• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Waspada Peredaran Uang Palsu

by BontangPost
23 Mei 2018, 11:54
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi(Net)

Ilustrasi(Net)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Di Bulan Ramadan, pergerakan uang sangatlah cepat. Tingkat jual beli pun cenderung meningkat. Oleh karena itu, Polres Bontang mengimbau agar masyarakat Bontang waspada terhadap peredaran uang palsu. Jika menemukan, diimbau agar segera melaporkan ke Kantor Polisi terdekat.

Kapolres Bontang, AKBP Siswanto Mukti melalui Kasubag Humas Iptu Suyono mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mendapat laporan adanya peredaran uang palsu di Bontang. Namun demikian, masyarakat diminta waspada jika melakukan transaksi di mana pun. “Sebaiknya ketika bertransaksi uang yang digunakan diperiksa terlebih dahulu, bisa dilakukan penerawangan, perabaan, dan dilihat dengan jelas,” jelas Suyono, Selasa (22/5) kemarin.

Kata dia, jika masyarakat kedapatan mendapat uang palsu sebaiknya jangan dibelanjakan. Karena jika dilakukan, maka sama saja dengan mengedarkan uang palsu dan masuk pidana. Sehingga Suyono meminta agar segera melaporkan ke kantor polisi terdekat. “Uang yang diduga palsu itu sebaiknya dibawa juga sebagai barang bukti,” ungkapnya.

Baca Juga:  Cetak Uang Palsu untuk Pesta di THM

Jika sudah ada laporan masuk ke Polisi, Suyono mengatakan kepolisian bisa langsung melakukan penyelidikan. Sehingga bisa diketahui siapa pengedar uang palsu tersebut. “Sejauh ini memang belum ada laporan masuk ke polisi, kalau ada yang menemukan bisa hubungi call center juga di nomor 110,” ujarnya.

Dari pantauan di media sosial, setidaknya terdapat dua akun yang menyatakan telah menjadi korban uang palsu. Salah satunya akun bernama Rani Sahurrahman. Uang Palsu. Sekadar informasi. Berhati-hati para pedagang agar lebih teliti menerima uang. Bagi pengalaman kejadian untuk hari ini. Semoga bermanfaat dan berkah,” begitu tulis Rani dalam akun grub Bursa Barang Bontang, dengan menyertakan gambar uang pecahan Rp 100 ribu yang diduga palsu.

Baca Juga:  Jelang Pemilu, Waspada Uang Palsu

Sementara itu salah seorang warga Gunung Elai, Rachman, mengaku tak dapat memakai uang yang ia tarik dari ATM, lantaran diduga palsu. “Saya ambil uang di salah satu ATM di Jalan Bhayangkara. Dari beberapa lembar uang yang saya ambil, satu lembar tak terbaca di mesin penghitung uang di Kantor Pos. Kata teller pos-nya mungkin uang itu palsu, padahal uang tersebut dari ATM,” ujarnya.

Tak hanya Bontang, di grup jual beli Facebook asal Samarinda pun sempat ada akun yang mem-posting terkait dugaan uang palsu beberapa waktu lalu. Namun yang bersangkutan hingga saat ini tidak melaporkan ke pihak kepolisian. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: uang palsu
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemadat Ditangkap di Prakla

Next Post

Ternyata Ini Penyebab Pipa Jargas Bocor 

Related Posts

Sindikat Uang Palsu Terbongkar di Samarinda, Transaksi Lewat WhatsApp
Kriminal

Sindikat Uang Palsu Terbongkar di Samarinda, Transaksi Lewat WhatsApp

2 Juli 2025, 14:05
Fakta-fakta Pencetakan Uang Palsu di Gedung Perpustakaan UIN Alauddin Makassar
Nasional

Fakta-fakta Pencetakan Uang Palsu di Gedung Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

25 Desember 2024, 12:03
Toko di Jalan Poros Bontang Jadi Target Peredaran Uang Palsu, Berikut Ciri-Ciri dan Cara Mengenalinya
Ragam

Toko di Jalan Poros Bontang Jadi Target Peredaran Uang Palsu, Berikut Ciri-Ciri dan Cara Mengenalinya

17 Oktober 2024, 14:36
Edarkan Uang Palsu, Pria Pengangguran Dibekuk
Kriminal

Edarkan Uang Palsu, Pria Pengangguran Dibekuk

29 November 2021, 18:30
Dua Pria di Samarinda Cetak Uang Palsu, Belajar dari YouTube
Kriminal

Dua Pria di Samarinda Cetak Uang Palsu, Belajar dari YouTube

8 September 2021, 14:45
Enggak Punya Duit, Pria Ini Bayar PSK Pakai Uang Palsu
Kriminal

Enggak Punya Duit, Pria Ini Bayar PSK Pakai Uang Palsu

17 Februari 2021, 12:00

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.