• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Menuju Ketahanan Energi dan Pangan, PKT Sasar Potensi EBT hingga Program Strategis Pertanian

by Redaksi Bontang Post
27 Juli 2022, 09:11
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) kunjungi PT Pupuk Kalimantan Timur

Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) kunjungi PT Pupuk Kalimantan Timur

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) kunjungi PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT), dalam rangka menggali potensi ketahanan energi dan pangan guna mengantisipasi krisis yang kini terjadi secara global. Rombongan diterima di Kantor Pusat PKT, Rabu (20/7/2022).

Bandep Lingkungan Strategis Nasional, Kedeputian Pengkajian dan Penginderaan Setjen Wantannas, Laksma TNI Bambang Eko Palgunadi, mengungkapkan pihaknya tengah melaksanakan pengkajian daerah melalui pengumpulan informasi dan data, terkait permasalahan yang terjadi khususnya persoalan krisis energi serta pangan secara detail dan komperehensif, untuk diolah dalam bentuk rekomendasi melalui pelaporan langsung kepada Presiden RI.

Dijelaskannya, konflik antara Rusia-Ukraina menyebabkan terjadinya krisis energi dan pangan secara global, sehingga Indonesia harus berupaya mencari sumber dan potensi pengembangan energi terbarukan di dalam negeri, agar ke depan tidak mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Selain itu PKT sebagai produsen urea terbesar di Asia Tenggara, pun tak lepas dari penggunaan gas alam untuk memenuhi cakupan pupuk di seluruh wilayah tanggungjawab perusahaan.

“Karena itu kami datang ke PKT, untuk mengetahui secara langsung langkah perusahaan dalam menggali potensi atau penggunaan energi alternatif sebagai pengganti fosil,” ujar Bambang Eko Palgunadi.

Baca Juga:  PT Pupuk Kaltim Ramaikan BCC 2017

Begitu pula terkait krisis pangan, Setjen Wantannas ingin mengetahui lebih lanjut program dan gagasan yang telah direalisasikan perusahaan dalam menjaga ketahanan pangan nasional, mengingat PKT merupakan bagian dari BUMN di sektor pangan yang secara langsung terlibat dalam mendorong produktivitas pertanian dalam negeri.

“Dua hal ini akan menjadi bahan kajian wantannas, untuk selanjutnya kami laporkan berupa rekomendasi kepada Presiden,” tambah Bambang.

Menanggapi itu, SVP Pengembangan PKT Indardi mengungkapkan, sejauh ini PKT mulai menekan penggunaan energi fosil untuk meningkatkan efisiensi dalam aktivitas bisnis perusahaan. Hal ini menjadi salah satu fokus PKT sesuai roadmap di fase kedua pertumbuhan perusahan dalam 40 tahun ke depan, dengan memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT).

“PKT berkomitmen untuk berkontribusi terhadap pencapaian target dekarbonisasi di lingkungan BUMN, melalui sejumlah inisiatif strategis untuk menekan emisi karbon hingga 30 persen di tahun 2030,” kata Indardi.

Guna meningkatkan efisiensi pabrik dalam menekan gas buang, PKT melakukan penghematan pemakaian gas alam melalui revamping pabrik ammonia, serta pengembangan teknologi baru yang difokuskan pada penyerapan karbondioksida untuk digunakan sebagai bahan baku produk lainnya. Selain itu PKT juga melakukan substitusi bahan baku gas alam dengan hidrogen berbasis EBT, untuk menghasilkan green ammonia. Termasuk substitusi energi fosil dengan EBT, melalui PLTS atap yang kini terpasang di seluruh area perkantoran perusahaan.

Baca Juga:  Kali Kedua Pupuk Kaltim Jadi Sponsor Tim Borneo FC di Liga 1 2023/2024

“PLTS ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 1.256,04 Kilowatt Peak (kWp), dengan spesifikasi output memiliki tegangan 3 phase 400 Volt. Sistem ini terpasang menggunakan skema rooftop on grid tanpa baterai, atau tersambung jaringan listrik PKT dengan total modul sebanyak 2.326 unit,” terang Indardi.

