• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Ragam Entertainment

Tale of the Land Angkat Budaya Dayak dan Keindahan Kaltim, Tayang Perdana di Busan International Film Festival 2024

by BontangPost
7 Oktober 2024, 13:58
in Entertainment
Reading Time: 2 mins read
0
Kisah perjuangan seorang gadis Dayak dalam film Tale of the Land, yang mengalami trauma akibat konflik lahan berhasil memikat penonton. (X/@FilmIndoSource)

Kisah perjuangan seorang gadis Dayak dalam film Tale of the Land, yang mengalami trauma akibat konflik lahan berhasil memikat penonton. (X/@FilmIndoSource)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Jakarta – Film Indonesia Tale of the Land kembali membawa nama Indonesia ke panggung internasional dengan tayang perdana di Busan International Film Festival (BIFF) 2024.

Film ini terpilih dalam kategori New Currents dan menjadi sorotan karena membawa cerita tentang masyarakat Dayak dan konflik lahan di Kalimantan Timur (Kaltim).

Tayang perdana pada 4 Oktober 2024, film ini mendapat sambutan hangat di Busan, Korea Selatan.

Sutradara Loeloe Hendra Komara bersama produser Yulia Evina Bhara dan Amerta Kusuma, serta pemeran utama Shenina Cinnamon, Arswendy Bening Swara, dan Yusuf Mahardika turut hadir dalam acara tersebut.

Film ini mengisahkan perjuangan seorang gadis Dayak bernama May yang mengalami trauma mendalam setelah kehilangan orangtuanya akibat konflik lahan di tanah adat Dayak.

Baca Juga:  Berjaya di 2019, Didi Kempot: Mungkin Tuhan Cinta Sama Saya

“Konflik ini tidak hanya mengubah komunitas, tetapi juga meninggalkan bekas yang mendalam pada May,” ungkap Loeloe dalam wawancara.

May, yang diperankan oleh Shenina Cinnamon, tinggal bersama kakeknya di rumah terapung setelah diselamatkan dari pembantaian.

Trauma yang dialami May sangat unik, ia selalu pingsan setiap kali menginjakkan kaki di daratan. “Perjuangan May untuk kembali kuat menjadi pusat cerita film ini,” kata Loeloe lebih lanjut.

Film ini tak hanya menyentuh soal identitas dan trauma, tetapi juga mengangkat keindahan alam Kaltim yang sebagian besar sudah berubah akibat penggundulan hutan.

Syuting Tale of the Land dilakukan 90 persen di atas air, tepatnya di Kota Bangun, Kalimantan Timur, sebuah wilayah yang dikenal dengan kekayaan alam dan budaya Kutai.

Baca Juga:  Marvel Studios Ungkap Pemeran Film Fantastic Four Lewat Unggahan Perayaan Hari Valentine

Selain Shenina Cinnamon, film ini juga dibintangi oleh sejumlah aktor ternama seperti Angga Yunanda, Arswendy Bening Nasution, Yusuf Mahardika, dan Bagus Ade Saputra.

Partisipasi film ini di Busan International Film Festival menjadi momen penting, tidak hanya untuk film tersebut, tetapi juga bagi industri perfilman Indonesia.

Dalam unggahan di akun Instagram resmi @kawankawanmedia, pihak produksi membagikan poster resmi film yang menampilkan Shenina sebagai May.

“Hitungan mundur menuju perjalanan May ke Busan telah dimulai,” tulis Kawan-Kawan Media di unggahan tersebut, memperlihatkan antusiasme tim.

Penggunaan bahasa Kutai menjadi salah satu tantangan menarik bagi Shenina. “Bahasa Kutai memberikan kedalaman pada karakter May dan memperkuat hubungan dengan tanah kelahirannya,” ungkapnya.

Selain itu, film ini juga menjadi ajang pertemuan kembali Shenina dengan Angga Yunanda, yang pernah bekerja sama dalam Di Bawah Umur (2020).

Baca Juga:  Kerusuhan Mako Brimob 8 Mei 2018, Kisah Nyata Film Sayap-Sayap Patah

Sutradara Loeloe Hendra Komara juga menyampaikan rasa bangganya atas terpilihnya film ini di BIFF 2024.

“Saya sangat bersyukur dan bangga. Ini adalah pencapaian besar untuk semua kru dan pemain,” ungkapnya.

Loeloe sebelumnya dikenal lewat karya-karya pendek seperti Rumah Paku dan Onomastika, namun Tale of the Land menjadi tonggak penting dalam karier penyutradaraannya.

Penayangan perdana di BIFF 2024 menjadi langkah awal bagi Tale of the Land untuk mendapatkan perhatian lebih luas di kancah internasional.

Meski belum ada jadwal resmi untuk penayangan di Indonesia, banyak yang menantikan film ini di bioskop Tanah Air. (*)

Tags: entertainment
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ribuan Penari Jepen Bakal Tampil di Bontang City Carnival

Next Post

Progres Pembangunan Gerai Mie Gacoan 30 Persen, Ditarget Rampung Bulan Depan

Related Posts

Wali Kota Balikpapan Sesumbar Datangkan Sheila on 7, Langsung Dibantah
Entertainment

Wali Kota Balikpapan Sesumbar Datangkan Sheila on 7, Langsung Dibantah

11 Juli 2024, 13:09
Marvel Studios Ungkap Pemeran Film Fantastic Four Lewat Unggahan Perayaan Hari Valentine
Entertainment

Marvel Studios Ungkap Pemeran Film Fantastic Four Lewat Unggahan Perayaan Hari Valentine

18 Februari 2024, 13:15
Rizky Billar Dilaporkan ke Polisi Usai Banting dan Cekik Lesti Kejora
Entertainment

Rizky Billar Dilaporkan ke Polisi Usai Banting dan Cekik Lesti Kejora

30 September 2022, 11:00
Kerusuhan Mako Brimob 8 Mei 2018, Kisah Nyata Film Sayap-Sayap Patah
Entertainment

Kerusuhan Mako Brimob 8 Mei 2018, Kisah Nyata Film Sayap-Sayap Patah

21 Agustus 2022, 15:00
Cerita Aulia Sarah Beranikan Diri Jadi Badarawuhi KKN di Desa Penari
Entertainment

Cerita Aulia Sarah Beranikan Diri Jadi Badarawuhi KKN di Desa Penari

31 Mei 2022, 13:00
Intip Inspirasi 3 Warna Lipstik Sesuai Karakter Drama Korea Penthouse
Entertainment

Intip Inspirasi 3 Warna Lipstik Sesuai Karakter Drama Korea Penthouse

7 Maret 2021, 16:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.