• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

6 Fakta Ade Armando Dikeroyok saat Demo 11 April

by Redaksi Bontang Post
12 April 2022, 09:13
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
0
Pegiat media sosial Ade Armando saat diamankan pihak kepolisian dari amukan massa di depan Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022). (FOTO: Dok. Liputan6.com)

Pegiat media sosial Ade Armando saat diamankan pihak kepolisian dari amukan massa di depan Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022). (FOTO: Dok. Liputan6.com)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Demo 11 April di depan DPR RI berujung ricuh. Ade Armando menjadi korban pengeroyokan di tengah demo tersebut. Ade Armando memang mengikuti demo 11 April di kompleks DPR. Dia menolak Jokowi 3 periode.

Ade Armando mengaku tak berniat ikut dalam aksi unjuk rasa bersama mahasiswa. Namun dia mendukung aspirasi BEM SI yang menolak wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Tetapi seiring demo berjalan, Ade Armando diserang massa. Ade Armando terlihat menggunakan kaus hitam bertulisan ‘Pergerakan Indonesia untuk Semua’.

Dia terlihat tak menggunakan celana usai dikeroyok. Dalam foto yang beredar, hidung Ade Armando terlihat mengeluarkan darah dan matanya bonyok. Sejumlah petugas polisi terlihat memegangi Ade Armando.

Berikut fakta-fakta peristiwa saat Ade Armando dikeroyok di tengah demo.

Dikeroyok Sesama Pendemo

Polisi mengatakan Ade Armando dipukuli sesama massa pendemo di depan DPR RI, Jakarta Pusat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan mengatakan Ade Armando babak belur akibat kejadian itu. Celana Ade Armando dilucuti oleh massa.

“Ade Armando benar jadi korban pemukulan di dalam aksi demo tadi. Yang pertama dipukulnya bukan petugas, tetapi oleh sesama massa aksi,” ujar Zulpan saat dihubungi detikcom, Senin (11/4/2022).

“Langkah kepolisian kita menolongnya. Akibat pemukulan itu dia mengalami luka cukup parah, kemudian celananya dilucuti,” imbuhnya.

Ade Armando kemudian diamankan ke dalam kawasan DPR. Ade Armando mendapatkan penanganan tim medis.

Baca Juga:  Demo 11 April di Simpang Ramayana, Ini Tuntutan yang Disuarakan

Sempat Cekcok dengan Emak-emak

Ternyata sebelum insiden tersebut Ade Armando sempat cekcok dengan sejumlah massa emak-emak di depan gedung DPR/MPR. Berdasarkan video yang beredar, tampak Ade Armando diteriaki sambil ditunjuk beberapa emak-emak pendemo.

Terdengar dari video yang beredar itu Ade Armando diteriaki ‘buzzer’. Tak hanya itu, dia juga disebut pengkhianat oleh sejumlah orang.

“Buzzer, buzzer, bulan puasa, munafik, pengkhianat, penjilat,” teriak wanita seperti dalam video.

Ade Armando lalu sempat menjawab emak-emak yang meneriakinya itu.

“Apa kamu?” jawab Ade Armando.

Kemudian, terdengar massa lain menimpali Ade Armando lagi. Dia diminta sadar oleh massa.

“Sadar kamu, sadar, sadar bulan puasa,” timpal massa lain.

Ada Postingan ‘Kasih Tahu Massa’ Sebelum Ade Armando Dikeroyok

Adapun cuitan-cuitan mengenai Ade Armando di sekitar DPR RI bertebaran di media sosial sebelum peristiwa penganiayaan. Di Twitter, beberapa akun mencuit tentang keberadaan Ade Armando di sekitar gedung DPR RI. Salah satu akun Twitter yang menginformasikan Ade Armando bercuit dengan huruf kapital.

“TOLONG DIINFOKAN KE MASSA AKSI KALAU SI ADE ARMANDO ADA DI DEPAN GDG DPR-MPR…” demikian cuitan akun @MasAchep. Cuitan ini mendapat 722 like, 400 retweet, dan 27 quote tweet dilihat per pukul 16.25 WIB, Senin (11/4) kemarin.

Selain akun tersebut, akun @KotakPandora5 bercuit soal Ade Armando di aksi 11 April. Akun ini mengunggah momen Ade Armando disambangi emak-emak yang berada di aksi 11 April di sekitar gedung DPR RI.

