Masih Numpang Sanak Saudara
SANGATTA – Para pejuang tanah air seharusnya mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, baik dari pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat. Namun faktanya, harapan tersebut masih jauh dari kenyataan. Pasalnya, masih banyak veteran dihari tuanya menumpang dengan sanak saudara.
“Rumahnya ada yang layak, ada juga yang tidak. Ada yang punya rumah sendiri ada juga yang ikut sama anak dan keluarga,” ujar Kasi Kepahlawanan, Keperintisan dan Kejuangan, Suherman, tanpa merinci berapa veteran yang memiliki rumah dan menumpang.
Yang jelas, dari data sementara, saat ini sebanyak 51 veteran yang tersebar di Kutim. Akan tetapi, yang baru mendapatkan SK dari pusat, sebanyak 38 veteran dan sembilan orang janda veteran.
“Untuk veteran, 1 orang di Kecamatan Sangatta Utara, 24 orang di Busang, 11 orang di Muara Ancalong, 7 orang di Sangkulirang dan 4 orang di Sangatta Selatan. Kemudian, untuk janda veteran, 5 orang di Sangkulirang, 3 orang di Busang dan 1 orang di Muara Ancalong. Dan enam orang meninggal dunia,” jelas Herman.
Meskipun tidak maksimal, akan tetapi semua veteran muapun janda veteran tersebut mendapatkan bantuan dari provinsi. Anggaran tersebut dari bantuan sosial provinsi terencana. Untuk veteran, diberikan sebesar Rp 2,5 juta dan janda veteran Rp 2 juta perorangnya.
“Kalau dari daerah memang tidak ada karena lagi defisit. Kalau ada pasti kita bantu. Hanya dari provinsi saja. Tidak hanya berupa uang, anak dan cucu veteran juga diusahakan untuk mendapatkan beasiswa belajar. Pada tahun ini, kami usahakan sebanyak 19 orang,” katanya. (dy)







