• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Remaja 13 Tahun di Telihan Meninggal karena DBD

by Redaksi Bontang Post
16 Januari 2024, 10:37
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pecah sudah angka kematian akibat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di 2024. Setelah salah satu anak berusia 13 tahun di Kelurahan Gunung Telihan, meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

Kabid Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu RSUD Taman Husada Bontang dr Tri Ratna Paramita mengatakan pasien mendapatkan penanganan medis sejak 8 Januari lalu.

“Dirawat sebelumnya di ruang intensif care,” kata dr Mitha.

Kondisi pasien pun terus mengalami penurunan secara klinis. Akibatnya pada Senin (15/1) pagi hari nyawanya tidak tertolong. Konon pasien sebelumnya membutuhkan suplai kantong darah segar.

Sementara Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Diskes) Nur Asma mengatakan sejak awal tahun hingga saat ini sudah ada 41 kasus DBD di Kota Bontang. Ia pun belum bisa membeberkan kelurahan mana yang memiliki kasus tinggi.

Baca Juga:  Diskes Bontang Pastikan Tak Ada Penambahan Korban Meninggal Akibat DBD

“Memang benar untuk kasus kematian saat ini satu. Kasus kematian itu terjadi hari ini (kemarin). Terkait detailnya kami masih telusuri kasusnya,” ucapnya.

Ia pun meminta kepada masyarakat untuk memperhatikan kondisi sekitarnya. Karena untuk penanganan DBD tidak bisa hanya mengandalkan tenaga medis. Tetapi perlu keterlibatan dari masyarakat untuk membersihkan tempat yang berpotensi menjadi area perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti.

“Apalagi saat ini terkadang panas kemudian hujan. Jika tidak dikontrol maka perkembangbiakan nyamuk semakin tak terkendali,” tutur dia.

Menurutnya pengasapan atau fogging bukanlah menjadi solusi penuntasan kasus DBD. Pasalnya pengasapan hanya membunuh nyamuk dewasa. Sementara telur dan jentik tidak bisa mati. Meski demikian jika ada kasus DBD maka fogging fokus akan dilakukan oleh petugas kesehatan di lokasi bersangkutan.

Baca Juga:  DBD Serang 161 Orang di Bontang, 2 Meninggal

Sementara upaya penyelesaian kasus DBD dengan skema wolbachia juga belum bisa dilihat efektivitasnya. Mengingat skema ini baru berjalan beberapa bulan. Butuh waktu enam bulan hingga dua tahun untuk proses evaluasi. “Terpenting Gerakan 3M plus. Sembari Wolbachia tetap berjalan,” pungkasnya. (ak)

Tags: dbd
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pembangunan Jembatan Guntung Ditunda

Next Post

Tersangka Pembunuhan Kakak Kandung di Bontang Terancam 15 Tahun Penjara

Related Posts

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian
Bontang

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian

27 Oktober 2026, 13:18
DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak
Bontang

DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak

6 Oktober 2026, 09:42
Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah
Bontang

Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah

11 September 2026, 10:03
Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada
Bontang

Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada

2 September 2026, 09:00
Dinkes Bontang Luncurkan Peta Digital DBD, Warga Kini Bisa Pantau Sebaran Kasus Per RT
Bontang

DBD Bontang Naik-Turun, Angka Tertinggi Pernah Capai 588 Kasus

15 Agustus 2026, 10:00
Didiagnosis DBD, Anak 6 Tahun di Bontang Meninggal akibat Komplikasi Penyakit Penyerta
Bontang

Didiagnosis DBD, Anak 6 Tahun di Bontang Meninggal akibat Komplikasi Penyakit Penyerta

14 Agustus 2026, 12:33

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.