bontangpost.id – Sepuluh RT di Kelurahan Api-Api terendam banjir. Hal itu diungkapkan Lurah Api-Api Hadha Sulistyono.
Ia menyebut, wilayah yang masih terdampak banjir di antaranya RT 07, 08, 13, 22, 23, 28, 29, 37, 39, 40.
“Kalau wilayah Jalan Pattimura sekarang sudah aman, berbeda dari sebelumnya,” sebutnya.
Diungkapkan dia, pembangunan turap untuk wilayah RT 39 dan 40 masih berlangsung. Hal itu pemanfaatannya belum maksimal.
“Kemudian air dari Gunung Elai juga lari ke kami (Api-Api). Informasinya pintu air belum terpasang,” ungkapnya.
Kemudian di wilayah RT 37 belum tersentuh perbaikan, sehingga diakuinya belum ada perubahan kondisi banjir.
Sementara di perbatasan RT 07 dan 08 juga belum tersiring. Meski begitu, wilayah yang belum mendapat penanganan telah masuk dalam pembahasan. Tinggal menunggu penganggaran.
“Sudah dibahas, bahkan sempat mendatangkan ahli,” ujar dia.
Khusus di RT 08, siring tidak terlalu tinggi, sehingga air meluap melewati siring. “Kami sudah ajukan juga untuk ditinggikan,” katanya.
Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan dinas terkait dan kepala daerah, perihal seluruh rencana penanganan banjir.
“Termasuk rembesan-rembesan dari parit dan turap, itu juga akan jadi bahan evaluasi,” tandasnya.
Kendati demikian, banjir di wilayah Api-Api diklaim telah mengalami penurunan yang cukup signifikan, dari sebelumnya 33 RT terdampak kini menjadi 10 RT. (*)







