• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Warga Loktuan Bontang Meninggal Akibat DBD, Sempat Dirawat di Rumah Sakit

by Redaksi Bontang Post
16 September 2025, 08:00
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Saat ini kasus kematian DBD di Bontang mencapai dua. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan pada 2024 yakni satu kasus.

Saat ini kasus kematian DBD di Bontang mencapai dua. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan pada 2024 yakni satu kasus.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Kasus kematian akibat demam berdarah dengue (DBD) kembali terjadi di Bontang. Setelah Raul Efrata Duma, kini giliran Mat Jaenuri, warga RT 13 Kelurahan Loktuan, yang meninggal dunia.

Penanggung jawab program DBD Dinas Kesehatan Bontang, Siti Rahimah, menjelaskan korban mulai merasakan gejala sejak 30 Agustus lalu. Namun, karena merasa masih mampu beraktivitas, ia tetap bekerja di perusahaannya.

Pada 4 September, kondisi korban memburuk hingga akhirnya memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan pertama. Dari sana, ia langsung dirujuk ke salah satu rumah sakit swasta.

“Keluhan utamanya demam naik-turun, mual, dan nyeri sendi. Hasil pemeriksaan dokter mengarah ke dengue shock syndrome (DSS) dengan komplikasi trombositopenia, edema paru, DM tipe 2, hepatopati, hingga gangguan ginjal akut,” ujar Siti.

Baca Juga:  Tanjung Laut Indah Bontang Jadi Wilayah Tertinggi Kasus DBD Selama Februari 2026

Hasil laboratorium menunjukkan trombosit korban hanya 63 ribu. Korban lahir pada 6 Maret 1970.

Saat ini, jumlah kematian akibat DBD di Bontang sudah mencapai dua kasus, meningkat dari tahun 2024 yang hanya satu kasus. Meski demikian, jumlah kasus positif DBD justru menurun, yakni 153 kasus hingga September 2025 dibandingkan 551 kasus pada 2024.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, kembali mengingatkan masyarakat untuk rutin melakukan gerakan 3M plus: menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas, ditambah penggunaan kelambu, lotion anti nyamuk, hingga tanaman pengusir nyamuk.

“Upaya promotif dan preventif harus digencarkan agar kasus DBD bisa ditekan,” pungkasnya. (ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dbddemam berdarah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ditanya Tunjangan Anggota DPRD Kaltim, Ketua Dewan Bilang Tidak Etis dan Takut Salah Ngomong

Next Post

Sengketa Tapal Batas Kampung Sidrap Diputuskan Besok, Pemkot Bontang Optimistis MK Kabulkan Gugatan

Related Posts

Kasus DBD Bontang Melandai, Berebas Tengah Paling Banyak
Bontang

Kasus DBD Bontang Melandai, Berebas Tengah Paling Banyak

13 April 2026, 12:00
Kasus DBD Meningkat, Wali Kota Bontang Perintahkan Fogging Fokus di Titik Rawan
Bontang

Kasus DBD Meningkat, Wali Kota Bontang Perintahkan Fogging Fokus di Titik Rawan

9 Maret 2026, 09:53
Tanjung Laut Indah Bontang Jadi Wilayah Tertinggi Kasus DBD Selama Februari 2026
Bontang

Tanjung Laut Indah Bontang Jadi Wilayah Tertinggi Kasus DBD Selama Februari 2026

3 Maret 2026, 10:00
Kasus DBD Renggut Nyawa Bocah 7 Tahun di Bontang
Bontang

Kasus DBD Renggut Nyawa Bocah 7 Tahun di Bontang

2 Maret 2026, 15:28
DBD Masih Mengintai Bontang, 328 Kasus Sepanjang 2025, 2 Meninggal Dunia
Bontang

DBD Masih Mengintai Bontang, 328 Kasus Sepanjang 2025, 2 Meninggal Dunia

28 Januari 2026, 10:00
Tekan Kasus DBD, Wali Kota Bontang Gencarkan Jumantik dan Puskesmas Goes To School
Bontang

Tekan Kasus DBD, Wali Kota Bontang Gencarkan Jumantik dan Puskesmas Goes To School

30 September 2025, 11:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana 10 Persen Nelayan Muara Badak Dipersoalkan, Polisi Lakukan Pemantauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.