• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Tingkatkan Komitmen Konservasi Perairan, Pupuk Kaltim Resmikan Rumah Apung dan Turunkan 500 Unit Terumbu Buatan

by Redaksi Bontang Post
1 Januari 2023, 19:57
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Penurunan terumu karang buatan oleh Direksi dan Dewan Komisaris Pupuk Kaltim, bersama Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi.

Penurunan terumu karang buatan oleh Direksi dan Dewan Komisaris Pupuk Kaltim, bersama Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Tingkatkan komitmen konservasi kawasan perairan dan terumbu karang, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menurunkan 500 unit terumbu buatan sekaligus resmikan rumah apung di area konservasi perairan Tobok Batang, Kota Bontang. Penurunan terumbu buatan dan peresmian rumah apung dilakukan langsung jajaran Direksi dan Dewan Komisaris Pupuk Kaltim, bersama Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi, Rabu (28/12/2022).

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi mengungkapkan, penurunan 500 unit terumbu buatan pada 2022 itu merupakan kesinambungan komitmen Pupuk Kaltim dalam pengembangan program konservasi laut sejak 2009, yang terangkum dalam program Konservasi Tanaman Laut dan Sarana Media Terumbu Karang (KILAU SAMUDERA). Program ini dijalankan sesuai koridor Environment, Social and Governance (ESG), melihat maraknya Penangkapan Ikan Tidak Ramah Lingkungan (PITRaL) di perairan Bontang, sehingga menyebabkan rusaknya populasi dan habitat laut yang ada.

Program ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek penanggulangan kerusakan ekosistem di perairan, tapi juga pemberdayaan nelayan sebagai agen perubahan untuk saling menjaga laut dari beragam potensi yang mengancam kelangsungan hidup biota dan kekayaan bawah air lainnya. Kelompok nelayan dibina secara bertahap sejak 2017, mulai dari edukasi hingga menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga eksositem perairan.

Baca Juga:  Boyong 9 Penghargaan, Pupuk Kaltim Raih The Best Indonesia Green Award 2019

Selain itu, nelayan binaan juga diberdayakan untuk pembuatan media terumbu yang diturunkan Pupuk Kaltim setiap tahun, sebagai upaya mengembalikan populasi ikan serta ekosistem bawah air secara bertahap. Tercatat hingga 2022, sudah lebih dari 6.800 unit terumbu buatan diturunkan Pupuk Kaltim di perairan Tobok Batang.

“Sesuai komitmen program, setiap tahun sebanyak 500 unit terumbu diturunkan Pupuk Kaltim dengan pemantauan berkala untuk memastikan terumbu mampu berkembang dengan baik,” ujar Rahmad.

Hingga saat ini, Pupuk Kaltim juga telah membentuk dua kelompok nelayan binaan, yakni Kimasea di Kelurahan Loktuan Bontang Utara dan Kelompok Karaka di Kelurahan Bontang Kuala. Kelompok binaan juga bertugas melakukan pemantauan pertumbuhan terumbu dan mengedukasi masyarakat untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem perairan.

Untuk memaksimalkan program, tahun ini Pupuk Kaltim turut membangun Rumah Apung sebagai pos pantau area konservasi Tobok Batang, yang juga bisa dimanfaatkan kelompok binaan untuk budidaya perikanan laut melalui keramba sebagai nilai tambah. Dari pembangunan rumah apung, area konservasi dapat dimonitoring dan terjaga dengan lebih intensif dari berbagai potensi gangguan, disamping turut mendorong perekonomian anggota kelompok nelayan agar semakin sejahtera melalui budidaya yang dilakukan.

Baca Juga:  Membanggakan! Pupuk Kaltim Raih 4 Penghargaan PR Indonesia Award 2020

“Pupuk Kaltim tidak hanya memastikan konservasi terumbu berjalan semakin optimal, tapi juga memperhatikan kesejahteraan kelompok nelayan yang dibina agar mendapatkan nilai tambah dari implementasi program,” lanjut Rahmad.

