• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post | Mencerdaskan dan Menginspirasi
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post | Mencerdaskan dan Menginspirasi
No Result
View All Result
Home Advertorial

Sosialisasi Gertak DBD ke RT 12 Api-Api, Praktik Membuat Alat Ovitrap dan Membagikan Bubuk Abate

by M Zulfikar Akbar
25 Januari 2019, 13:40
in Advertorial
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Sosialisasi gerakan serentak (Gertak) berantas demam berdarah dengue (DBD) juga dilakukan di RT 12 Kelurahan Api-Api, Kamis (24/1) malam. Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang bersama perwakilan Puskesmas Bontang Utara 1 dan pihak Kelurahan Api-Api menyambangi kediaman rumah Ketua RT 12 yang berada di Gang Pencak Silat 4.

Upaya penyuluhan dilakukan mengingat beberapa pekan sebelumnya telah terjadi kasus penderita DBD di wilayah tersebut. Hal itu dibenarkan dr Aini Darafia selaku Dokter Umum Puskesmas Bontang Utara 1 saat menerangkan bahaya nyamuk aedes aegypti dan cara penanganannya. DBD sendiri merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan virus dengue dan ditularkan melalui nyamuk aedes aegypti.

Adapun ciri-ciri nyamuk tersebut dapat terbang pada radius 100 meter dari tempat bertelur atau menetas. Aktif pada pagi dan sore hari. Suka di tempat gelap, baju-baju tergantung, atau tumpukan barang-barang. Uniknya, aedes aegypti tidak menetas pada tempat maupun air kotor namun menyukai genangan air bersih.

“DBD penularannya melalui nyamuknya. Misal ada penderita DBD, nyamuk tersebut abis menggigit si penderita. Jadi nyamuk tersebut akan menyerap virus dan darah penderita. Seminggu kemudian, nyamuk siap menularkan kembali ke calon penderita baru,” terangnya.

Baca Juga:  Fogging Dianggap Tak Menganggu Skema Wolbachia

Ia juga mengajarkan cara penanganan awal bagi penderita saat mengalami demam tinggi. Biasanya penderita DBD akan mengalami demam tinggi 2-7 hari terus-menerus disertai tanda-tanda pendarahan. Seperti mimisan, gusi berdarah, atau bintik-bintik merah. Langkah yang dilakukan, banyak minum air putih, teh, atau susu karena nafsu makan menurun. Minum obat demam dan terpenting kompres dengan air hangat.

“Jika hingga setelah tiga hari dirasa tidak membaik dengan kompres dan minum obat penurun demam, segeralah ke puskesmas. Pemeriksaan lab akan dilakukan ketika demam sudah memasuki hari ketiga jadi dapat diketahui apa demam biasa, demam karena DBD, atau demam karena sakit lainnya,” papar dr Aini.

Di tempat sama, Siti Ulfah, SKM selaku Pemegang Program Surveylance Puskesmas Bontang Utara 1 menambahkan cara membasmi berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti di lingkungan rumah masing-masih dapat melakukan 4M+ yakni menutup tempat penampungan air, menguras tempat menampungan air, mendaur ulang sampah plastik, memantau jentik nyamuk, dan menghindari gigitan nyamuk.

Baca Juga:  September Masih Ada 21 Kasus DBD di Bontang, Warga Diminta Tetap Waspada

Ia menambahkan, nyamuk aedes aegypti selain menyukai genangan air bersi juga bersarang di pot bunga, tempat minum di dalam kandang burung, sampah-sampah botol plastik maupun ban bekas, dan lainnya. Sementara penanganan melalui fooging memiliki aturan main. Dilakukan sesudah adanya penderita DBD. Maka sebaiknya warga dapat melakukan pencegahan terlebih dahulu.

“Jika dilakukan fooging dan tidak membuka pintu atau jendela sama saja sia-sia. Usahakan buka pintu dan jendela lebar-lebar. Fooging hanya membunuh nyamuk dewasa saja, tujuh hari jentik dapat tumbuh dewasa jika tidak melakukan 4M+,” ucapnya.

Pada kesempatan itu pula, Siti mempraktikkan alat ovitrap atau cara membuat perangkat nyamuk dengan beberapa bahan. Seperti botol plastik bekas, gula merah atau gula putih sebanyak 50 gram, air panas 200 mili liter atau 1 gelas kecil, gunting, lakban atau solasi, ragi 1 gram, dan keresek hitam. Adapun cara membuatnya, potong bagian atas botol plastik, siapkan air panas untuk melarutkan gula merah dan ragi, kemudian masukkan ke dalam botol dan bungkus menggunakan keresek hitam yang sudah disolasi.

Baca Juga:  Berebas Tengah Tertinggi Kasus DBD

“Ovitrap tidak digunakan untuk ruangan ber-AC. Letakkan di pojokan sudut rumah. Nantinya jentik nyamuk dapat dicek selamat dua minggu sekali. Dapat di buang di lubang galian tanah agar menghindari nyamuk atau jentik yang masih pingsan” saran dia.

Hadir pula Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni memberikan sambutannya bahwa ia mendukung kegiatan Diskes melalui Puskesmas Bontang Utara 1 memberikan penyuluhan DBD ke masyarakat. Di mana saat ini Diskes telah memiliki 15 alat fooging yang dapat dimaksimalkan untuk masyarakat Bontang.

“Jaga lingkungan, jangan buang sampah sembarangan, jaga kebersihan paret atau got di lingkungan rumah masing-masing agar nyamuk aedes aegypti tidak berkembang biak,” harap Neni.

