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/samarinda-lestari/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/samarinda-lestari/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jul 2020 01:21:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>samarinda lestari Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/samarinda-lestari/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Boleh Beroperasi, Penumpang Bus Patas Belum Stabil</title>
		<link>https://bontangpost.id/boleh-beroperasi-penumpang-bus-patas-belum-stabil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2020 05:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Bus Patas]]></category>
		<category><![CDATA[new normal]]></category>
		<category><![CDATA[samarinda lestari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=77532</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Kondisi pandemi Covid-19 ini berimbas kepada sejumlah sektor. Termasuk dengan angkutan transportasi massal. Pasca pemerintah pusat memberlakukan tatanan penormalan baru, sejumlah angkutan transportasi memperoleh izin beroperasi. Salah satunya bus patas Samarinda Lestari Bontang-Balikpapan. Namun demikian, Pengelola PO Samarinda Lestari Dewi mengatakan kondisi jumlah penumpang belum stabil. Angkanya masih fluktuaktif tiap harinya. “Kadang enam, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/boleh-beroperasi-penumpang-bus-patas-belum-stabil/">Boleh Beroperasi, Penumpang Bus Patas Belum Stabil</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id</strong> &#8211; Kondisi pandemi Covid-19 ini berimbas kepada sejumlah sektor. Termasuk dengan angkutan transportasi massal. Pasca pemerintah pusat memberlakukan tatanan penormalan baru, sejumlah angkutan transportasi memperoleh izin beroperasi. Salah satunya bus patas Samarinda Lestari Bontang-Balikpapan.</p>
<p>Namun demikian, Pengelola PO Samarinda Lestari Dewi mengatakan kondisi jumlah penumpang belum stabil. Angkanya masih fluktuaktif tiap harinya.</p>
<p>“Kadang enam, tujuh, sembilan, hingga 12 penumpang. Tapi pernah juga tembus 21 penumpang,” kata Dewi.</p>
<p>Pembatasan penumpang dipilih manajemen. Dari kapasitas 42 tempat duduk hanya diisi maksimal 21 orang. Tujuannya untuk mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah. Sehubungan dengan penerapan <em>physical distancing</em>.</p>
<p>Imbasnya, pendapatan manajemen berkurang. Kendati ia enggan menyebutkan nominal maupun persentase melorotnya pemasukan kas manajemen. Tetapi hal itu bisa dilihat armada yang diberangkatkan.</p>
<p>Biasanya, rute tersebut dibuka tiga sesi waktu. Meliputi pukul 06.00, 19.00, dan 22.00 Wita. Akan tetapi praktis yang rutin beroperasi ialah pukul 22.00 Wita. Mengakomodasi penumpang yang menuju ke bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.</p>
<p>“Jadi kalau penumpang pagi kurang kami alihkan ke pukul 19.00 Wita. Pun demikian dan yang pasti diberangkatkan pukul 10 malam,” ucapnya.</p>
<p>Aturan yang dikeluarkannya ialah armada tidak bisa pergi jika penumpang kurang dari enam orang. Mengingat saat ini untuk bus diwajibkan masuk jalan tol. Biasanya tiap keberangkatan membutuhkan dua hingga tiga armada.</p>
<p>“Saat ini pastinya satu unit berangkat,” tutur dia.</p>
<p>Penyebabnya ialah penumpang enggan bepergian dengan memperhatikan kondisi sekarang. Terlebih untuk perjalanan ke luar pulau melalui transportasi udara pun membutuhkan rekomendasi hasil <em>rapid tes</em><em>t</em>. Meski demikian manajemen enggan menaikkan tarif. Diketahui perjalanan Bontang-Balikpapan menggunakan sarana transportasi ini dibutuhkan kocek Rp 125 ribu.</p>
<p>Aturan lainnya, setiap penumpang bus patas diwajibkan menggunakan masker. Disinfeksasi pun dilakukan saat penumpang hendak naik ke dalam armada. (*/ak/kpg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/boleh-beroperasi-penumpang-bus-patas-belum-stabil/">Boleh Beroperasi, Penumpang Bus Patas Belum Stabil</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasca Kecelakaan, Penjualan Tiket Masih Normal</title>
