bontangpost.id – Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang menambah jumlah lowongan kerja dalam daftar job fair yang digelar di Gedung Koperasi Karyawan Pupuk Kaltim pada 24 hingga 27 Oktober.
Kabid Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja (Lattas dan Penta Kerja) Disnaker Bontang Lukmanul Hakim menyebut terdapat 317 lowongan kerja yang disediakan dalam job fair tersebut. Rinciannya, 250 lowongan kerja bagi laki-laki dan 67 lowongan kerja bagi perempuan.
Semula pihaknya merilis 200 lowongan kerja yang tersedia bagi pelamar. Namun, lowongan kerja tersebut meningkat seiring bertambahnya perusahaan yang berpartisipasi. Total ada 30 perusahaan yang mengonfirmasi yang ikut dalam gelaran job fair.
“30 itu tidak semua dari perusahaan. Rinciannya 28 perusahaan, satu BLKI, dan satu LPK. Itu yang bersedia bekerja sama dengan kami menyediakan lowongan kerja besok,” ucapnya saat dijumpai, Senin (23/10/2023).
Adapun perusahaan yang berpartisipasi dalam job fair tersebut ialah PT Pupuk Kaltim, PT KPI, PT KNE, PT KMI, PT YUM, EUP, Matahari, BFI Finance, MAF, Honda, Pegadaian, Bank Mandiri, PT GPK, PT Kaltim Satria Samudara, FIF Group, Hendra Mart, dan sebagainya.
“Ada beberapa perusahaan besar yang mengundurkan diri dari kegiatan ini. Seperti Badak LNG,” tuturnya.
Selain menambah jumlah lowongan kerja, Lukman bilang job fair tersebut dibuka dari pagi hingga malam hari melalui dalam dua sesi. Sesi pertama buka pada pukul 08.00 hingga pukul 16.00. Kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 19.30 sampai pukul 20.30.
“Iya. Kami buka sampai malam. Kalau malam itu kami hanya menerima penyetoran berkas saja,” timpalnya.
Secara garis besar posisi jabatan yang dibuka dalam job fair tersebut ialah operator pertambangan, industri, marketing, sales, administrator, perbankan, analis laboratorium, analis kimia, tenaga pendidik, engineer, marketing, pramuniaga, kasir, hingga operator alat berat.
Oleh sebab itu, untuk memudahkan pelamar dalam mencari kerja pihaknya mengimbau untuk menyiapkan sejumlah berkas utama. Seperti AK1, KTP asli Bontang, dan iazah pendidikan terakhir. Sebab, kegiatan tahunan ini mengutamakan masyarakat Kota Bontang.
“Untuk pendidikan terakhir baik itu lulusan SMA, SMK, diploma ataupun sarjana juga ada,” tutupnya. (*)





