• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Sampai Agustus, 87 Anak dan Perempuan di Bontang Alami Kekerasan Seksual hingga KDRT

by Lutfi Rahmatunnisa'
20 September 2023, 14:34
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bontang mencatat sebanyak 87 anak dan perempuan di Kota Bontang mengalami kekerasan hingga Agustus 2023 ini.

Kepala DPPKB Bontang Bahaudin merincikan 36 kasus terjadi pada perempuan dan 51 kasus terjadi pada anak. Kasus yang terjadi pun beragam. Mulai dari kekerasan fisik seperti KDRT, kekerasan psikis, dan kekerasan seksual pada anak maupun perempuan.

Jika menilik data satu semester di tahun ini, Bahaudin mengaku bahwa kasus yang ditangani pihaknya cukup banyak dari tahun sebelumnya. Yang mana pada 2021 terdapat 144 kasus kemudian pada 2022 menurun 110 kasus yang menimpa perempuan dan anak.

Baca Juga:  Tak Mau Diputusin, Pria Ancam Kekasih Pakai Pisau

“Tahun ini kasusnya hampir mencapai 110 kasus dari total kasus tahun lalu. Itu cukup tinggi dan tentu sangat mengkhawatirkan,” ucapnya Rabu (20/9/2023).

Tingginya kasus kekerasan terhadap anak maupun perempuan bilang Baha akibat tingginya tingkat kesadaran di masyarakat untuk melaporkan kejadian yang dialami. Dengan begitu pemerintah mudah melakukan penanganan.

“Nah, kenapa bisa dikatakan tinggi. Karena banyak masyarakat yang sudah teredukasi. Dalam artian tidak tabu dengan hal ini. Karena pemerintah pasti akan menindaklanjuti,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang Najirah mengaku turut prihatin dengan data kasus yang terjadi di Bontang. Ia meminta DPPKB gencar melakukan program pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Utamanya di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Baca Juga:  Cekoki Obat Penenang dan Perangsang, Ayah Tiri Cabuli Anak

Tak hanya itu, Najirah juga meminta agar DPPKB memberikan layanan yang maksimal terhadap korban. Seperti, pendampingan psikologis, pengelolaan kasus, penampungan sementara korban, dan mediasi.

“Makanya saya minta untuk ada satgas di setiap sekolah. Dan segera akan kami jadwalkan turun langsung ke sekolah untuk mensosialisasikan hal ini. Utamanya mengedukasi pelajar dasar untuk memproteksi dari potensi kekerasan seksual,” bebernya. (*)

Tags: kekerasan seksual
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Guru Swasta di Bontang Minta Insentif Naik 50 Persen

Next Post

Dewan Minta Penanganan Banjir Rob Turut Dimuat Dalam Raperda

Related Posts

Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat
Kriminal

Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

27 Oktober 2026, 17:03
Mahasiswa Unmul Diduga Lecehkan 10 Mahasiswi, Terduga Pelaku Diskorsing 1 Semester
Kriminal

Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

26 Oktober 2026, 14:16
Lansia di Bontang Diduga Lecehkan Anak Temannya, Sempat Kabur hingga Dikejar Warga
Kriminal

Lansia di Bontang Jadi Tersangka Pelecehan Anak, Polisi Sebut Pernah Terjerat Kasus

2 Oktober 2026, 07:04
Lansia di Bontang Diduga Lecehkan Anak Temannya, Sempat Kabur hingga Dikejar Warga
Kriminal

Lansia di Bontang Diduga Lecehkan Anak Temannya, Sempat Kabur hingga Dikejar Warga

30 September 2026, 22:47
Datang Minta Hotspot, Pria Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Penjaga Kedai di Bontang
Kriminal

Datang Minta Hotspot, Pria Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Penjaga Kedai di Bontang

20 Agustus 2026, 20:15
Perampokan di Sangatta Berujung Dugaan Kekerasan Seksual, Suami Diikat dan Dipaksa Menyaksikan Aksi Pelaku
Kriminal

Perampokan di Sangatta Berujung Dugaan Kekerasan Seksual, Suami Diikat dan Dipaksa Menyaksikan Aksi Pelaku

19 Juli 2026, 21:26

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.