• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Status Semeru Naik Menjadi Awas, Gempa dan Letusan Belasan Kali

by Redaksi Bontang Post
5 Desember 2022, 15:42
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
0
Gunung Semeru kembali memuntahkan awan panas guguran dengan jarak luncur lebih dari 12 km. (MUHAMMAD SIDKIN ALI/JAWA POS RADAR SEMERU)

Gunung Semeru kembali memuntahkan awan panas guguran dengan jarak luncur lebih dari 12 km. (MUHAMMAD SIDKIN ALI/JAWA POS RADAR SEMERU)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Gunung Semeru kembali mengancam warga sekitar. Minggu dini hari, gunung tersebut kembali meletupkan awan panas guguran (APG). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah meningkatkan status dari level III siaga menjadi level IV awas.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Patria Dwi Hastiadi menegaskan, peningkatan status itu berlaku sejak pukul 12.00 kemarin. ”Status awas diterbitkan PVMBG dan akan diikuti oleh Pemkab Lumajang,’’ katanya. Dengan peningkatan status itu, warga yang tinggal di sekitar Gunung Semeru harus makin waspada. Apalagi, beberapa hari terakhir gunung tersebut sering mengeluarkan APG disertai hujan lokal. ”Dampaknya, beberapa desa di Lumajang terkena hujan abu vulkanis,’’ terangnya.

Sejak pukul 00.00 hingga 12.00 WIB kemarin, terekam gempa letusan sebanyak 13 kali. Amplitudo awan panas terekam 40 mm dan masih berlangsung hingga kemarin sore.

Patria menerangkan, jarak luncur APG terus mengalami peningkatan. Mulai dari 4,5 km, 7 km, hingga 10 km. ”Begitu meningkat, kami langsung berkoordinasi dengan Pos Pantau Gunung Api (PPGA). Tindakan selanjutnya dengan mengevakuasi warga,’’ katanya.

Jarak luncur tidak berhenti di situ. Sebab, beberapa waktu setelahnya, jarak luncuran menjadi 12 kilometer. Hal itu bertahan hingga sore. ”Ini menyebabkan dua desa, yakni Desa Supiturang dan Desa Sumberwuluh, harus steril dari aktivitas warga,” jelasnya.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq kemarin bersama forkopimda mendatangi lokasi erupsi. Wabup, Kapolres, Dandim, dan kepala pelaksana BPBD turut mendampingi. Saat berada di lokasi, bupati menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemetaan. Sebab, sejak pagi peningkatan aktivitas gunung itu terus terekam. Terakhir setelah lebih dari 10 kilometer, status level tersebut berubah.

Baca Juga:  Gunung Merapi Erupsi, Magelang Hujan Abu

”Masyarakat yang mengungsi rata-rata bertempat tinggal di hunian relokasi di Desa Sumbermujur. Karena desa Penanggal dan Sumbermujur ini bertetangga. Masyarakat di situ masih ada rasa trauma dan panik, tapi sebenarnya untuk tetap tinggal di hunian relokasi masih aman,’’ jelasnya.

Mengenai evakuasi dan pengungsian, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah tempat. Terutama memfungsikan kantor desa dan fasilitas umum sebagai tempat pengungsian. ”Personel dan logistik juga sudah kami siapkan,’’ tambahnya.

Berdasar data Pos Pengamatan Gunung Semeru PVMBG Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, tinggi kolom abu sekitar 1.500 meter di atas puncak atau sekitar 5.176 meter di atas permukaan laut (mdpl). Dengan status itu, masyarakat dilarang melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan. Sebab, daerah tersebut berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau masyarakat di lokasi sekitar Gunung Semeru untuk segera menyelamatkan diri. Warga diimbau mencari titik-titik evakuasi terdekat yang sudah disiapkan oleh petugas. ”Jangan panik. Segera evakuasi ke tempat aman,’’ kata Khofifah.

Baca Juga:  Gunung Bromo Erupsi, Penerbangan Tak Terdampak

Dia menambahkan, ada 12 titik pengungsian yang sudah disiapkan. Jumlah pengungsi yang terdata hingga saat ini mencapai 2.219 jiwa. Pemerintah terus melakukan pendataan untuk membagikan bantuan. Khofifah meminta masyarakat patuh terhadap peringatan dan arahan petugas di lokasi. Saat ini Pemprov Jatim melalui BPBD Jatim dan relawan telah bergerak menuju lokasi erupsi untuk melakukan evakuasi dan membantu penyiapan logistik.

