• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

GILA!!! Terbakar Cemburu, Ayah Bunuh Anak Tiri 

by BontangPost
2 Mei 2017, 12:58
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
CEMBURU: Ayah tiri Navita cemburu kepada istrinya yang lebih banyak waktu dengan Navita hingga tega membunuhnya.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

CEMBURU: Ayah tiri Navita cemburu kepada istrinya yang lebih banyak waktu dengan Navita hingga tega membunuhnya.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Buat Skenario Jadi Korban Tabrak Lari

BONTANG – Tega nian apa yang dilakukan Ardi (30). Warga Gang Arwana I RT 17 Kelurahan Tanjung Laut Indah ini membunuh anak tirinya sendiri, Navita (3). Penyebabnya akibat sang istri, Nita yang lebih banyak memperhatikan anak kandungnya ketimbang suaminya. Tak ingin aksinya diketahui orang banyak, Ardi dan Nita akhirnya membuat skenario sang anak menjadi korban tabrak lari.

Mendapat informasi bahwa salah satu warganya ada yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Laut Indah, Aipda Mulyono pun segera mengkrosceknya. Kejanggalan mulai terungkap saat Mulyono meminta keterangan dari Ardi.  Ia disidang di teras rumah salah satu anggota DPRD Bontang, Ridwan dengan disaksikan Lurah Tanjung Laut Indah, Rosianton Herlambang serta Ketua RT 17, Abdul Hakim. “Ada kejanggalan dari keterangan Ardi dan istrinya,” jelas Mulyono.

Ardi dihadapan Mulyono mengaku, pada Senin (1/5) pagi sekira pukul 04.30 Wita, ia baru pulang dari Melak bersama anak dan istrinya. Sampai di Pasar Rawa Indah, istrinya meminta diturunkan di Gang Arwana II untuk membeli makanan ke pasar. Sementara Ardi kembali ke Tenda Biru untuk servis truknya. “Belum sampai di Tenda Biru ada telepon dari istri kalau anak kami diserempet motor, jadi saya langsung kembali menggunakan mobil travel,” aku Ardi yang baru menikah dengan Nita selama setahun.

Baca Juga:  Terduga Pelaku Pembunuhan Tertangkap, Ini Kronologis Penemuan Mayat di Hotel

Melihat kondisi Navita, dia segera membawanya ke rumah kontrakannya sekira pukul 05.30 Wita. Kata dia, anaknya dalam kondisi kejang dan hendak dibawa ke rumah sakit. Namun ditengah perjalanan tepatnya di dekat lampu merah jalan tembus, dia memegang denyut nadi Navita sudah hilang. “Karena sudah tak bernyawa akhirnya tidak saya bawa ke rumah sakit, tapi langsung dibawa ke Prangat untuk dimakamkan,” ujarnya.

Alasan dia menguburkan di Prangat karena tak punya keluarga di Bontang. Sementara dari keterangan istri, Mulyono mengatakan bahwa Navita merupakan anak hubungan Nita dan Ardi. Mengetahui ada perbedaan yang membuatnya janggal, Mulyono pun akhirnya menggiring keduanya ke Polsek Bontang Selatan untuk dimintai keterangan.

Baca Juga:  HEBAT!!! Bontang Masuk Nominasi Kota Cerdas Indonesia 

Salah satu saksi, Sobirin mengaku dua minggu yang lalu, Navita mengalami bengkak di kedua pipinya serta memar-memar. Ibunya mengaku bahwa anaknya jatuh. Kemudian seminggu lalu, pipinya terlihat bengkak lagi. Alasannya kala itu sakit gigi. “Tiga hari belakangan biasanya saya dengar suara tangisan, tetapi ini tak ada suara tangisan,” ujarnya. Dia juga tak melihat pada Senin pagi ada Ardi dan Nita yang menggunakan motor.

Lurah Tanjung Laut Indah, Rosianton mengaku niat awalnya ingin melayat warganya yang meninggal. Namun ternyata kejadiannya diluar dugaan. Saat diperiksa di Polsek Bontang Selatan, Nita mengaku bahwa anaknya tewas dibunuh suaminya atau ayah tirinya. Alasannya Ardi cemburu karena Nita lebih memperhatikan Navita. Nita juga tak berkutik jika Ardi sedang menganiaya Navita. Dalam hatinya dia berontak tetapi tak bisa berbuat apa-apa.

Baca Juga:  Elpiji 3 Kg Dijual di Atas HET, Capai Rp 40 Ribu Per Tabung

Salah satu sumber yang namanya enggan dikorankan mengatakan, anak tersebut dianiaya di perjalanan dari Prangat. Mulai dari ditonjok, ditendang, hingga dilempar ke bak truk. Sementara sang istri sempat melawan, namun mendapat ancaman juga. Sehingga dibawah tekanan, Nita tak bisa berbuat apa-apa. Dalam keadaan terancam, Nita sepakat bersama Ardi membuat skenario jika Navita diserempet motor.

Sampai berita ini diturunkan, Nita dan Ardi masih menjalani pemeriksaan untuk proses pengembangan dan penyidikan. Polisi pun belum bisa memberikan keterangan resmi mengingat keduanya masih dalam tahap pemeriksaan. Kemarin malam, Polisi langsung mendatangi TKP lokasi pemakaman korban yang diakui Ardi dimakamkan di Prangat. (mga)

Tags: bontangpembunuhan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pengumuman Kelulusan, Polres Larang Siswa Konvoi 

Next Post

Diuji Bupati, Paserta Assessment Susun Makalah

Related Posts

Cek Kebun Bersama Anak, Pria di Muara Badak Tewas setelah Pergoki Orang Panen Sawit Tanpa Izin
Kriminal

Cek Kebun Bersama Anak, Pria di Muara Badak Tewas setelah Pergoki Orang Panen Sawit Tanpa Izin

19 Oktober 2026, 08:26
Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap
Bontang

Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap

30 Maret 2026, 09:53
Penikaman di Samarinda, Tersangka Dibekuk di TKP
Kriminal

Penikaman di Samarinda, Tersangka Dibekuk di TKP

5 Januari 2026, 20:56
Ibu Muda dan Balitanya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya
Kriminal

BREAKING NEWS! Pria Paruh Baya Diduga Ditembak di Depan Kantor Pos Balikpapan

13 Desember 2025, 16:13
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.