• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Selain Anak Bunuh Ibu Kandung, Ini Kasus Kriminal Sadis di Kaltim Sepanjang 2024

by Redaksi Bontang Post
26 Agustus 2024, 10:12
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Sebuah kasus pembunuhan menggemparkan publik Kaltim terjadi pada Jumat (23/8/2024) malam.

Betapa tidak. Seorang anak tega membunuh ibu kandungnya. Dengan cara ditikam. Di bagian leher.

Peristiwa yang bikin mengelus dada ini terjadi di Gang Sepakat, Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat, Balikpapan, Kaltim.

Setelah membunuh ibunya AR kabur. Beberapa jam kemudian, Sabtu (24/8/2024), dia berhasil ditangkap tim gabungan dari Jatanras Polda Kaltim, Polresta Balikpapan, dan Polsek Balikpapan Barat.

Selain perbuatan AR yang nekat membunuh ibu kandungnya, berikut beberapa kasus yang menarik perhatian publik Kaltim sepanjang tahun ini.

1. Pembunuhan satu keluarga di Babulu Laut, PPU

seorang siswa SMK yang masih tercatat anak di bawah umur, membunuh satu keluarga yang merupakan tetangganya di Dusun Lima, Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada Selasa (6/2/2024) sekira pukul 01.30, dengan senjata tajam berupa parang.

Baca Juga:  Pembantaian 5 Anggota Keluarga di Indramayu, Dipicu Uang Sewa Mobil Rp750 Ribu

Korban terdiri dari pasangan suami-istri, yaitu WL (34) dan SW (34) serta tiga anak pasangan ini. Yakni, RJ (15), VD (12), dan ZA (2,5).

Tersangka diketahui bahkan merudapaksa salah satu korbannya, RJ, yang sudah tak bernyawa.

Dia telah divonis oleh Pengadilan Negeri (PN) Penajam Kelas II dengan hukuman penjara selama 20 tahun pada Rabu (13/3/2024).

2. Kasus Amel di Kubar

Amel, warga Kampung Jengan Danum, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) hilang sejak 1 Agustus 2024.

Saat itu bocah sembilan tahun ini sempat ke sekolah, sampai kemudian hilang bak ditelan bumi.

Sekira 13 hari kemudian, tepatnya 13 Agustus 2024, Amel ditemukan tak bernyawa sekira 1 kilometer dari rumahnya.

Bocah cantik tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Kepala tanpa rambut dan tanpa kaki kiri.

Baca Juga:  Pembantaian 5 Anggota Keluarga di Indramayu, Dipicu Uang Sewa Mobil Rp750 Ribu

Kaki kanan juga terlihat patah, celana dan sandal korban terpisah jauh dari jasadnya yang separuh terkubur di dalam lumpur. Polisi masih mendalami kasus ini.

Pada Kamis (15/8/2024) 14.00 Wita, jenazah Amel dimakamkan di pemakaman umum Kampung Jengan Danum.

3. Mayat perempuan di jalan poros

Warga dihebohkan dengan penemuan jasad wanita tanpa identitas di jalan poros Tenggarong-Samarinda, Km 6, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (3/8/2024).

Saat ditemukan jasad korban tertutup dedaunan.

Pada Senin (5/8/2024), polisi pun membeber keberhasilan mereka mengungkap kasus ini.

Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman mengungkapkan bahwa jasad wanita itu adalah N yang merupakan korban pembunuhan oleh pelaku inisial AA yang berprofesi sebagai sopir ekspedisi.

Diketahui bahwa N merupakan warga Samarinda dan AA merupakan warga Sulawesi.

Keduanya adalah sepasang kekasih yang menjalin hubungan terlarang sebab sama-sama telah berumah tangga.

Baca Juga:  Pembantaian 5 Anggota Keluarga di Indramayu, Dipicu Uang Sewa Mobil Rp750 Ribu

Mereka bertemu melalui media sosial dan telah menjalin hubungan selama satu tahun.

Awalnya AA mengajak N untuk bertemu di Jalan PM Noor, Samarinda. N yang saat itu datang menggunakan motor Scoopy warna merah diajak masuk oleh AA ke dalam mobil truk yang biasa digunakannya untuk bekerja.

Semula, pertemuan N dan AA berjalan biasa. Sampai tiba-tiba keduanya terlibat adu mulut saat AA merasa kesal karena N tidak memperbolehkannya melihat handphone miliknya.

Puncaknya adalah ketika AA merasa dikhianati karena mengetahui, ternyata N yang selama ini mengaku janda rupanya masih bersuami.

AA pun kesal dan langsung melakukan pencekikan kepada N hingga tiga kali. Bahkan AA juga sempat meniduri N ketika yang bersangkutan sudah tidak berdaya sampai akhirnya meninggal. Pelaku kemudian membuang jasad korban. (far)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kasus pembunuhan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tiga Jembatan di Bontang Diusulkan Diperbaiki Tahun Depan

Next Post

Mulai Urus Perizinan, Pembangunan Gerai Mie Gacoan di Bontang Ditarget Selesai Tiga Bulan

Related Posts

Pembantaian 5 Anggota Keluarga di Indramayu, Dipicu Uang Sewa Mobil Rp750 Ribu
Kriminal

Pembantaian 5 Anggota Keluarga di Indramayu, Dipicu Uang Sewa Mobil Rp750 Ribu

10 September 2025, 13:08

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.