		<link>https://bontangpost.id/pasca-kecelakaan-penjualan-tiket-masih-normal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Mar 2017 05:16:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan bus]]></category>
		<category><![CDATA[samarinda lestari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=7730</guid>

					<description><![CDATA[<p>Samarinda Lestari Tak Alami Penurunan Penumpang BONTANG – Pasca insiden terbaliknya bus patas Samarinda Lestari di kilometer 73 (dari arah Samarinda) Jumat (3/3) lalu, sempat diprediksi banyak pihak terjadi pengurangan jumlah penumpang. Namun, berdasarkan data, kondisi penumpang yang membeli tiket masih dalam keadaan normal seperti biasanya. Berdasarkan penuturan salah satu petugas loket karcis bus patas [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pasca-kecelakaan-penjualan-tiket-masih-normal/">Pasca Kecelakaan, Penjualan Tiket Masih Normal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3>Samarinda Lestari Tak Alami Penurunan Penumpang</h3>
<p>BONTANG – Pasca insiden terbaliknya bus patas Samarinda Lestari di kilometer 73 (dari arah Samarinda) Jumat (3/3) lalu, sempat diprediksi banyak pihak terjadi pengurangan jumlah penumpang. Namun, berdasarkan data, kondisi penumpang yang membeli tiket masih dalam keadaan normal seperti biasanya.</p>
<p>Berdasarkan penuturan salah satu petugas loket karcis bus patas Samarinda Lestari yang enggan disebutkan namanya, jumlah armada yang berangkat pada Jumat (3/3) kemarin dari Bontang-Balikpapan sebanyak empat unit. Jumlah itu terdiri satu unit yang berangkat pada pukul 06.00 Wita dan tiga unit di pukul 22.00 Wita. Sementara Sabtu (4/3) kemarin, berdasarkan pantauan <em>Bontang Post, </em>jumlah unit yang berangkat di pukul 06.00 Wita sebanyak satu unit.</p>
<p>“Sampai Magrib ini, yang sudah pasti berangkat untuk nanti malam (tadi malam, <em>Red</em>.) ada dua unit,” jelasnya.</p>
<p>Saat dikonfirmasi ke beberapa calon penumpang, Anto, salah satu calon penumpang bus patas Bontang-Balikpapan ini mengatakan, pada dasarnya dirinya masih mempercayai terhadap pelayanan di Perusahaan Otobus (PO) Samarinda Lestari tersebut. Dia menilai, insiden yang terjadi pada salah satu bus belum lama ini, bisa jadi hanya karena faktor kelalaian salah satu sopir. Sehingga hampir mengorbankan nyawa banyak orang.</p>
<p>“Kebetulan saya juga butuh naik patas ini. Selain lebih murah dari travel, kelebihan lainnya bisa langsung diturunkan di bandara,” sebutnya.</p>
<p>Dirinya pun hanya meminta kepada manajemen bus agar segera melakukan evaluasi dan memperketat pemberian tugas sopir yang akan membawa puluhan penumpang tersebut,” .</p>
<p>Senada dengan Anto, calon lainnya bernama Dani mengaku, sebenarnya dalam dirinya masih takut untuk naik bus tersebut lantaran ada kejadian ini. Namun, disisi lain masih tetap ingin menggunakan jasa bus ini, karena dia menilai kondisinya saat dalam bus sudah nyaman dan terasa aman.</p>
<p>“Saya kaget juga pas baca berita bus terguling itu. Selama ini saya naik bus patas aman-aman saja, nyaman juga. Apalagi bisa langsung sampai bandara kalau malam,” bebernya.</p>
<p>Dirinya pun ikut berharap, agar insiden beberapa waktu lalu itu dapat dijadikan pelajaran, bagi sopir-sopir yang lain untuk lebih berhati-hati saat membawa penumpang.</p>
<p>“Intinya jangan sampai terulang lagi lah kalau mau benar-benar masih dipercaya oleh masyarakat,” pungkasnya. (bbg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pasca-kecelakaan-penjualan-tiket-masih-normal/">Pasca Kecelakaan, Penjualan Tiket Masih Normal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terkait Kecelakaan Bus, Sat Lantas Bakal Panggil Pengelola</title>
		<link>https://bontangpost.id/terkait-kecelakaan-bus-sat-lantas-bakal-panggil-pengelola/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Mar 2017 05:13:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan bus]]></category>
