• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Ragam Entertainment

Kerusuhan Mako Brimob 8 Mei 2018, Kisah Nyata Film Sayap-Sayap Patah

by Redaksi Bontang Post
21 Agustus 2022, 15:00
in Entertainment
Reading Time: 2 mins read
0
Salah seorang napi teroris mengangkat tangan saat keluar dari rumah tahanan cabang Salemba di kompleks Mako Brimob, Senin (10/05). (AFP/DOK.Polri)

Salah seorang napi teroris mengangkat tangan saat keluar dari rumah tahanan cabang Salemba di kompleks Mako Brimob, Senin (10/05). (AFP/DOK.Polri)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat diserbu tahanan teroris pada 8 Mei 2018, sekitar pukul 21.30 WIB. Akibatnya, sebanyak 5 orang polisi dan seorang tahanan tewas. Selanjutnya pada Rabu, 9 Mei 2018 pagi kerusuhan masih terjadi dan polisi melakukan pengamanan ketat sekitar Mako Brimob dengan memasang kawat berduri.

Kejadian kerusuhan di Mako Brimob 2018 itu menjadi insiprasi Film Sayap Sayap Patah yang dibintangi oleh Nicholas Saputra. Film ini merupakan produksi dari rumah produksi Denny Siregar Production berkolaborasi dengan Maxima Pictures dengan sutradara Rudi Soedjarwo. Film Sayap Sayap Patah terinspirasi dari kisah nyata tragedi 8 Mei 2018 tentang kisruh di Mako Brimob oleh narapidana kasus terorisme. Dalam peristiwa itu, 155 narapidana kasus terorisme sempat menyandera anggota polisi selama sekitar 39 jam.

Baca Juga:  Marvel Studios Ungkap Pemeran Film Fantastic Four Lewat Unggahan Perayaan Hari Valentine

Dikutip dari Kompas.com, 8 Mei 2018, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri saat itu, Brigjen M Iqbal mengatakan, kerusuhan bermula dari cekcok antara tahanan dengan petugas. Keributan tersebut dipicu mengenai makanan pemberian keluarga yang diharuskan melewati pemeriksaan petugas. Saat itu narapidana tidak terima, dan keributan pun terjadi.

Pada Rabu (9/5/2018) sore, pihak kepolisian melaporkan bahwa ada 5 anggota Densus 88 Antiteror dan satu orang napi tewas dalam kerusuhan yang terjadi. Para napi teroris juga dilaporkan berhasil merebut senjata petugas dan menyandera satu anggota Densus.

Ketika itu napi teroris mengajukan protes soal makanan dan meminta bertemu dengan terdakwa kasus bom Thamrin Aman Abdurrahman. Sampai dengan Rabu tengah malam para napi berhasil menguasai seluruh rutan Mako Brimob. Sementara polisi hanya berjaga di luar Gedung.

Baca Juga:  Intip Inspirasi 3 Warna Lipstik Sesuai Karakter Drama Korea Penthouse

Selanjutnya pada Kamis (10/5/2018) sekitar pukul 00.00 WIB polisi yang menjadi sandera berhasil dibebaskan dalam keadaan hidup. Pembebasan personel bernama Bripka Iwan Sarjana tersebut merupakan hasil negosiasi dengan pihak napiter yang meminta makanan.

Polisi tersebut mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuhnya. Selanjutnya pada pukul 02.18 WIB, satu unit mobil barracuda masuk ke Mako Brimob untuk mengambil alih rutan. Sebelum melakukan penyerbuan, pihak kepolisian memberikan ultimatum para tahanan agar menyerahkan diri.

Saat itu ada 145 tahanan yang menyerahkan diri, sedangkan 10 yang lain sempat melawan. Kemudian pada pukul 07.25 WIB terdengar bunyi ledakan keras dan suara tembakan dari dalam Mako Brimob Kelapa Dua. Polisi menyebut, suara dentuman dan senjata adalah tanda sterilisasi untuk memastikan operasi pengambilalihan berakhir.

Baca Juga:  Wali Kota Balikpapan Sesumbar Datangkan Sheila on 7, Langsung Dibantah

Majelis Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis hukuman mati pada enam terdakwa teroris yang melakukan kerusuhan di Mako Brimob. Vonis tersebut dibacakan pada 21 April 2021.

Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur mengatakan, keenam terdakwa yang divonis mati tersebut menerima dan tak menyatakan banding. “Hasil persidangan perkara terorisme, kejadian di Mako Brimob, Rabu 21 April 2021. Semua terdakwa menerima dan tidak menyatakan banding,” kata dia, 22 April 2022.

Berikut daftar enam terdakwa yang divonis mati: Anang, Rachman Suparman alias Maher, Syawaludin Pakpahan, Suyanto alias Abu Izza, Handoko alias Abu Bukhori, dan Wawan Kurniawan. (kompas.com)

Tags: entertainmentKerusuhan Mako Brimob
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Belum Berfungsi, Pengadaan CCTv di Tanjung Laut Indah Kembali Dikeluhkan Warga

Next Post

Imam Achmad Menangi Polling Ketua KNPI Bontang

Related Posts

Tale of the Land Angkat Budaya Dayak dan Keindahan Kaltim, Tayang Perdana di Busan International Film Festival 2024
Entertainment

Tale of the Land Angkat Budaya Dayak dan Keindahan Kaltim, Tayang Perdana di Busan International Film Festival 2024

7 Oktober 2024, 13:58
Wali Kota Balikpapan Sesumbar Datangkan Sheila on 7, Langsung Dibantah
Entertainment

Wali Kota Balikpapan Sesumbar Datangkan Sheila on 7, Langsung Dibantah

11 Juli 2024, 13:09
Marvel Studios Ungkap Pemeran Film Fantastic Four Lewat Unggahan Perayaan Hari Valentine
Entertainment

Marvel Studios Ungkap Pemeran Film Fantastic Four Lewat Unggahan Perayaan Hari Valentine

18 Februari 2024, 13:15
Rizky Billar Dilaporkan ke Polisi Usai Banting dan Cekik Lesti Kejora
Entertainment

Rizky Billar Dilaporkan ke Polisi Usai Banting dan Cekik Lesti Kejora

30 September 2022, 11:00
Cerita Aulia Sarah Beranikan Diri Jadi Badarawuhi KKN di Desa Penari
Entertainment

Cerita Aulia Sarah Beranikan Diri Jadi Badarawuhi KKN di Desa Penari

31 Mei 2022, 13:00
Intip Inspirasi 3 Warna Lipstik Sesuai Karakter Drama Korea Penthouse
Entertainment

Intip Inspirasi 3 Warna Lipstik Sesuai Karakter Drama Korea Penthouse

7 Maret 2021, 16:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.