bontangpost.id – Lapak pedagang di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) bakal ditata. Oleh karena itu, para pedagang diharapkan dapat berpindah ke dalam gedung.
“Tapi memang masih banyak yang mengeluhkan pembeli sepi,” kata Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan Pemkot Bontang Lukman.
Ia menuturkan, pihak UPT Pasar telah mengambil kebijakan seperti penataan agar tak ada pedagang yang mengemper di pinggir jalan.
“Diarahkan untuk masuk ke dalam gedung. Maksudnya agar jual beli terpusat di dalam pasar,” tutur dia.
Meski begitu, pihaknya tak dapat serta merta melarang pedagang yang berjualan di bangunannya sendiri di pinggir jalan.
Hanya dapat mengarahkan agar tidak berjualan di atas trotoar ataupun parit.
“Nah yang di dalam pasar ini memang ingin dirapikan. Jadi tidak membiarkan semrawut begitu saja,” ujarnya.
Setelah lapak dirapikan, pihaknya akan melakukan komunikasi kepada para pedagang. Termasuk soal pertimbangan penjualan secara digital, untuk mengatasi persoalan sepinya pembeli.
Ia menyebut, pemasaran dengan memanfaatkan teknologi yang ada dapat menjadi opsi. Di samping ada pasar yang merupakan pusat jual beli, namun barang dagangan juga dapat dijajakan secara online.
“Siapa tahu dengan adanya teknologi itu dapat membantu dalam pemasaran barang. Kami akan coba sosialisasikan,” pungkasnya. (*)