		<category><![CDATA[samarinda lestari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=7728</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Sat Lantas Polres Bontang berencana akan memanggil pengelola Perusahaan Otobus (PO) Samarinda Lestari. Meski demikian, pihaknya belum memeriksa sopir Bus Samarinda Lestari, Andi Tomo yang terguling di Jalan Poros Bontang Samarinda pada Kamis (2/3) dini hari lalu. Kapolres Bontang, AKBP Andy Ervyn melalui Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Irawan Setyono mengatakan, pihaknya memang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/terkait-kecelakaan-bus-sat-lantas-bakal-panggil-pengelola/">Terkait Kecelakaan Bus, Sat Lantas Bakal Panggil Pengelola</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Sat Lantas Polres Bontang berencana akan memanggil pengelola Perusahaan Otobus (PO) Samarinda Lestari. Meski demikian, pihaknya belum memeriksa sopir Bus Samarinda Lestari, Andi Tomo yang terguling di Jalan Poros Bontang Samarinda pada Kamis (2/3) dini hari lalu.</p>
<p>Kapolres Bontang, AKBP Andy Ervyn melalui Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Irawan Setyono mengatakan, pihaknya memang berencana memanggil pengelola PO Samarinda Lestari, bahkan jika perlu dilakukan razia di terminal bus patas tersebut. “Nanti kami panggil pengelolanya, karena kami juga belum memeriksa sopir juga para saksi,” ujar Irawan, Sabtu (4/3) kemarin.</p>
<p>Sampai saat ini, Irawan mengaku belum mengetahui bentuk pertanggungjawaban sopir terhadap para penumpangnya. Meskipun memang, dilaporkan bahwa kejadian tersebut diselesaikan secara kekeluargaan dan damai antara sopir dan penumpang. “Nanti kami periksa dulu,” ungkapnya.</p>
<p>Sebelumnya, diberitakan bahwa bus bernomor Polisi KT7688 AK bermerek Hino terguling di Kilometer 38  (dari arah Samarinda) Jumat (3/3) dini hari. Beberapa penumpang yang mengalami luka lecet dan sobek ada yang dilarikan ke Puskesmas Sungai Siring, dirujuk ke RS AW Syahrani hingga dilarikan ke RS Amalia.</p>
<p>Dari pantauan Bontang Post, terdapat tiga korban yang dilarikan ke RS Amalia. Sejauh ini, para korban memang belum akan menuntut sopir. Mereka hanya meminta agar PO Samarinda Lestari mau bertanggung jawab untuk menanggung biaya berobat, serta mengganti uang karcis keberangkatan penerbangan mereka yang sudah hangus.(mga)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/terkait-kecelakaan-bus-sat-lantas-bakal-panggil-pengelola/">Terkait Kecelakaan Bus, Sat Lantas Bakal Panggil Pengelola</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PO Samarinda Lestari Bela Sopir</title>
		<link>https://bontangpost.id/po-samarinda-lestari-bela-sopir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Mar 2017 05:12:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan bus]]></category>
		<category><![CDATA[samarinda lestari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=7724</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebut Bus Sudah Melewati Pemeriksaan Sesuai SOP BALIKPAPAN – Tragedi kecelakaan bus patas Samarinda Lestari jurusan Bontang-Balikpapan di Kilometer 38 (dari arah Samarinda) pada Jumat (3/3) dini hari lalu, ditanggapi oleh pihak Perusahaan Otobus (PO) Samarinda Lestari. Health, Safety and Environment (HSE) Manager PT Samarinda Lestari Transport, Kaharnoto menilai, insiden tidak sepenuhnya kesalahan sopir. &#8220;Kemungkinan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/po-samarinda-lestari-bela-sopir/">PO Samarinda Lestari Bela Sopir</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3>Sebut Bus Sudah Melewati Pemeriksaan Sesuai SOP</h3>
<p>BALIKPAPAN – Tragedi kecelakaan bus patas Samarinda Lestari jurusan Bontang-Balikpapan di Kilometer 38 (dari arah Samarinda) pada Jumat (3/3) dini hari lalu, ditanggapi oleh pihak Perusahaan Otobus (PO) Samarinda Lestari. Health, Safety and Environment (HSE) Manager PT Samarinda Lestari Transport, Kaharnoto menilai, insiden tidak sepenuhnya kesalahan sopir.</p>