Pada kesempatan itu pula, Puskesmas Bontang Utara 1 membagikan bubuk abate kepada warga RT 12 Api-Api. (ra/adv)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dbddiskes bontanggertak dbd
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Menara Listrik Dibangun, Patok Tanah Warga Hilang, Pohon Rusak

Next Post

Dana Haji Mulai Diinvestasikan, Bidik Usaha Katering dan Valas

Related Posts

Tekan Kasus DBD, Wali Kota Bontang Gencarkan Jumantik dan Puskesmas Goes To School
Bontang

Tekan Kasus DBD, Wali Kota Bontang Gencarkan Jumantik dan Puskesmas Goes To School

30 September 2025, 11:00
Kasus DBD di Bontang Terus Bertambah, Warga Diminta Waspada
Bontang

Kasus DBD di Bontang Terus Bertambah, Warga Diminta Waspada

29 September 2025, 09:00
Warga Loktuan Bontang Meninggal Akibat DBD, Sempat Dirawat di Rumah Sakit
Bontang

Warga Loktuan Bontang Meninggal Akibat DBD, Sempat Dirawat di Rumah Sakit

16 September 2025, 08:00
WASPADA!!! Dalam 4 Bulan, Ditemukan 44 Kasus DBD di Bontang 
Bontang

DBD Renggut Nyawa Pelajar SMK di Bontang

15 September 2025, 10:00
DBD Serang 161 Orang di Bontang, 2 Meninggal
Bontang

Demam Berdarah Renggut Dua Nyawa di Bontang, Kasus Terus Bertambah

15 September 2025, 08:30
Kasus DBD Capai 136, Anak Usia 5–14 Tahun Paling Rentan di Bontang
Bontang

Kasus DBD Capai 136, Anak Usia 5–14 Tahun Paling Rentan di Bontang

29 Agustus 2025, 09:00

Terpopuler

  • Silau Lampu Diduga Jadi Pemicu, Xenia dan Truk Adu Banteng di Jalan Poros Bontang

    Silau Lampu Diduga Jadi Pemicu, Xenia dan Truk Adu Banteng di Jalan Poros Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dapur MBG Bontang Selatan 005 Beroperasi, 1.013 Porsi Siap Didistribusikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beda dengan Bontang, Pemkab Kutim Pangkas TPP ASN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemotor Korban Laka di Cipto Mangunkusumo Bontang Meninggal Saat Perjalanan ke Rumah Sakit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PNS Desember 2025 Resmi Naik, Ini Rincian Terbaru Berdasarkan Golongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
No Result
View All Result

Komentar Terbaru

    Arsip

    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Juli 2024
    • Juni 2024
    • Mei 2024
    • April 2024
    • Maret 2024
    • Februari 2024
    • Januari 2024
    • Desember 2023
    • November 2023
    • Oktober 2023
    • September 2023
    • Agustus 2023
    • Juli 2023
    • Juni 2023
    • Mei 2023
    • April 2023
    • Maret 2023
    • Februari 2023
    • Januari 2023
    • Desember 2022
    • November 2022
    • Oktober 2022
    • September 2022
    • Agustus 2022
    • Juli 2022
    • Juni 2022
    • Mei 2022
    • April 2022
    • Maret 2022
    • Februari 2022
    • Januari 2022
    • Desember 2021
    • November 2021
    • Oktober 2021
    • September 2021
    • Agustus 2021
    • Juli 2021
    • Juni 2021
    • Mei 2021
    • April 2021
    • Maret 2021
    • Februari 2021
    • Januari 2021
    • Desember 2020
    • November 2020
    • Oktober 2020
    • September 2020
    • Agustus 2020
    • Juli 2020
    • Juni 2020
    • Mei 2020
    • April 2020
    • Maret 2020
    • Februari 2020
    • Januari 2020
    • Desember 2019
    • November 2019
    • Oktober 2019
    • September 2019
    • Agustus 2019
    • Juli 2019
    • Juni 2019
    • Mei 2019
    • April 2019
    • Maret 2019
    • Februari 2019
    • Januari 2019
    • Desember 2018
    • November 2018
    • Oktober 2018
    • September 2018
    • Agustus 2018
    • Juli 2018
    • Juni 2018
    • Mei 2018
    • April 2018
    • Maret 2018
    • Februari 2018
    • Januari 2018
    • Desember 2017
    • November 2017
    • Oktober 2017
    • September 2017
    • Agustus 2017
    • Juli 2017
    • Juni 2017
    • Mei 2017
    • April 2017
    • Maret 2017
    • Februari 2017
    • Januari 2017
    • Desember 2016

    Kategori

    • Advertorial
    • Bontang
    • Breaking News
    • Catatan
    • Celoteh Edwin
    • Cerpen
    • Dahlan Iskan
    • Dispopar
    • DPRD Bontang
    • ekonomi
    • Entertainment
    • Feature
    • Hikmah
    • Hoaks atau Tidak?
    • Infografis
    • Internasional
    • Kaltim
    • Kesehatan
    • Kolom Redaksi
    • Kriminal
    • Kriminal
    • Kuliner
    • Lensa
    • Lifestyle
    • Lingkungan
    • Loker Bontang
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemkot Bontang
    • Pendidikan
    • Pilihan Editor
    • Politik
    • Polling
    • PON 2021 Papua
    • Pupuk Kaltim
    • Ragam
    • Society

    Meta

    • Masuk
    • Feed entri
    • Feed komentar
    • WordPress.org
    • Indeks Berita
    • Redaksi
    • Mitra
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
    • Kontak

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Bontang
    • Kaltim
    • Nasional
    • Advertorial
      • Advertorial
      • Pemkot Bontang
      • DPRD Bontang
    • Ragam
      • Infografis
      • Internasional
      • Olahraga
      • Feature
      • Resep
      • Lensa
    • LIVE

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.