• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Vaksinasi Putaran Kedua Sasar PNS hingga Ojol

by Fitri Wahyuningsih
12 Februari 2021, 15:05
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Tim Satgas Covid-19 Bontang telah menentukan penerima suntik vaksin Sinovac putaran kedua. Yakni mereka yang profesinya terkait dengan pelayanan publik.

Juru bicara Tim Satgas Covid-19 Bontang Adi Permana mengatakan, vaksinasi putaran kedua awalnya hanya nenyasar aparatur sipil negara (ASN). Namun kemudian diperluas cakupannya, mulai pegawai BUMN, hingga pedagang pasar dan ojek online (ojol).

“Karena mereka kan setiap hari interaksi langsung dengan masyarakat luas. Jadi cakupan kami perluas,” bebernya.

Vaksinasi putaran kedua bakal digelar 21 Februari 2021 mendatang. Sejatinya ini agak mundur dari jadwal semula, yakni awal Februari. Jadwal mundur akibat vaksinasi putaran pertama yang memang juga molor, sementara di putaran kedua terjadi penambahan kuota.

Baca Juga:  Ada 13 Ribu Penerima Vaksin Putaran Kedua di Bontang

“Kami usahakan Minggu ini rampung untuk tahap pertama. Karena minggu ketiga (Februari) kita akan melakukan penyuntikan vaksin tahap kedua,” ujar Adi, Kamis (11/2/2021).

Hingga Kamis (11/2/2021) Dinkes masih melakukan pendataan sasaran penerima vaksin tahap kedua. Pendataan dilakukan maraton di pekan ini.

“Sebelumnya yang mendata dari pusat lewat link Disdukcapil, ternyata yang kedua ini diminta mendata sasaran, data NIK karyawan di kantor-kantor,” tandasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: vaksinasi tahap kedua
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kasus Terkonfirmasi Belum Turun Signifikan

Next Post

Tim Labfor Surabaya Olah TKP Kebakaran Pasar Citra Mas

Related Posts

Libatkan 20 Faskes, Vaksinasi Tahap Awal Ditarget Rampung Januari
Bontang

Ada 13 Ribu Penerima Vaksin Putaran Kedua di Bontang

17 Februari 2021, 09:00

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.