Berdasarkan evaluasi, PLTS atap ini menghasilkan total produksi energi sebesar 134.814,65 Kilowatt Hour (kWh) pada Januari 2022 dan 138.693,50 kWh pada Februari. Jumlah produksi energi tersebut mampu menekan buangan gas limbah (CO2 Avoided) mencapai 65,88 ton dalam dua bulan terakhir, serta penghematan penggunaan batubara (Standard Coal Saved) untuk pembangkit diesel sebesar 55,48 ton dalam satu bulan.

“Ini langkah awal PKT mengembangkan energi hijau dan terbarukan, untuk mengurangi penggunaan energi fosil. Sekaligus dukungan bagi Pemerintah dalam mencapai target NDC tahun 2030 serta Net Zero Emission di tahun 2060,” lanjut Indardi.

Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) kunjungi PT Pupuk Kalimantan Timur

Sementara terkait ketahanan pangan, PKT terus memperluas pengembangan Program Makmur sebagai langkah strategis dalam mendorong produktivitas hasil pertanian dan kesejahteraan petani di Indonesia. Disamping turut menggali potensi komoditas unggulan alternatif, yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi para petani.

Baca Juga:  Evaluasi Realisasi CSR Melalui Management Goes To Community 

Manfaat yang diterima petani pada program Makmur yakni ketersediaan agri input seperti benih, pupuk dan pestisida, jaminan asuransi, akses permodalan, penerapan teknologi pertanian, hingga pendampingan langsung oleh PKT dan pemerintah daerah. Termasuk jaminan penjualan hasil panen kepada offtaker yang telah ditunjuk secara berkelanjutan.

“Program Makmur dikembangkan untuk menciptakan ekosistem pertanian yang kondusif, serta mendukung petani mencapai produktivitas secara optimal,” tutur Indardi.

Sejauh ini program Makmur telah dilaksanakan PKT di berbagai daerah tanggung jawab perusahaan pada beragam komoditas, seperti padi, jagung, kentang, semangka hingga tanaman hortikultura lainnya. Dari total target 60.000 hektare di tahun 2022, PKT telah merealisasikan lebih dari 47.000 hektare dengan akuisisi petani diatas 23.000 orang dari target 25.000 petani.

“Cakupan program tersebar di wilayah pengembangan yang dimandatkan kepada PKT, yakni Sulawesi, Jawa, Kalimantan, NTB, NTT dan Papua Barat,” pungkas Indardi. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ancam Bakar Rumah, Ayah di Samarinda Perkosa Anak Kandung Puluhan Kali Selama 7 Tahun

Next Post

DPRD Kaltim Susun Kajian Karut-marut Pertambangan

Related Posts

Bangun TPS 3R di Guntung, Pupuk Kaltim Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
Pupuk Kaltim

Bangun TPS 3R di Guntung, Pupuk Kaltim Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

22 April 2026, 21:28
Dorong Pembinaan Berkelanjutan, Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung
Pupuk Kaltim

Dorong Pembinaan Berkelanjutan, Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung

21 April 2026, 10:36
Wujudkan Hubungan Industrial Harmonis, Pupuk Kaltim dan SP KKPKT Resmi Teken PKB 2026–2028
Pupuk Kaltim

Wujudkan Hubungan Industrial Harmonis, Pupuk Kaltim dan SP KKPKT Resmi Teken PKB 2026–2028

15 April 2026, 18:42
Pupuk Kaltim Raih PROPER Emas Ke-9, Tegaskan Kepemimpinan dalam Keberlanjutan
Pupuk Kaltim

Pupuk Kaltim Raih PROPER Emas Ke-9, Tegaskan Kepemimpinan dalam Keberlanjutan

8 April 2026, 15:46
Dukung Pemulihan Pasca Bencana, PKT Proaktif Salurkan Rp100 Juta Bagi Korban Kebakaran Berebas Tengah
Pupuk Kaltim

Dukung Pemulihan Pasca Bencana, PKT Proaktif Salurkan Rp100 Juta Bagi Korban Kebakaran Berebas Tengah

4 April 2026, 11:07
Temu Tani Agrosolution, Pupuk Kaltim Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Kupang
Pupuk Kaltim

Temu Tani Agrosolution, Pupuk Kaltim Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Kupang

28 Maret 2026, 07:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.