Tarif angkutan mudik Lebaran tahun ini tidak akan mengalami kenaikan, baik transportasi darat maupun laut. Hal tersebut disampaikan Kadishub Bontang Sukardi saat menggelar pertemuan dengan Anggota DPRD beberapa waktu lalu. “Saya pastikan tidak ada kenaikan tarif penumpang untuk arus mudik Lebaran. Untuk tiket transportasi laut itu merupakan wewenang PT Pelni, sampai saat ini belum ada informasi dari pihak PT Pelni,” kata Sukardi
Berkaitan dengan transportasi darat, tarif bus untuk kategori patas rute Bontang-Balikpapan yakni Rp 140.000 PO Samarinda Lestari. Pengelola bus patas Dewi mengatakan, ada tiga jam keberangkatan PO Samarinda Lestari tiap harinya yakni pukul 06.00, 19.00, dan 22.00 Wita.
Rute bus dari Bontang menuju Samarinda dikenai biaya Rp 30 ribu untuk kategori non-AC dan Rp 40 ribu kategori AC. Terdapat enam perusahaan otobus (PO) yang melayani rute tersebut. “Ada PO Bone Indah Jaya, Jahe Raya, Gelora Lintas Maharitas, Sapulidi Bersaudara, Arafat, dan Perum Damri, total ada 22 bus,” ujar Kadishub Bontang Sukardi. (selengkapnya lihat grafis)
Arus mudik Lebaran melalui sarana transportasi laut dari pelabuhan Loktuan Bontang menyiapkan tiga kapal bagi para pemudik. Ketiga kapal tersebut yakni KM Binaiya, KM Queen Soya, dan KM Alken Pelangi.
KM Binaiya akan melayani para pemudik pada tanggal 16 Juni dengan rute Bontang-Awerange-Makasar-Batu Licin-Surabaya-Dumai-Semarang. Rute pada saat arus mudik ini mengalami perubahan dari hari biasanya, semula dari Bontang-Awerange-Makasar-Bima-Labuhan Bajo-Benoa. Tiket dari Bontang ke Awerange seharga Rp 275.000.
PT Pelabuhan Indonesia IV (Pelindo IV) juga mengerahkan KM Queen Soya untuk melayani penumpang dengan rute Bontang – Parepare. Tiket KM Queen Soya dipatok Rp 415.000 melalui agen resmi. “Sebelum Idulfitri akan ada dua kali keberangkatan. Sengaja dimajukan mengenai keberangkatan kedua supaya penumpang sampai di tujuan sebelum Lebaran,” ungkap Kasi Sarana dan Prasarana Perhubungan Laut Bontang Welly Zakheus.
Selanjutnya kapal yang dipersiapkan oleh Dishub dengan PT Pelindo IV yakni KM Alken Pelangi. Terkait dengan jadwal keberangkatan, KM Alken Pelangi tidak bisa dipastikan. “Sekitar tanggal 20 atau 21 kapal ini berangkat menuju Mamuju.
Patokannya ialah ketika kapal itu datang , hanya diberi waktu maksimal 24 jam kapal tersebut harus berangkat. Ini merupakan kapal perintis dengan model kapal barang (cargo). Untuk tiketpun dilakukan diatas kapal, sempat kami tegur untuk mediasi dan promosi ke penumpang tetapi sampai saat ini juga belum ada respon,” tambah Welly Zakheus.
Dishub mempersiapkan angkutan penumpang untuk arus mudik Lebaran tahun ini sejumlah 35 bus dan 3 kapal. Angkutan tersebut mulai beroperasi sejak hari ini (10/6) hingga masa arus balik Lebaran nanti. Kadishub Bontang Sukardi berpendapat total jumlah armada untuk arus mudik Lebaran tahun ini sudahlah cukup. (*/ak)
Jenis Transportasi Tujuan Tanggal Waktu Berangkat (Wita) Tarif
KM Alken Pelangi Mamuju 21-22 Juni* Tidak bisa dipastikan 125.000
KM Queen Soya Pare-Pare 17 & 23 Juni 14.00 415.000
KM Binaiya Awerange 16 Juni 15.00 275.000
PO Samarinda Lestari Balikpapan Tiap Hari 06.00, 19.00, 22.00 140.000
PO Bone Indah Jaya Samarinda Tiap Hari 07.00, 09.30, 12.00, 14.30, 17.00 40-30 ribu
PO Gelora Samarinda Tiap Hari 07.25, 09.55, 12.25, 14.55, 17.25 40-30ribu
PO Arafat Samarinda Tiap Hari 07.50, 10.20, 12.50, 15.20, 17.50 40-30ribu
PO Perum Damri Samarinda Tiap Hari 08.15, 10.45, 13.15, 15.45, 18.15 40-30 ribu
PO Jahe Raya Samarinda Tiap Hari 08.40, 11.10, 13.40, 16.10, 18.40 40-30 ribu
PO Sapulidi Bersaudara Samarinda Tiap Hari 08.05, 11.35, 14.05, 16.35, 19.05 40-30 ribu
CV Alfian Indah Putra Sangatta Tiap Hari 09.00, 10.00, 11.00 25 Ribu
Ket :
-
40 ribu (ac) 30 ribu (non-ac)
-
*waktu perkiraan







