• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Kurangi Sampah, Bangun 41 Titik Bank Sampah

by BontangPost
19 Mei 2017, 12:30
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
ist

ist

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA –  Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah ‘galak-galaknya untuk mengurangi produksi sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Salah satunya dengan membangun 41 titik bank sampah.

Diyakini, pengelolaan sampah di Kutim kedepan bakal semakin tertata. Selain itu, diharapkan pengelolaan sampah di Kutim bisa menjadi penghasil uang tambahan bagi daerah. Bahkan bagi masyarakat diharap kecipratan keuntungan dari hasil kelola sampah.

Ketua Tim Pembina Bank Sampah Setkab Kutim, Heny Afriani menjelaskan, sampah akan dikelola oleh pemerintah melalui pihaknya supaya bermanfaat, yakni dengan daur ulang. Tahun ini, hal tersebut akan semakin getol ditingkatkan.

Diterangkannya, seperti botol plastik, kertas, dan sejenisnya, merupakan sampah kering yang bisa dikelola dan dijual. Sehingga sampah kering diharap bisa lebih terintegrasi.

Baca Juga:  Susun APBD Harus Lebih Realistis

“Kami sudah menyediakan 41 bank sampah di seluruh Kutim. Itu terbagi juga di tiap sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, pasar, hingga lokasi wisata. Kemudian tiap lokasi mengelola sampah, lalu salurkan ke kami untuk supaya bisa dipilah, kemudian dijadikan bermanfaat, sehingga laku terjual,” ulas perempuan ini, ditemui di Kantor Bupati, Kompleks Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Senin (15/5).

Sementara sampah organik, lanjut dia, masyarakat akan dilatih untuk bisa mendaurulangnya. Artinya, akan disosialisasikan, bahwa masyarakat bisa menyiapkan ember dari hasil sampah organik, misalkan dari bekas makanan sayuran di rumah. Lalu dikumpulkan, dan tidak menjadi sampah mubazir.

“Jadi, sampah basah jangan dibuang. Hanya sampah kering yang akan dibuang ke TPA (tempat pembuangan akhir), sehingga mengurangi volume sampah yang ada di TPA,” ungkap Heny.

Baca Juga:  Anggaran ADD Sudah di Tangan 

Pada penghitungannya, ujar Heny, sampah plastik di satu lokasi di Kutim, katakanlah sebuah rumah sakit, mampu menghasilkan sekira 25-30 kilo, per tiga hari. Jadi, diperkirakan dalam sepekan sebuah rumah sakit akan menyetor sekira 60 kilo sampah plastik.

“Tadinya sampah tidak ada nilainya. Maka dengan cara ini barang buangan akan bernilai,” ulas dia.

Sampah-sampah organik, bermanfaat untuk banyak hal. Antara lain, sebagai tambahan pakan ternak, hingga menjadi bahan pupuk kompos. (aj)

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Sangatta PostTPA
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Germas Kutim Diluncurkan

Next Post

Wabup: Tanamkan Budaya Gotong Royong Sejak Dini

Related Posts

2030, Tidak Ada Lagi Pembangunan TPA Baru di Bontang
Bontang

2030, Tidak Ada Lagi Pembangunan TPA Baru di Bontang

9 Mei 2024, 13:52
Dianggap Menganggu Estetika, DLH Cabut Tong Sampah di Pinggir Jalan
Bontang

Pembangunan TPST 3R Diklaim Bisa Perpanjang Umur TPA

29 Juni 2023, 10:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.