BONTANG – Sekitar 1.600 lebih pelari ramaikan Badak LNG Lively RunFantastic (Ballistic), Ahad (2/2/2020). Kegiatan yang menjadi salah satu rangkaian Bulan K3 Nasional (BK3N) 2020 di Badak LNG itu menyuguhkan dua rute lari, 5.5k atau 10k.
Dengan menggunakan kostum khusus berwarna putih dan orange serta nomor dada, ribuan peserta memadati Town Center Badak LNG. Start pun dilakukan sekitar pukul 06.45 Wita, didahului sekira 769 pelari dengan rute 10k. Disusul 833 pelari rute 5.5k.
Dua rute pun telah disiapkan untuk masing-masing kategori. Peserta akan melewati area perusahaan maupun perumahan karyawan Badak LNG sesuai jarak yang sudah ditentukan. Beberapa titik telah ditentukan sebagai lokasi check point untuk mengambil gelang sebagai salah satu syarat lomba.
Tentunya, medali hanya akan diberikan kepada 600 finisher pertama dari masing-masing kategori yang tidak melewati batas waktu (cut off time). Selama 2 jam 30 menit untuk batas waktu peserta 10k dan 1 jam 30 menit untuk peserta 5.5k.
Vice President Business Support Badak LNG, Bambang Prijadi dalam sambutannya mengatakan, menyambut Bulan K3 Nasional 2020 yang bertemakan “Optimalisasi Kemandirian Masyarakat Berbudaya K3 Pada Era Revolusi Industri 4.0 Berbasis Teknogi Informasi”. Badak LNG salah satu kegiatan garapan BK3N adalah meningkatkan kesehatan.
“Bertepatan kemarin (Sabtu) kita meluncurkan tagline dari life saving rules yakni Kilang Bontang Fit To Work. Seperti hari ini kita melakukan fit dengan berolahraga bersama. Diharapkan dengan olahraga ini, kita bisa sehat dan melaksanakan pekerjaan dengan bagus,” tuturnya.
Ballistic dalam bahasa inggris memiliki makna ilmu atau seni merancang untuk menggerakkan proyektil (peluru) agar tepat sasaran. Peluru yang melesat ini digambarkan sebagai peserta lari yang melesat menuju garis finish. Adapun peserta berasal dari Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim), juga nasional. “Terima kasih yang dari luar Bontang telah hadir berpartisipasi,” ucap Bambang.

Yang menakjubkan, dalam kategori 5.5k dan 10k, dari kuota sebelumnya seribu, baru dua hari membuka pendaftaran antusias calon peserta sudah mencapai hampir seribu. “Kami berharap, Ballistic 2020 dapat mengajak seluruh pekerja, serta masyarakat Kaltim dan nasional untuk menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga. Sehingga produktifitas dalam bekerja dapat terus ditingkatkan. Sekaligus mengenalkan Badak LNG sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi kepada masyarakat,” harapnya.
Di tempat sama, Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase menyambut baik Ballistic 2020 garapan Badak LNG itu. Atas nama Pemerintah Kota Bontang, ia mengucapkan terima kasih kepada Manajemen PT Badak NGL yang telah menggelar acara tersebut.
“Mudah-mudahan acara serupa dapat dilaksanakan secara berkesinambungan. Agar kita selalu ingin menjadi sehat untuk menjaga aktivitas dengan baik. Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” imbuh Basri.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada peserta dari luar Bontang yang ikut berpartisipasi pada Ballistic 2020 tersebut. “Terima kasih kepada peserta dari luar yang mau datang ke Bontang untuk bersama-sama berlari di sini. Sekaligus menyaksikan lingkungan Badak LNG yang sangat bersih dan indah ini,” ucapnya.
Di akhir sambutan, Basri mendoakan agar Badak LNG ke depannya semakin jaya, semakin baik, dan terus meningkatkan prestasinya.

Tepat di menit 31:59:42, pelari asal Bontang bernama Imelda Triyuda berhasil tiba di garis finish sebagai Juara I kategori 5k putri. Disusul nomor dada 692 di menit ke 33:24:27 dan Sarah Tria di menit ke 34:55:62.
Sementara pemenang 5k putra, di raih Akbar Tanjung pelari dari Bontang pada menit ke 18:48:54. Disusul pelari dari Samarinda dengan nomor dada 471 di menit 19:00:62, dan Didin Jaelani pelari asal Balikpapan di menit 19:15:95.
Pun dengan kategori 10k putri dimenangkan Nor Alia dari Samarinda yang berhasil mencapai finish di menit 46:59:78. Diikuti pelari Bontang bernomor dada 440 pada menit 48:40:10, dan posisi ketiga oleh Nila Septiani asal Balikpapan pada menit 49:01:82.
Balikpapan kembali ambil posisi pada kategori 10k putra yang dicapai Ibdu Sidik di menit 36:57:93. Diikuti Joyo Sihombing pada menit 36:58:94, dan Basaruddin asal Bontang pada urutan ketiga di menit ke 37:55:95. (Rera Annorista/adv)