”Kami telah berkoordinasi dengan bupati Lumajang guna mengawal langsung upaya penanganan bencana erupsi Gunung Semeru,’’ kata Khofifah. Penanganan bencana Gunung Semeru menjadi prioritas utama Pemprov Jatim. ”Sore ini tim BPBD Jatim mulai mengirimkan bantuan, baik kebutuhan pokok masyarakat terdampak maupun relawan,’’ imbuhnya.

Menurut laporan yang diterima BPBD Jatim hingga pukul 14.10 WIB kemarin, material APG terpantau di Curah Kobokan. Hal itu diikuti oleh penurunan aktivitas yang terpantau seismograf.

Kalaksa BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan BPBD Lumajang untuk mendata kebutuhan pengungsi. Selain itu, untuk meminimalisasi bahaya abu vulkanis di lokasi pengungsian, BPBD Jatim telah mengirimkan masker dan membantu evakuasi warga menuju titik pengungsian.

Gatot meminta masyarakat tidak berkegiatan dalam jarak 19 kilometer dari lokasi wilayah erupsi. Sebab, hingga kemarin guguran awan panas mencapai 17 kilometer. ”Tetap gunakan masker selama kegiatan,’’ kata Gatot.

Erupsi Semeru juga berdampak pada hujan abu di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, kemarin. Abu sempat menyelimuti kawasan Desa Tirtomarto dan sekitarnya. ’’Tetapi, tidak terlalu banyak. Material abunya tipis-tipis pagi tadi,” kata Dayu Kriswanda, 31, warga Desa Tirtomarto, kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin sore.

Baca Juga:  Gunung Karangetang Erupsi, Lava Pijar Isolasi Kampung Batubulan

Abu vulkanis tertiup angin dari arah gunung ke barat daya. Saat pagi, kawasan dengan julukan Bakroto itu pun tertutup mendung tanpa hujan. Sebab, abu vulkanis masih berada di udara. Perlahan, material abu turun di kawasan Tirtomarto dan sekitarnya.

Erupsi itu terjadi lagi setelah satu tahun, pada tanggal yang sama, 4 Desember 2022. ’’Tahun lalu juga begini. Tetapi, yang dulu lebih parah. Kalau sekarang hujan abunya tipis. Tetapi, karena bercampur dengan hujan air, agak sulit membersihkannya.’’

Dari pantauan di lokasi, aktivitas warga Ampelgading berjalan seperti biasa. Lalu-lalang kendaraan di sekitar kantor Kecamatan Ampelgading berlangsung normal. Warga pun tidak panik meski ada hujan abu. Camat Ampelgading Stefanus Lodewyk Horsayr mengamini. ’’Untuk sementara Ampelgading aman. Akvititas warga juga normal. Tetapi, memang hujan abu tipis bareng dengan hujan gerimis,” ujar Stefanus saat dikonfirmasi terpisah kemarin sore.

Kecamatan Ampelgading memang berada di kaki Gunung Semeru. Sama seperti Pronojiwo, kawasan terdekat Ampelgading dengan Semeru adalah Desa Argoyuwono. Tetapi, muntahan erupsi terbesar tidak mengarah ke Argoyuwono. Letusan Semeru mengarah ke Kabupaten Lumajang. ’’Semoga kondisi ini segera pulih dan normal kembali seperti sedia kala,” ucapnya. (jawapos)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: erupsiSemeru
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Oknum Polisi Bontang yang Terjerat Kasus Penipuan Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Next Post

Program BLT BBM Terserap 80 Persen, Tahap Kedua Dibagi 19 Desember

Related Posts

Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Bandara Abdulrachman Saleh Ditutup Sementara
Nasional

Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Bandara Abdulrachman Saleh Ditutup Sementara

12 Januari 2024, 13:00
Gunung Merapi Erupsi, 193 Warga Sleman Mengungsi
Nasional

Gunung Merapi Erupsi, 193 Warga Sleman Mengungsi

10 Maret 2022, 09:23
Dua Warga Dilaporkan Terjebak Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru
Nasional

Dua Warga Dilaporkan Terjebak Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru

3 Januari 2022, 10:09
Gunung Merapi Erupsi, Magelang Hujan Abu
Nasional

Gunung Merapi Erupsi, Magelang Hujan Abu

15 Oktober 2019, 18:00
Gunung Bromo Erupsi, Penerbangan Tak Terdampak
Nasional

Gunung Bromo Erupsi, Penerbangan Tak Terdampak

20 Februari 2019, 14:30
Gunung Karangetang Erupsi, Lava Pijar Isolasi Kampung Batubulan
Nasional

Gunung Karangetang Erupsi, Lava Pijar Isolasi Kampung Batubulan

6 Februari 2019, 09:30

Terpopuler

  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ganti Rugi Longsor Mandek, Warga Kanaan Bontang Tagih Janji Pemilik Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.