BONTANG – Usai dilaksanakannya Operasi Patuh Mahakam 2017 selama 14 hari sejak dimulai Selasa (9/5) lalu hingga berakhir Senin (22/5) kemarin, total pelanggar yang terjaring sebanyak 1.200 tilang.
Hasil ini berhasil memenuhi target tilang dari yang sudah ditetapkan oleh Polda Kaltim untuk Bontang, yakni sebanyak 1.000 tilang. Adapun untuk pelanggar yang menerima teguran, sebanyak 380 pelanggar. Sehingga total keseluruhan pelanggaran, mencapai 1.580 pelanggaran.
Kapolres Bontang AKBP Andy Ervyn melalui Kasatlantas AKP Irawan Setyono menjelaskan, jenis pelanggaran selama Operasi Patuh Mahakam 2017 diantaranya pengendara yang tidak menggunakan helm, melawan arus, tidak mengindahkan rambu-rambu lalu lintas, tidak lengkapnya surat-surat dan kelengkapan kendaraan, hingga kendaraan yang ditemukan tidak laik jalan.
“Pola penindakan kami selama operasi, menyasar di titik-titik rawan lakalantas dan titik-titik yang selama ini jarang dilakukan operasi kepolisian. Disana jusru banyak kami temukan pengendara yang tidak memakai helm, surat-surat tidak lengkap, dan pelanggaran-pelanggaran lainnya,” jelasnya saat menggelar konferensi pers Anev Operasi Patuh Mahakam 2017 Rabu (24/5) kemarin.
Adapun data pelanggar berdasarkan usia, Irawan menyatakan, pelanggar banyak didominasi oleh usia-usia produktif. Terbanyak, dari usia 26-30 tahun sebanyak 414 pelangar, dan kedua di usia 16-20 tahun sebanyak 273 pelanggar.
“Tahun ini untuk usia 16-20 tahun mengalami kenaikan yang sangat signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya 81 pelanggar saja,” sebutnya.
Kata Irawan, tujuan dilaksanakannya Operasi Patuh Mahakam 2017 ini adalah untuk menekan angka kecelakaan serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas. Apalagi sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadan. Irawan berprinsip, semakin besarnya penindakan yang dilakukan, akan meminimalisir kejadian kecelakaan di jalan raya.
“Dalam operasi patuh tahun ini, kami juga berhasil zero lakalantas. Pencapaian ini lebih baik dari sebelumnya yang terdapat dua kejadian lakalantas. Bersama dengan lima Polres yang ada di Polda Kaltim, Bontang salah satu yang mendapat apresiasi dari Dirlantas karena berhasil menekan hingga tidak adanya kecelakaan,” tukasnya. (bbg)