Dirinya memastikan Pupuk Kaltim akan terus mengembangkan program rehabilitasi terumbu secara berkesinambungan, termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih berkomitmen menjaga ekosistem perairan secara konsisten. Apalagi Kota Bontang dengan luas perairan mencapai 70 persen dari total wilayah, memiliki potensi besar akan hasil perikanan dan kelautan. Begitu pula dengan beragam pulau kecil yang tersebar di batas laut terluar, merupakan bagian dari Segitiga Terumbu Karang Dunia (Coral Triangle) yang dicadangkan sebagai Pusat Keanekaragaman Hayati Laut bagi keamanan pangan dunia.

Baca Juga:  Dua UMKM Binaan Pupuk Kaltim Catat Kontrak Ekspor Bernilai Ratusan Ribu Dolar

“Ini menjadi konsen Pupuk Kaltim kedepan, dengan meningkatkan realisasi dan capaian target program rehabilitasi terumbu karang di perairan Bontang. Langkah ini akan terus kita lanjutkan untuk mengembalikan populasi ikan dan terumbu, sehingga manfaat tak hanya dirasakan masyarakat dan daerah tapi juga ekosistem perairan secara luas,” tambah Rahmad.

Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi, mengapresiasi kesinambungan komitmen Pupuk Kaltim dalam meningkatkan implementasi ESG pada berbagai program, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan, kawasan perairan dan pesisir hingga dekarbonisasi. Dikatakan Budi, hal ini menunjukkan semangat yang tinggi dari Pupuk Kaltim dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem perairan, sebagai salah satu manfaat perusahaan dalam menjaga keberlanjutan.

“Kita bisa melihat bagaimana ikan bisa tumbuh dan berkembang dengan baik di sekitar kawasan konservasi Pupuk Kaltim, sehingga kedepan langkah baik ini bisa terus dikembangkan untuk memberi manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat dengan lebih luas,” tutur Budi Arie Setiadi. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Polisi Usut Kasus Dugaan Pencurian Kotak Amal di Apotek Karunia 2

Next Post

Diduga Diterkam Buaya, Bocah 11 Tahun Hilang

Related Posts

Wujudkan Hubungan Industrial Harmonis, Pupuk Kaltim dan SP KKPKT Resmi Teken PKB 2026–2028
Pupuk Kaltim

Wujudkan Hubungan Industrial Harmonis, Pupuk Kaltim dan SP KKPKT Resmi Teken PKB 2026–2028

15 April 2026, 18:42
Pupuk Kaltim Raih PROPER Emas Ke-9, Tegaskan Kepemimpinan dalam Keberlanjutan
Pupuk Kaltim

Pupuk Kaltim Raih PROPER Emas Ke-9, Tegaskan Kepemimpinan dalam Keberlanjutan

8 April 2026, 15:46
Dukung Pemulihan Pasca Bencana, PKT Proaktif Salurkan Rp100 Juta Bagi Korban Kebakaran Berebas Tengah
Pupuk Kaltim

Dukung Pemulihan Pasca Bencana, PKT Proaktif Salurkan Rp100 Juta Bagi Korban Kebakaran Berebas Tengah

4 April 2026, 11:07
Temu Tani Agrosolution, Pupuk Kaltim Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Kupang
Pupuk Kaltim

Temu Tani Agrosolution, Pupuk Kaltim Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Kupang

28 Maret 2026, 07:00
Mudik Aman Berbagi Harapan, Pupuk Kaltim Fasilitasi 372 Pemudik Lewat Jalur Darat
Pupuk Kaltim

Mudik Aman Berbagi Harapan, Pupuk Kaltim Fasilitasi 372 Pemudik Lewat Jalur Darat

21 Maret 2026, 03:32
Satu Tahun Danantara Indonesia: Pupuk Indonesia Group Ikut Bagikan Paket Perlengkapan Sekolah
Pupuk Kaltim

Satu Tahun Danantara Indonesia: Pupuk Indonesia Group Ikut Bagikan Paket Perlengkapan Sekolah

15 Maret 2026, 14:51

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.