Baca Juga:  Dua Terduga Pengeroyok Ade Armando Ditangkap

Akun @ARIOKESUMA234 juga mengunggah momen Ade Armando terlibat friksi dengan emak-emak.

Polisi telah mengantongi identitas akun medsos yang memberi tahu keberadaan Ade Armando. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memastikan akan mendalami maksud akun medsos tersebut menginformasikan keberadaan Ade Armando.

“Kita akan dalami itu orangnya, dan kita sudah tahu itu orangnya,” kata Irjen Fadil Imran.

Fadil menyebut akun medsos dimaksud merupakan salah satu provokator penyerangan Ade Armando. Dia memastikan bakal mengejar pemilik akun medsos tersebut.

“Kita akan cari dan kejar itu, karena dia salah satu yang memprovokasi untuk melakukan penyerangan kepada Saudara Ade Armando,” ucap Fadil.

Alami Luka Parah

Ade Armando mengalami luka cukup parah akibat penganiayaan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan mengatakan Ade Armando diduga dipukuli sekelompok orang di tengah aksi. Polisi belum mengetahui motif pemukulan terhadap Ade Armando.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyebut Ade Armando terluka di bagian kepala. Ade Armando sudah mendapat pertolongan dari dokter rumah sakit.

“Kondisi Ade Armando cukup memprihatinkan. Beliau terluka di bagian kepala. Sekarang tim dokter PMJ sudah membawa beliau ke rumah sakit dan sudah mendapat pertolongan tim dokter rumah sakit,” katanya.

Penganiaya Ade Armando Massa Nonmahasiswa

Polisi memastikan pelaku penganiayaan terhadap Ade Armando bukanlah mahasiswa. Pengeroyokan disebut terjadi setelah mahasiswa selesai menyampaikan aspirasi ke pihak DPR. Pada momen massa berkumpul itu, Ade Armando mengalami tindak kekerasan.

Baca Juga:  Demo 11 April di Simpang Ramayana, Ini Tuntutan yang Disuarakan

“Namun, setelah diterima dan mahasiswa kembali, ada sekelompok massa yang kami sudah identifikasi melakukan pengeroyokan dan penganiayaan kepada saudara Ade Armando,” kata Fadil Imran.

“Yang bersangkutan dipukul, diinjak, terluka di kepala, sehingga kami melakukan tindakan-tindakan terukur untuk menyelamatkan nyawa yang bersangkutan,” imbuhnya.

Fadil menyebut pelaku pengeroyokan sebagai ‘massa non-mahasiswa’. Mereka bertambah beringas saat polisi berusaha mengevakuasi Ade Armando. Enam polisi terluka.

“Pada saat terjadi perlawanan oleh kelompok massa non-mahasiswa tersebut, saya bersama Pangdam Jaya dan pasukan dari Polda dan Polda Metro Jaya turun langsung untuk memulihkan situasi,” kata dia.

Pengeroyok Ade Armando Diminta Serahkan Diri

Polisi meminta pelaku penyerangan Ade Armando menyerahkan diri. Saat ini identitas terduga pelaku sudah diketahui.

“Kami sudah mengidentifikasi kelompoknya, sekaligus orang-orangnya. Nanti, mungkin besok kami akan lakukan upaya penegakan hukum,” kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran

“Kami akan umumkan identitas pelaku. jika tidak menyerahkan diri, kami akan lakukan penangkapan,” tambahnya.

Dia mengatakan anggotanya sudah mengamankan sejumlah kelompok yang diduga terkait dalam pengeroyokan Ade Armando. Namun pihak yang tak terbukti akan dipulangkan.

“Kita sedang identifikasi, jika dia tidak melakukan apa-apa, kita pulangkan kepada orang tuanya,” ucapnya. (detik)

Source: detik
Tags: Ade ArmandoDemo 11 April
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Demo 11 April di Simpang Ramayana, Ini Tuntutan yang Disuarakan

Next Post

Berbagi Berkah Ramadan, BPUI PKT Salurkan 200 Paket Sembako bagi Masyarakat

Related Posts

Dua Terduga Pengeroyok Ade Armando Ditangkap
Nasional

Dua Terduga Pengeroyok Ade Armando Ditangkap

13 April 2022, 05:00
Demo 11 April di Simpang Ramayana, Ini Tuntutan yang Disuarakan
Bontang

Demo 11 April di Simpang Ramayana, Ini Tuntutan yang Disuarakan

11 April 2022, 21:58

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.