BONTANG – Kesuksesan Pelangi Expo 2017 tak terlepas dari para Pedagang Kaki Lima (PKL). Ratusan pedagang menjajakan ragam jenis makanan maupun barang kebutuhan sehari-hari, pada event tahunan garapan Radio eSKa FM tersebut.
Saat ditemui Bontang Post, dua dari ratusan pedagang mengapresiasi terselenggaranya Pelangi Expo 2017. Suharso Penjual Rahman Poetatoes yang juga Pembina Pedagang Lelek-lelek Kota Bontang (PL2KB) mengaku, senang dapat berpartisipasi dalam event ini. Bahkan sudah tak terhitung berapa kali ia membuka lapak di Pelangi Expo.
“Saya launching produk ini (Rahman Poetatoes, red.) saat expo pertama kali di gelar pada 2000-an lalu. Lupa saya tepatnya tahun berapa. Alhamdulillah, banyak keuntungan yang saya dapat. Sehingga saya ikut lagi pada Pelangi Expo 2017 ini,” terangnya.
Tak hanya pedagang Kota Bontang saja yang ikut berpartisipasi, hampir dari tiap kota di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) ikut meramaikan event tersebut. Ia memaparkan, sebagian pedagang berasal dari Samarinda, Balikpapan, Berau, Grogot, dan kota lainnya. Hal itu membuktikan bahwa keberadaan Pelangi Expo 2017 membawa dampak besar bagi para pelaku ekonomi Kota Bontang dan Kaltim pada umumnya.
“Menggelar expo di area Koperasi Karyawan Pupuk Kaltim sangat lah strategis. Masyarakat pun ikut diuntungkan dengan adanya hiburan yang tersaji di Pelangi Expo 2017. Sudah pas lah menggelar di area ini. Semoga tahun depan lebih ditingkatkan lagi program-program hiburannya,” kata Suharso.
Pun dengan Mildan Ramdani pedagang kerak telur. Ia turut memanfaatkan kesempatan ini untuk membuka lapak. Dalam sehari, 15 sampai 20 pcs kerak telur habis terjual. “Kali keempat saya ikut Pelangi Expo, mbak. Profesi saya pedagang sayur keliling (pagi hari), tapi saat ada expo, saya manfaatkan kesempatan ini untuk berjualan kerak telur. Pasti saya dapat banyak untung,” ucap pria asli Bandung, Jawa Barat ini.
Dia pun berharap agar durasi pelaksanaan Pelangi Expo mendatang lebih panjang dari sebelumnya, agar animo masyarakat lebih tinggi untuk mengunjungi Pelangi Expo dan membawa dampak besar pula kepada para PKL. “Kalau bisa sih 10 hari sekalian pelaksanaan expo-nya. Biar kami para PKL bisa lebih besar menerima keuntungan dari hasil berjualan,” harap Mildan.
Sementara itu, Surya Ayrusz selaku Area Manager Pelangi Expo 2017 yang juga Manager Radio eSKa FM mengaku event kali ini begitu istimewa. Sebab 95 persen PKL yang mengisi tenda-tenda dan lapak didominasi warga Bontang.
“Peningkatan yang cukup signifikan dari expo sebelumnya, mengingat kondisi perekonomian Kota Bontang saat ini bisa dikatakan belum pulih benar. Tentu sangat menggembirakan melihat semangat warga Bontang, utamanya pelaku ekonomi dalam menyiasati keadaan ini,” tutup Surya. (ra/adv)







