bontangpost.id – Pembangunan pagar pembatas Masjid Terapung Loktuan akan kembali diusulkan.
Hal itu diungkapkan Kabid Tata Ruang dan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Robysai Manassa Malissa.
Ia mengatakan, pihaknya telah merencanakan pembangunan pagar tersebut, namun masih terkendala anggaran.
“Kami upayakan di 2024 dapat dianggarkan, harapannya juga segera terealisasi,” katanya.
Diketahui, bagian bawah masjid kerap tertabrak kapal yang tengah beraktivitas. Pembuatan pagar pembatas pun sebenarnya pernah direncanakan.
Lebih lanjut, pembangunan pagar nantinya harus dikerjakan bersamaan dengan penataan halaman masjid.
Secara nilai, bila hanya pagar masjid yang dikerjakan justru dananya akan terbatas.
“Karena itu (pagar) kan menggunakan alat pancang. Dari nilai teknisnya saja sudah habis separuh untuk mobilisasi dan demobilisasi,” jelasnya.
Jika demikian, pekerjaan dinilai tidak efektif. Berbeda bila kedua pekerjaan fisik itu digabung dalam satu paket.
Sementara untuk penataan halaman, ia menyebut akan dilakukan pemasangan pagar keliling dan penataan di bagian dalam.
“Penataan juga belum dilakukan karena di area itu masih ada gedung uji kir,” pungkasnya. (*)