<p>&#8220;Kemungkinan penumpangnya juga (berperan, Red.). Karena biasanya minta cepat, terutama penumpang yang ke bandara supaya tidak ketinggalan penerbangan,&#8221; jelasnya dijumpai di ruang kerjanya Jalan Soekarno Hatta Km 2, Balikpapan, Sabtu (4/3).</p>
<p>Demi memberi pelayanan terbaik, bukan tidak mungkin tuntutan cepat sampai para penumpang, dipenuhi oleh sopir. Meski begitu, pihaknya akan menunggu hasil pemeriksaan kepolisian. &#8220;Kami punya ketentuan peringatan 1,2 dan 3. Jika kesalahan masih bisa dimaafkan, (cukup) kami beri peringatan, jika tidak kami putus hubungan kerja,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Namun ia memastikan, sebelum beroperasi baik sopir dan kendaraan sudah melewati pemeriksaan sesuai standar operasional prosedur (SOP) perusahaan. Di antaranya memastikan sopir dalam keadaan sehat dan kendaraan laik jalan. Pun selama berkendara di jalan, perusahaan menetapkan ketentuan seperti jaga jarak dan sopan berkendara. Sopir pun dilarang keras menggunakan HP saat mengemudi.</p>
<p>&#8220;Jadi sebelum bus berangkat maupun tiba selalu diperiksa, karena bisa saja selama perjalanan ada yang rusak, apalagi jarak Balikpapan-Bontang 6 jam. Biasanya rem, persneling, makanya wajib diperiksa. Sedangkan sopir, tentu sudah istirahat yang cukup sebelum bekerja,&#8221; jelas pria paruh baya ini.</p>
<figure id="attachment_7726" aria-describedby="caption-attachment-7726" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><a href="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2017/03/UTAMA-3-web.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-7726" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2017/03/UTAMA-3-web-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2017/03/UTAMA-3-web-300x200.jpg 300w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2017/03/UTAMA-3-web-768x512.jpg 768w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2017/03/UTAMA-3-web.jpg 1024w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2017/03/UTAMA-3-web-696x464.jpg 696w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2017/03/UTAMA-3-web-630x420.jpg 630w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><figcaption id="caption-attachment-7726" class="wp-caption-text">Kondisi kaca bus yang sudah pecah. (Fahmi Fajri/Bontang Post)</figcaption></figure>
<p>Terkait peristiwa tersebut, dia meyakinkan sesaat setelah kejadian, seluruh penumpang langsung diantar sampai tujuan yakni Bandara Sepinggan dengan menggunakan armada lainnya. Sedangkan yang mengalami luka-luka, dilarikan ke rumah sakit.</p>
<p>Disinggung isian penumpang bus naas tersebut beserta daftar namanya, ia tidak merinci. Termasuk dengan biaya perawatan yang dikeluarkan bagi penumpang yang terluka.</p>
<p>&#8220;Untuk lebih jelasnya silahkan cek di kantor kami yang ada di Bontang, karena bus berangkat dari sana, otomatis semua data di sana. Termasuk yang mengurusi, semuanya kantor Bontang,&#8221; tutur pria yang mengaku sejak 12 tahun lalu bekerja di perusahaan tersebut.</p>
<p>Disebutkannya, trayek Balikpapan-Bontang PP didukung tujuh armada masing-masing berkapasitas 43 tempat duduk full AC dilengkapi fasilitas toilet. Dengan jadwal keberangkatan tiga kali setiap harinya, mulai Pukul 06.00 Wita, 14.00 Wita dan 18.00 Wita dari Balikpapan. Sedangkan dari Bontang setiap pukul 06.00 Wita, 19.00 Wita dan 22.00 Wita. Tingkat isian penumpang dari Bontang diyakininya cukup gemilang. Utamanya saat akhir pekan. &#8220;Karena di sana banyak pekerja yang ingin menghabiskan akhir pekan di luar kota,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Agar peristiwa tersebut tidak mempengaruhi gelombang animo pengguna jasa, lanjutnya, seluruh pihak yang terlibat diwajibkan meningkatkan unsur kehati-hatian dan aspek keselamatan. &#8220;Dampak dari kejadian ini terhadap jumlah penumpang saya tidak tahu persis tapi seluruh pekerja langsung kami ingatkan agar lebih hati-hati,&#8221; pungkasnya. (dra/kpg/zul)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/po-samarinda-lestari-bela-sopir/">PO Samarinda Lestari Bela Sopir</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
