• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Wihara Nanasamvara, Saksi Kegigihan Umat Buddha di Bontang Miliki Tempat Ibadah

by Jelita Nur Khasanah
28 Februari 2025, 14:00
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
Wihara Nanasamvara Bontang tempat ibadah umat Buddha yang nantinya juga diharapkan mejadi wisata religi (Nasrullah/bontangpost.id)

Wihara Nanasamvara Bontang tempat ibadah umat Buddha yang nantinya juga diharapkan mejadi wisata religi (Nasrullah/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Bangunan berdiri megah di atas bukit. Nyaris berada di pinggir perbatasan Bontang dan Kutai Timur. Pepohonan melambaikan daun seolah merayu. Meski jalan di sekitarnya masih setapak bebatuan, kaki itu tetap kokoh berpijak selangkah demi langkah.

Seorang pria berdiri di ambang pintu masuk. Tatapannya tegas. Sorot matanya kian berpijar. Ia menatap bangga sebuah bangunan bertuliskan Nanasamvara Bontang di muka bangunan.

Perjalanan puluhan tahun belakangan hampir sampai di tujuan. Bangunan ini menjadi mimpi penganut Buddha di Bontang. Bertahan di tengah nihilnya tempat peribadatan, tak menggoyahkan tekad mereka untuk memiliki sebuah wihara.

Pria itu berhenti di daun pintu. Dibukanya alas kaki sebelum memasuki tempat suci itu. Tiga patung berwarna keemasan tampak megah. Satu patung di tengahnya mencuri perhatian siapapun yang datang, Patung Sidharta Gautama.

Lilin lima warna dipasang kokoh di depan Sang Buddha. Warna biru melambangkan bakti kepada siapa saja, terutama menghormati mereka yang telah membimbing dan berjasa.

Warna kuning melambangkan kebijaksanaan. Hal ini berkaitan dengan cara manusia dalam mengambil keputusan.

Selanjutnya memberikan cinta dan kasih kepada seluruh makhluk hidup, dilambangkan dengan lilin berwarna merah.

Baca Juga:  Akhirnya Umat Buddha Bontang Bakal Punya Vihara

Kemudian warna putih yang menandakan suci, serta jingga yang mengartikan semangat dalam menjalani hidup.

“Saya ibadah sebentar,” ujar Sonny Lesmana, tokoh agama Buddha di Bontang yang memiliki andil besar dalam pembangunan wihara ini. Tak berapa lama ia bangkit. Menyudahi ibadahnya siang itu.

Sekelebat memori perjuangan membayanginya. Tatapannya berubah sendu. Betapa sulit membangun sebuah tempat ibadah di kota ini.

Wihara Nanasamvara Bontang tempat ibadah umat Buddha yang nantinya juga diharapkan mejadi wisata religi (Nasrullah/bontangpost.id)

Bahkan ketika kepala daerah berganti beberapa kali, pendirian wihara pertama di Bontang tak kunjung terlaksana.

Padahal, bangunan itu bakal didirikan di atas tanah miliknya. Anggaran juga tak mengharap pemerintah. Hanya perlu ‘tiket’ untuk memulai pengerjaan. Mulanya disetujui, tetapi berakhir menggantung.

Setiap berganti kepala daerah, ia sudah siap kembali maju untuk meminta restu. Mengenyahkan ragu. Meski kepastian belum tentu didapatkan dan berakhir jadi angan-angan lagi. Barulah di zaman Basri Rase, ‘lampu hijau’ menyala dan izin dikantongi.

Upaya mereka akhirnya terbayar usai berpeluh, berlari ke sana ke mari, dan selalu menemui jalan buntu.

“Sudah hampir frustasi saat itu, izin enggak turun-turun. Tetapi kami tidak menyerah,” lanjutnya.

Butuh perjuangan sangat panjang hingga akhirnya peletakan batu pertama pada Februari 2022 kemarin. Meski peninjauan lokasi sudah dilakukan sejak 2011 silam, rencana pembangunan ini sempat menelan protes.

