bontangpost.id – Potensi oganisasi masyarakat (Ormas) dan kepemudaan di Bontang semakin dimaksimalkan.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang Rafidah menyebut, pembiayaan untuk program kegiatan ormas dan pemuda menjadi salah satu pembahasan di Kemenpora.
“Benar, ada rencana demikian. Jadi mengakomodasi kegiatan organisasi di daerah,” sebutnya.
Ia mengungkapkan, untuk pemenuhan sarana dan prasarana organisasi dapat memperoleh sampai Rp40 sampai Rp50 juta.
Sarpras yang dimaksud mencakup perlengkapan jangka panjang seperti meja kerja, kursi, hingga komputer.
“Jadi bukan yang pakai habis,” ungkap dia.
Lebih lanjut, program yang dijalankan nantinya dapat memperoleh pembiayaan hingga Rp250 juta.
Oleh sebab itu, organisasi di Bontang dapat mulai membuat daftar program kegiatan. Namun diupayakan untuk tidak membuat program yang sama antarorganisasi.
Meski begitu, pemberian anggaran tersebut berlaku untuk organisasi yang terdaftar dan tidak dualisme.
“Seperti KNPI, sekarang kan sudah menjadi satu. Jadi sudah memenuhi syarat mengajukan program untuk dibiayai,” jelasnya.
Sementara itu, penyusunan program kerja dapat dilakukan tahun ini, sehingga realisasinya dapat dimulai tahun depan.
“Sejauh ini, sudah ada beberapa organisasi yang berkomunikasi dengan saya terkait hal ini,” pungkasnya. (*)







