• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

WADUH!! Permakaman Bontang Sudah Overload

by M Zulfikar Akbar
10 Mei 2018, 06:00
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
PENUH: Pemakaman Tanjung Laut merupakan salah satu makam yang terpadat di Bontang. Pantauan dari udara, nampak sejumlah makam tidak memiliki jarak yang cukup untuk dilalui peziarah. (FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

PENUH: Pemakaman Tanjung Laut merupakan salah satu makam yang terpadat di Bontang. Pantauan dari udara, nampak sejumlah makam tidak memiliki jarak yang cukup untuk dilalui peziarah. (FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Tiga dari tujuh area permakaman di Kota Bontang yakni Tempat Permakaman Umum (TPU) Bontang Kuala, Tanjung Laut, serta permakaman Toraja di Kanaan telah menipis lantaran sudah penuh dengan bangunan makam. Menanggapi hal tersebut, Dinas Permukiman, Kawasan Perumahan, dan Pertanahan (DPKPP) Bontang berencana mencari lokasi baru untuk dijadikan permakaman.

Hal tersebut dinyatakan oleh Sekretaris DPKPP Bontang, Maksi Dwiyanto. Kata dia, pihaknya akan mengupayakan pengembangan lahan di wilayah Satimpo, Bontang Kuala, dan Guntung. Tiga titik lokasi tersebut saat ini masih merupakan lahan milik warga. “Masyarakat bisa berinisiatif menjualnya sendiri ke pemerintah,” jelas Maksi, Rabu (9/5) kemarin.

Dijelaskan dia, jika lahan yang dimiliki oleh masyarakat merupakan tanah jenis rawa, maka tidak mungkin pemerintah akan membelinya. Oleh karena itu, masyarakat yang memiliki lahan harus berinisiatif untuk menguruknya terlebih dahulu. Lahan yang diperlukan pun, rata-rata seluas 1 hektar di setiap wilayah. “Di 3 lokasi untuk permakaman ini juga diperkirakan hanya bertahan hingga tahun 2020,” ujarnya.

Baca Juga:  Waduh, Bontang Krisis Lahan Permakaman

Maka dari itu, Maksi menyatakan di tahun 2021, pihaknya berencana untuk mengembangkan TPU di wilayah Bontang Barat. Kemungkinan lokasinya yakni hutan lindung yang akan di-Area Penggunaan Lain (APL) kan. Di sana nanti akan dibuat permakaman terpadu, karena desain-nya digabung dengan kuburan Kristen, Hindu, dan agama lainnya. “Untuk luasan di sana sekira 20 hektare karena di kota sudah habis lahan kosongnya,” terang dia.

Namun demikian, lokasi di wilayah Bontang Barat masih menunggu hasil APL dari Kementerian Kehutanan. Sehingga Maksi menyebut akan menunggu aturan setelah di-APL-kan. “Kalau sudah selesai diupayakan agar bisa terwujud dengan konsep TPU terpadu,”pungkasnya. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: permakaman bontangpermakaman penuhtempat permakaman umum
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pajak Jadi Tulang Punggung Penerimaan Negara 

Next Post

Dua Korea, Seperti Apa?

Related Posts

Lahan Permakaman Makin Sempit 
Bontang

Waduh, Bontang Krisis Lahan Permakaman

17 Desember 2019, 15:00

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.