Baca Juga:  Kisah Pelajar Buddha di Bontang; Kalau Seperti Ini Terus, Kami Bisa Habis

“Dulu pernah dipanggil ke DPD. Ada yang menolak pembangunan wihara,” sebutnya.

Kawasan wihara ini luasnya hampir lima hektare. Lokasinya berada di Bukit Kusnodo, Jalan Arief Rahman Hakim. Patung Buddha tidur sepanjang 12 meter juga akan dibangun. Tingginya mencapai 3 meter. Patung ini menggambarkan detik-detik wafatnya Sang Buddha.

Selain itu, bangunan khas dengan menara bertingkat atau pagoda juga bakal didirikan.

Langkahnya berhenti di koridor bangunan. Tampak lima patung Buddha berjajar rapi di sayap kanan. Terlihat pula beberapa stupa. Karya batu pahatan yang digarap seniman asal Bali, I Nyoman Alim Mustapha ini, berasal dari Muntilan, Jawa Tengah.

Sementara di sebelah kiri, lima patung Buddha dilatari pemandangan pabrik dan laut Loktuan.

Jauh sebelum itu, wihara ini sebenarnya sudah dikunjungi beberapa Bhikkhu (sebutan rohaniwan agama Buddha) dari Sangha Theravada Indonesia. Doa-doa dilangitkan. Pemberkahan dilakukan langsung oleh Bhikkhu Subbhapanno.

Sementara saat upacara Abhiseka, ada lima Bhikkhu yang hadir.

Keberadaan wihara ini sejatinya telah dikenal umat lintas negara. Salah satu tokoh Buddha di Australia misalnya.

Perasaannya membuncah. Sumringah menunjukkan potret napak tilas perjalanan terbangunnya wihara pada spanduk sederhana di pelataran.

Baca Juga:  Akhirnya Umat Buddha Bontang Bakal Punya Vihara

Ia menceritakan peresmian wihara Nanasamvara yang baru digelar Minggu (23/2/2025) kemarin.

Bhikkhu Sri Subhapanno Mahathera, Bhikkhu Dhammasubho Mahathera, dan Bhikkhu Guttadhammo Mahathera turut hadir di sana.

“Hujan turun tepat setelah acara peresmian. Sama seperti saat peletakan batu pertama yang diwarnai turunnya hujan. Benar-benar berkah,” katanya sambil tersenyum lebar.

Harapannya kembali melambung. Nanasamvara tidak hanya dijadikan tempat ibadah umat Buddha. Kawasan wihara ini bakal menjadi taman wisata religi. Di samping adanya wisata agro yang juga akan dikembangkan.

“Tentu bukan hanya untuk masyarakat lokal. Orang dari luar daerah pun dapat berkunjung. Menengok wisata religi dan agro yang ada di sini,” tutur dia.

Jatuh bangun pendirian wihara menjadi saksi kegigihan umat Buddha di Bontang dalam memperjuangkan rumah ibadahnya. Walau jalan terjal dan berliku, tak menyurutkan harapan dan upaya untuk terus berjalan. Tak peduli berapa tahun lamanya, Sonny yakin pada akhirnya wihara bakal berdiri jua.

Meski harus menghabiskan lebih dari seperempat abad, baginya tak ada yang sia-sia. Sebab wihara ini akan ada sepanjang masa, dari generasi ke generasi. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Buddha BontangNanasamvara Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

17 Tahun Bontang Mania; Harapan Mustahil yang Tak Padam

Next Post

PIKP Indo Site Bontang Salurkan Bantuan untuk Ponpes Nurul Ichsan

Related Posts

Kisah Pelajar Buddha di Bontang; Kalau Seperti Ini Terus, Kami Bisa Habis
Bontang

Kisah Pelajar Buddha di Bontang; Kalau Seperti Ini Terus, Kami Bisa Habis

22 Maret 2022, 16:37
Akhirnya Umat Buddha Bontang Bakal Punya Vihara
Bontang

Akhirnya Umat Buddha Bontang Bakal Punya Vihara

23 Februari 2022, 09:32

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.