bontangpost.id β Wali Kota Bontang Basri Rase meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) untuk memperbaiki turap di RT 12, Kelurahan Gunung Elai. Pasalnya kondisi konstruksi turap saat ini mengalami pergeseran. Akibatnya lebar badan sungai menyempit.
βIni mengakibatkan air lebih cepat meluber ke permukiman warga. Karena daya tampungnya mengecil,β kata Basri.
Ia memerintahkan untuk konstruksi saat ini dibongkar. Mengingat di titik tersebut lebar sungai menjadi dua meter. Dari ukuran sebelumnya yakni empat sampai lima meter. Nantinya konstruksi itu dibangun ulang sesuai dengan luasan lebar sungai.
“Kami lagi membuat tim untuk mengkaji ini,β ucapnya.
βKami akan cari tahu apakah itu melanggar atau tidak. Tidak juga bisa kami arogan. Terpenting solusinya ialah banjir dapat diatasi dan hunian warga tetap ada,β terang dia.
Sementara Lurah Gunung Elai Sulistyo mengungkapkan kondisi penyempitan ini kurun lima tahun belakangan. Belum diketahui penyebabnya. Namun diprediksi struktur tanah di area itu mengalami pergerakan.
βKemarin baru disurvei oleh OPD terkait,β sebutnya.
Sehubungan dengan rencana perbaikan turap, ia menggaransi tidak berdampak terhadap status kepemilikan lahan. Karena pergeseren itu hanya membuat pondasi turap menjadi miring. Utamanya bagian bawah menyempit.
Jika dibiarkan terlalu lama dikhawatirkan potensi terjadinya longsor. βRencana tahun depan sudah masuk perbaikan. Kami berharap itu segera dilakukan,β pungkasnya. (ak)







