• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Wabup Kutim Rencanakan Pendataan Siswa “Gemulai”, Singgung Perumpaan Kucing Belang Tiga

by BontangPost
10 November 2025, 15:02
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Wakil Bupati Kutim Mahyunadi. (JUFRIADI/KALTIM POST)

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi. (JUFRIADI/KALTIM POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Sangatta – Wacana pembinaan karakter generasi muda menjadi sorotan di Kutai Timur. Gagasan itu muncul dari pejabat daerah yang menilai perlu adanya langkah serius untuk membentuk kepribadian remaja di sekolah.

Namun, rencana tersebut justru menimbulkan beragam reaksi, terutama dari kalangan pemuda yang menilai pendekatan pemerintah perlu lebih berhati-hati.

Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, mewacanakan pendataan terhadap siswa laki-laki yang dianggap berperilaku seperti perempuan atau gemulai.

Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari upaya pembinaan agar generasi muda tumbuh dengan karakter kuat dan berani. “Ada potensi kami akan mendata. Bukan hanya mendata, bahkan mensosialisasikan ke sekolah-sekolahan,” ujar Mahyunadi usai menghadiri Festival Pemuda Kreatif 2025 di Lapangan Helipad, Bukit Pelangi, Minggu (9/11) malam.

Baca Juga:  Ahli Psikologi Unmul Ingatkan Pembinaan Siswa dengan Ekspresi Gender Berbeda Harus Komprehensif dan Ramah Anak

Ia menegaskan, pendataan itu tidak bermaksud memberi stigma, melainkan sebagai bentuk perhatian khusus bagi siswa yang dianggap perlu diarahkan kembali pada perilaku yang sesuai dengan karakter pemuda menuju generasi emas 2045.

“Yang salah arah akan kami lihat. Pemuda harus gagah dan berani, bukan berarti yang gemulai itu tidak bagus,” tambahnya.

Dalam keterangannya, Mahyunadi juga sempat menggunakan perumpamaan tentang “kucing belang tiga” untuk menggambarkan pandangannya mengenai perbedaan perilaku laki-laki dan perempuan.

“Tahu tidak kenapa kucing belang tiga itu dibunuh bapaknya? Mitosnya karena dia mau jadi raja. Tapi kucing belang tiga yang jantan itu kesalahan gen, cenderung kewanitaan. Karena yang bersolek itu hanya betina. Jadi kalau laki-laki bersolek, kucing saja bunuh anaknya,” tutur Mahyunadi.

Baca Juga:  Pemkot Bontang Siapkan Pembinaan Khusus bagi Siswa Laki-laki yang Gemulai

Wacana tersebut langsung mendapat tanggapan dari kalangan pemuda. Marsyah, Duta Pemuda Kutim 2025, menilai rencana pendataan perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan dampak sosial negatif.

“Kalau didata, pasti data itu akan tersebar. Sebagai pemuda, misalnya yang terdata pasti akan malu. Mungkin boleh didata, tapi jangan disebarkan,” kata Marsyah.

Ia menambahkan, pendekatan yang lebih edukatif dan solutif akan jauh lebih efektif dibanding sekadar pelabelan atau penilaian moral.

“Kalau sudah didata, bisa dikasih pelatihan supaya mereka berubah pelan-pelan. Diajarkan bagaimana caranya agar bisa lebih percaya diri tanpa harus gemulai,” ujarnya.

Menurut Marsyah, fenomena perilaku gemulai bukan hanya terjadi di kalangan pelajar, melainkan juga di masyarakat umum.

Baca Juga:  Neni Sebut Tidak Ada Siswa Gemulai Dikirim ke Militer, Pemkot Bontang Fokus Pembinaan Karakter

Karena itu, pembinaan yang dilakukan pemerintah sebaiknya menyentuh semua lapisan dan tidak bersifat diskriminatif.

“Enggak cuma siswa. Di luar sana banyak juga, bahkan yang sudah dewasa. Jadi pembinaannya sebaiknya menyeluruh,” imbuhnya.

Ia memastikan, pihaknya siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menjalankan program pembinaan yang berpihak pada generasi muda.

“Kami sangat siap, karena sebagai Duta Pemuda kami ingin anak-anak muda di Kutai Timur berkembang lebih baik,” tutupnya. (KP)

Tags: Siswa Gemulai
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wawali Bontang Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Ajak Warga Terus Kobarkan Api Perjuangan

Next Post

Menkeu Purbaya Geram Soal Cukai dan Rokok Ilegal; Siap-Siap Saya Tangkap

Related Posts

Ahli Psikologi Unmul Ingatkan Pembinaan Siswa dengan Ekspresi Gender Berbeda Harus Komprehensif dan Ramah Anak
Bontang

Ahli Psikologi Unmul Ingatkan Pembinaan Siswa dengan Ekspresi Gender Berbeda Harus Komprehensif dan Ramah Anak

13 November 2025, 09:02
Neni Sebut Tidak Ada Siswa Gemulai Dikirim ke Militer, Pemkot Bontang Fokus Pembinaan Karakter
Pemkot Bontang

Neni Sebut Tidak Ada Siswa Gemulai Dikirim ke Militer, Pemkot Bontang Fokus Pembinaan Karakter

8 November 2025, 16:58
Pemkot Bontang Siapkan Pembinaan Khusus bagi Siswa Laki-laki yang Gemulai
Pemkot Bontang

Pemkot Bontang Siapkan Pembinaan Khusus bagi Siswa Laki-laki yang Gemulai

3 November 2025, 15:42

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.