• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kriminal

Diduga Niat Santet Mertua, Malah Tewas Dibunuh Perampok

by Redaksi Bontang Post
19 Januari 2023, 19:12
in Kriminal
Reading Time: 3 mins read
0
Tersangka pembunuhan berencana terancam hukuman mati

Tersangka pembunuhan berencana terancam hukuman mati

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Penemuan dua jenazah korban pembunuhan di Perkebunan Karet, Kecamatan Cijaku, Lebak, Banten, Jumat (13/1/2023) pukul 08.00 WIB menggegerkan warga. Kondisi jenazah terikat pada bagian kaki.

Kedua korban berinisial WD (39) dan KJA warga Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Keduanya mengalami luka jerat pada bagian leher dan kekerasan benda tumpul pada bagaian kepala. Tak lama usai temuan jenazah tersebut. Para tersanfka ditangkap Polda Banten.

Berdasarkan pengakuan salah seorang tersangka MT mengatakan, korban meminta dicarikan dukun untuk santet mertua dan adik iparnya.

“Minta ke saya dicarikan dukun santet di Banten Untuk nyantet mertua dan adik iparnya,” Kata MT saat ditanya wartawan.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan sebanyak empat tersangka pembunuhan berinisial MT (36), SM (30), MA (30), SP (40) berhasil ditangkap di wilayah Lampung dalam pelarian pada Minggu (15/1/2023).

Tertangkapnya para tersangka setelah olah TKP dengan pendekatan scientific criminal investigation. Kemudian penyidik menemukan petunjuk tentang identitas korban.

Baca Juga:  DNA Korban Pembunuhan Oknum TNI di Balikpapan Diperiksa di Labfor Polda Jatim

“Hingga akhirnya berhasil melakukan penangkapan terhadap 4 tersangka di Lampung Timur sekira pukul 16.00 WIB, atau hanya 8 jam dari dari waktu ditemukannya jenazah pertama sekali di Lebak,” jelasnya.

Kronologis Pembunuhan 

Kronologis kejadian bermula ketika korban WD dan KJA mendatangi MT dengan tujuan ingin mencari dukun. MT kemudian meminta MA mencarikan dukun untuk memenuhi pesanan korban, untuk memenuhi permintaan tersebut, korban WD sudah memberikan dana Rp 8 juta kepada korban KJA.

Korban WD dan KJA bertemu tersangka MT di RS Hermina Ciruas pada Kamis (12/1/2023) sore. Lalu berjalan bersama ke Petilasan Cirewu dan tiba di lokasi pada sekira pukul 19.00 WIB. Sesampainya di lokasi, tersangka MT mengajak 3 tersangka lainnya ikut bertemu di petilasan.

Setibanya di TKP Petilasan Serewu, Desa Cilebu, Kragilan pukul 23.00 WIB, korban WD diberi kopi yang sudah dicampur racun padi dengan tujuan membunuh korban, akan tetapi korban WD tidak meninggal.

Baca Juga:  Rekonstruksi Oknum TNI Bunuh Pacarnya, Korban Dipiting sambil Bilang 'Saya Dongkol sama Kamu'

Ketika korban WD dalam posisi duduk tersangka SP dan SM menjerat korban WD hingga meninggal dan korban WD dijatuhkan ke lantai. Kemudian MA memastikan korban WD sudah meninggal.

Ketika korban WD dibunuh, tersangka utama MT mengajak korban KJA untuk ke luar dari Petilasan dengan tujuan membeli kopi. Akan tetapi, sepulangnya membeli kopi korban KJA dibunuh oleh para tersangka dalam posisi berdiri, korban KJA dibunuh dengan cara dijerat oleh para tersangka.

Setelah kedua korban diyakini telah meninggal para tersangka memasukkan korban ke dalam mobil untuk kemudian dibawa ke arah Warunggunung atau Malingping dengan menggunakan mobil Luxio korban. Mereka memilih membuang mayat keduanya di perkebunan karet pada Jumat (13/1/2023) pukul 03.00, saat kondisi sepi.

Baca Juga:  Motif Pembunuhan Mutilasi di Samarinda Terungkap, Dipicu Sakit Hati dan Konflik Pribadi

“Para tersangka langsung melarikan diri ke Lampung Timur, ke rumah orangtua salah satu tersangka menggunakan mobil Luxio milik korban,” kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga.

Motif Pembunuhan 

Motif pembunuhan yang dilakukan para tersangka bertujuan untuk menguasai mobil yang digunakan korban.

“Tersangka utama memiliki utang sekira Rp 6 juta ke tetangga dan uang hasil jual mobil korban akan dipakai untuk membayar utang tersebut,” kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga.

Lanjutnya, korban diperdaya kelompok tersangka seolah-olah dapat memenuhi keinginannya untuk mencari dukun meski tersangka utama paham tidak mungkin pernah bisa mencarikan dukun yang diminta korban.

Tersangka Terancam Hukuman Mati 

Keempat tersangka dikenakan pasal berlapis yaitu pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan atau pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. (Indozone) 

Tags: pembunuhan berencana
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pencari Kerja di Bontang Meningkat Tajam, Setahun Capai 8.407 Orang

Next Post

Kompak, Satu Keluarga Boyong Medali Cabor Pickleball

Related Posts

Motif Pembunuhan Mutilasi di Samarinda Terungkap, Dipicu Sakit Hati dan Konflik Pribadi
Kriminal

Motif Pembunuhan Mutilasi di Samarinda Terungkap, Dipicu Sakit Hati dan Konflik Pribadi

23 Maret 2026, 10:23
Fakta Pembunuhan di Jalan Poros Tenggarong; Terlibat Cinta Terlarang, Korban Dicekik dan Disetubuhi
Kaltim

Fakta Pembunuhan di Jalan Poros Tenggarong; Terlibat Cinta Terlarang, Korban Dicekik dan Disetubuhi

6 Agustus 2024, 15:11
Kronologis Anak Bunuh Sekeluarga di Magelang, Kesal Dipaksa Cari Kerja
Kriminal

Kronologis Anak Bunuh Sekeluarga di Magelang, Kesal Dipaksa Cari Kerja

30 November 2022, 11:14
Rekonstruksi Oknum TNI Bunuh Pacarnya, Korban Dipiting sambil Bilang ‘Saya Dongkol sama Kamu’
Kriminal

Rekonstruksi Oknum TNI Bunuh Pacarnya, Korban Dipiting sambil Bilang ‘Saya Dongkol sama Kamu’

10 Juli 2021, 10:20
DNA Korban Pembunuhan Oknum TNI di Balikpapan Diperiksa di Labfor Polda Jatim
Kriminal

DNA Korban Pembunuhan Oknum TNI di Balikpapan Diperiksa di Labfor Polda Jatim

4 Mei 2021, 19:00
Suami Bunuh Istri karena Sering Dimarahi
Kriminal

Suami Bunuh Istri karena Sering Dimarahi

1 Mei 2021, 11:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.