• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pemkot Bontang

Bantuan Sosial Dinilai Tidak Tepat Sasaran, Basri Minta Petugas Serius Verifikasi Data

by Jelita Nur Khasanah
27 Juni 2023, 12:00
in Pemkot Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Wali Kota Bontang Basri Rase (Nasrullah/bontangpost.id)

Wali Kota Bontang Basri Rase (Nasrullah/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Gelombang Covid-19 menyebabkan perekonomian sebagian masyarakat di Bontang berubah. Hal itu pun seharusnya berpengaruh terhadap data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Pada kenyataannya, pembaruan data tersebut belum bisa dimaksimalkan. Sehingga data penduduk yang tingkat perekonomiannya sudah membaik masih tercantum di dalam DTKS.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Disos-PM) Arianto menyebut, data tersebut memang bersifat dinamis. Sehingga pemutakhiran DTKS pasti dilakukan.

“Kami sudah mengajukan agar status masyarakat yang berkecukupan itu dicabut dari DTKS. Karena memang perekonomiannya yang sudah lebih baik. Supaya masyarakat yang betul-betul tidak mampu bisa tercantum di DTKS,” katanya.

Sementara itu Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan pentingnya validitas data di lapangan. Terutama agar tidak ada permainan data yang dilakukan. Sebab hal itu juga berhubungan dengan perubahan pola perekonomian masyarakat.

Baca Juga:  Pemkot Bontang Targetkan 9.850 Bayi dan Balita Ikut Operasi Timbang Serentak

“Tunggu hasil regsosek (registrasi sosial ekonomi) saja. Semoga data yang diambil itu benar-benar valid dan sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, sesungguhnya yang menjadi permasalahan lain ialah ketika masyarakat itu berbondong-bondong datang jika ada bantuan sosial. Namun, kebanyakan enggan atau tidak suka jika kemudian kediaman mereka diberi stiker keluarga miskin.

“Begitulah kondisi yang marak terjadi di masyarakat. Akibatnya, program pemerintah tidak tepat sasaran. Karena data yang dimiliki dan kondisi di lapangan tidak sama,” serunya.

Pun Basri mewanti-wanti jangan sampai data yang digunakan adalah data lama yang dimasukkan kembali ke data terbaru. “Kalau demikian, jelas bahaya sekali. Karena hak yang seharusnya diberikan ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan, jadi tidak sesuai sasaran,” tandasnya. (*)

Baca Juga:  Wali Kota Neni Tekankan Integritas ASN Saat Apel Setda Bontang
Tags: Bansospemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wali Kota Bontang Lantik 102 Pejabat Fungsional, PPPK Guru, dan Kepala Sekolah 

Next Post

Pemkot Bakal Batasi Pasokan Daging Beku yang masuk ke Bontang

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.