• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Ragam Kuliner

Amparan Tatak Samarinda Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

by Redaksi Bontang Post
13 Oktober 2025, 09:38
in Kuliner
Reading Time: 2 mins read
0
Amparan Tatak dari Samarinda resmi menyandang status Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia. (IST)

Amparan Tatak dari Samarinda resmi menyandang status Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Kue tradisional Amparan Tatak asal Samarinda resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia 2025. Kudapan beraroma pandan dengan isian potongan pisang itu mendapat pengakuan nasional dalam sidang penetapan WBTb oleh Direktorat Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan, yang digelar pada 5–11 Oktober 2025.

Penetapan ini merupakan hasil kerja sama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim dan Samarinda bersama sejarawan publik Muhammad Sarip, yang turut menyusun naskah akademik pengusulan. Selain Amparan Tatak, tiga kuliner khas Samarinda lainnya juga diajukan, yaitu Amplang, Bubur Peca, dan Kapal Tambangan.

Menurut Sarip, proses pengusulan memakan waktu panjang sejak September 2024, melalui riset, presentasi di Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV Kaltim-Kaltara, hingga revisi naskah akademik dan pembuatan video dokumenter.

“Kami juga menulis jurnal tentang Amparan Tatak di INOSSA sebagai penguat kelayakan pengakuan nasional,” ujarnya, Sabtu (11/10/2025).

Maestro kuliner Maskota Muradiah, penjaga resep turun-temurun Amparan Tatak, turut menjadi bagian penting dalam proses penilaian. Ia mempresentasikan langsung ciri khas kue ini pada November 2024 di hadapan tim penilai nasional.

Pada tahap verifikasi Juni 2025, keempat usulan WBTb dari Samarinda diminta melengkapi deskripsi dan dokumentasi. Namun, Kapal Tambangan akhirnya ditangguhkan pada tahap kedua karena belum ditemukan nilai keunikan yang membedakannya dengan daerah lain.

Akhirnya, pada 10 Oktober 2025, tiga kuliner — Amparan Tatak, Bubur Peca, dan Amplang — resmi ditetapkan sebagai WBTb Indonesia dari Samarinda, Kalimantan Timur.

Sarip menegaskan bahwa status WBTb bukan hak cipta atau hak paten. “Ini bukan soal royalti, tapi pelestarian pengetahuan budaya dan identitas rasa yang orisinal,” jelasnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Samarinda Barlin Hady Kesuma menambahkan, sebelumnya Kota Tepian hanya memiliki satu WBTb, yaitu Sarung Samarinda yang ditetapkan pada 2013. “Setelah 12 tahun, akhirnya ada tambahan tiga kuliner khas yang diakui secara nasional,” ujarnya.

Perwakilan Disdikbud Kaltim Priangga Wicaksana menegaskan, penetapan ini tidak bersinggungan dengan daerah asal serupa di Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Kalsel justru mendukung, karena penelitian tentang Amparan Tatak di sana masih minim,” pungkasnya. (KP)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: amparan tatak Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Satu Terpidana Korupsi Lahan Labkesda Bontang Divonis Bayar Uang Pengganti Rp40 Juta

Next Post

Kecelakaan Mobil dan Truk Tronton di Jalan Poros Bontang–Samarinda, Tujuh Penumpang Alami Luka

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.